Kuasai Ilmu Pengetahuan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Harry Azhar Aziz

Kuasai Ilmu Pengetahuan

Jumat, 17 April 2015 | 10:10 WIB
Oleh : AB

Tidak ada tempat di dunia ini bagi orang gagal. Kalimat tersebut sering menjadi pemicu dan pembakar semangat juang bagi sebagian orang, termasuk Harry Azhar Aziz, ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) 2014-2019. Ungkapan itu juga yang telah berperan mengubah hidup Harry, menjadikannya orang yang lebih aktif, dan bersemangat meniti karier.

Sebelumnya, pria kelahiran Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, 25 April 1956 ini, tidak pernah membayangkan perjalanan karier mengantarkannya jadi ketua BPK. Apalagi, hidupnya dijalani mengalir saja. Meskipun sejak kuliah, ia memang fokus pada bidang ekonomi, keuangan, dan perbankan.

Dia merupakan lulusan dengan predikat terbaik dari Akademi Pimpinan Perusahaan Departemen Perindustrian RI pada 1980 di bidang manajemen perusahaan dan Sekolah Tinggi Manajamen Industri, Departemen Perindustrian pada 1985. Kemudian, Harry menamatkan studi di bidang kebijakan ekonomi publik University of Oregon, Amerika Serikat, pada 1990 dan program doktoral di Oklahoma State University, AS pada 2000, dengan indeks prestasi kumulatif 3,8 dari skala 4,0.

Baginya, penguasaan ilmu pengetahuan penting. Ayahnya pun pernah berpesan bahwa seseorang yang menguasai ilmu pengetahuan, dunia dan akhirat akan bisa dikuasainya.

"Saya seperti air mengalir saja. Tahun 1987, saya sudah ditawari menjadi anggota DPR, tapi pada saat bersamaan juga diterima sekolah S2 di AS, saya akhirnya pilih sekolah. Kemudian, saya teruskan sampai program doktor. Alhamdulillah, itu bermanfaat ketika saya kembali ke Indonesia dengan mengajar dan dilirik juga oleh Golkar," kata Harry di Jakarta, baru-baru ini.

Sejak dilantik dan menjabat sebagai Ketua BPK pada Selasa, 28 Oktober 2014, Harry pun berusaha menyelami birokrasi. Ia tak segan bertanya kepada para pegawai BPK. Baginya, pemimpin baik adalah yang mampu memperhatikan bawahannya. Itu penting dilakukan agar ide-idenya bisa dilaksanakan secara produktif dan efisien.

"Jadi saya harus menyentuh hati birokrasi ini. Kalau saya salah dalam argumentasi, teman lain benar, saya terima. Tapi, kalau saya yakin benar, sampai pagi, saya ngotot akan mempertahankan pendapat," candanya.

Saat ini, ia pun mempunyai tugas berat untuk menjadikan BPK sebagai lembaga auditor negara yang bebas dan mandiri. Sebagaimana diamanatkan UUD 1945 bahwa tujuan didirikannya BPK untuk memastikan pengelolaan keuangan negara dilakukan secara terbuka (transparan) dan bertanggung jawab (akuntabel), serta sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Tak Lupa Hobi
Meskipun kesehariannya disibukkan dengan urusan BPK, ia selalu meluangkan waktu untuk menyalurkan kegemaran/hobinya. Ayah dari tiga anak ini gemar mengajak keluarganya untuk menonton bioskop, bermain bowling, biliar, makan di restoran, atau terkadang pergi ke luar kota.

"Saya tinggal di Depok. Saya suka mengajak istