Sukses dengan Furnitur Antik
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Febti Estiningsih

Sukses dengan Furnitur Antik

Senin, 13 April 2015 | 21:25 WIB
Oleh : Imam Suhartadi / AB

Bermodalkan pengalaman bekerja sebagai staf marketing di sebuah perusahaan mebel asing, Febti Estiningsih sangat percaya diri berwirausaha. Alhasil, perempuan kelahiran Jepara, 24 Februari 1973 kini sukses memproduksi dan memasarkan produk furnitur yang bermotif antik dan klasik hingga ke luar negeri.

Usaha furnitur miliknya mulai dirintis pada 1998 dan langsung mendapatkan respons positif pasar luar negeri. "Beruntung, saya pernah bekerja di perusahaan asing sebagai marketing, dan pasarnya ke Amerika Serikat dan Australia,” tutur pemilik Tita International ini di Jakarta, belum lama ini.

Febti mengawali usahanya dengan membidik pasar Australia. Dia mengirimkan contoh produk 1 kontainer atau sebanyak 20 kaki (feet) ke Negara Kanguru tersebut. Karena produknya mendapatkan respons positif, dalam waktu satu tahun, sebuah pabrik pun berhasil dibangun.

“Waktu itu. saya jual mebel dalam dolar AS. Waktu krisis ekonomi tahun 1998 tepat ketika lengsernya Pak Harto, dolar itu sangat tinggi sekali nilainya (jika dirupiahkan). Karena itu, ketertarikan saya menggeluti bisnis itu terbuka sangat lebar,” ujarnya.

Kegiatan ekspor produk mebelnya pun terus berjalan baik. Hingga awal Juli 2000, Febti mendirikan payung usaha dengan nama CV Tita International. Penataan usaha yang lebih profesional diperlukan agar bisa menggarap pasar ekspor dengan optimal. Kebetulan, pada tahun yang sama, dia mendapatkan order yang cukup besar dari Amerika Serikat.

Pada 2002, perusahaan Febti yang memiliki 70 karyawan terus berkembang pesat. Bahkan, pasar ekspornya merambah hingga ke Afrika Selatan. "Jadi, saya punya buyer waktu itu ada dari tiga negara dengan kapasitas mencapai lima kontainer dalam sebulan. Yang tiga kontainer dikirim ke Australia dan dua kontainer ke Amerika Serikat. Kalau untuk ke South of Africa sometime sajalah, bisa tiga bulan sekali atau dua bulan sekali dikirim,” ucapnya.

Antik dan Klasik
Febti tampak bersemangat menjajakan beragam produk furnitur dengan sentuhan antik dan klasik khas Indonesia yang diproduksi menggunakan bahan baku kayu mahoni, jati, dan mindi. Dia memastikan bahwa eksklusivitas produk perusahaannya tersaji dalam rupa furnitur yang terlihat, tua, antik, dan klasik.

Produk-produk funitur Tita International yang ditampilkkan di workshop miliknya di Desa Krasak I, Pecangaan, Jepara, Jawa Tengah, tampak sangat artistik, di antaranya french furniture (mebel bergaya Prancis), antique wooden furniture (mebel dari kayu-kayu bekas), venetian mirror (ragam frame cermin), armoire (lemari), bedroom (berbagai mebel dan aksesori dalam kamar tidur), buffet, cabinet and bookcase (lemari/kabinet dan rak buku), TV cabinet (lemari/meja untuk TV), dan chest (lemari/peti berukuran kecil).

Ada juga produk lainnya, seperti sofa, occasional items, table (coffee tables, console, dining tables, office tables, round table, dan side table), serta ragam boat furniture.

Untuk menghadirkan kesan tua dan antik, setiap produk dikombinasikan dengan kayu-kayu bekas pilihan dari kapal (boat wood). Ada juga yang dikombinasikan dengan kayu-kayu yang bagus, sehingga menjadi lebih kuat.

Sentuhan akhir menggunakan nitrocellulose (NC), polyurethane (PU) atau acrylic, dan duco, semakin mempertegas kesan produk furnitur yang tua dan antik. Lantaran, pada setiap produk tersebut timbul serat kayu yang futuristik dan alami. Produk furnitur dengan sentuhan antik dan kuno sangat disukai oleh pasar Eropa. Sedangkan pasar Afrika lebih cenderung menyukai produk furnitur yang banyak ukiran dengan simbol dan lambang tertentu, serta ukuran yang lebih besar. "Selera pasar di Afrika dan Australia hampir sama,” tambahnya.

Tantangan
Perjalanan sebuah bisnis memang tidak selamanya berjalan mulus. Perjalanan bisnis Febti pun sempat tersendat sejak krisis yang melanda AS tahun 2008. Dampak dari krisis tersebut, ekspor produk Tita International pun ikut merosot.

"Kapasitas produksi kami pun turun jauh. Saat ini, kami hanya kirim sebanyak 1 kontainer, itu pun per tiga bulan,” kisah Febti.

Belum selesai terdampak krisis ekonomi AS, para pengusaha industri kecil dan menengah (IKM), termasuk furnitur Tanah Air juga dihantui pada kompetisi usaha mebel yang begitu ketat. Terlebih lagi, banyak perusahaan asing yang sudah merambah ke bisnis usaha furnitur di daerah-daerah, di antaranya Jepara.

"Perusahaan-perusahaan asing itu punya teknologi yang canggih, punya divisi sendiri, dan marketing di luar negeri,” ungkapnya.

Bahkan, tren rupiah yang kini terus melemah menambah beban berat biaya operasional produksi IKM. Untuk menyiasatinya, para pengusaha menjalankan program efisiensi di segala divisi. Meskipun imbas krisis di AS dari tahun 2008 masih berdampak hingga sekarang, dia optimistis bahwa produk mebel Indonesia masih menjadi incaran di pasar dunia.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily


BERITA LAINNYA

Astronaut Wanita Arab Pertama yang Meraih Mimpi Masa Kecil

Nora Al-Matrooshi mungkin tak mengenal Soekarno. Tapi ujaran motivasi Soekarno itu bukan lagi mimpi setelah dia menjadi astronaut wanita Arab

FIGUR | 9 Juli 2021

Penyelamat Trenggiling Diganjar Hadiah Lingkungan Hidup

Direktur organisasi amal, Save Vietnam Wildlife (SVW) ini dikagumi banyak orang karena menyelamatkan ribuan trenggiling.

FIGUR | 17 Juni 2021

Kembangkan Obat Berbahan Baku Alam Indonesia

Raymond Tjandrawinata terus mengembangkan obat dari bahan baku alam Indonesia yang teruji klinis.

FIGUR | 2 Juni 2021

Entrepreneur Harus Mampu Lihat Peluang dan Melek Teknologi

Salah satu kunci sukses usaha bisa bertahan di tengah pandemi adalah harus pintar berinovasi dan mendengarkan keinginan konsumen.

FIGUR | 24 April 2021

Perajin Tas Etnik Lungsin Menanti Sambutan Pasar Global

Berkreasi sambil bereksplorasi kreatif, Aulia berharap produk tas etnik Lungsin disambut pasar global.

FIGUR | 24 Maret 2021

Sukses Raup Rp 1 Miliar Sebagai Content Creator

Septian Bramandita, content creator dengan akun @bisnisbarengbram ini memiliki lebih dari 240.000 pengikut di akun instagramnya.

FIGUR | 24 Februari 2021

Belajar dari Kegagalan

Melawan arus kehidupan bukan hal baru bagi Kresna Bayu, pemilik dan Founder Hodwitch, merek fesyen untuk kaos dan hoddie.

FIGUR | 23 Februari 2021

Psikolog Tuli Pertama di Indonesia

Dia berharap tidak ada diskriminasi di perguruan tinggi untuk mahasiswa berkebutuhan khusus.

FIGUR | 12 Februari 2021

Influencer yang Meraup Sukses dari Bisnis Kecantikan

Ia memasarkannya melalui akun media sosial yang ia miliki di Instagram dan TikTok.

FIGUR | 28 Januari 2021

Awalnya Diragukan, Kini Genose Jadi Andalan Deteksi Covid-19 Cepat dan Terjangkau

Saat akan melakukan uji klinis alat, Kuwat dan tim sempat mendapat penolakan dari sejumlah rumah sakit (RS) di Jawa Tengah.

FIGUR | 28 Desember 2020


TAG POPULER

# Myanmar


# Napoleon Bonaparte


# Mourinho


# Manchester United


# KKB



TERKINI
BNPT Silaturahmi Kebangsaan ke Suku Badui

BNPT Silaturahmi Kebangsaan ke Suku Badui

NASIONAL | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings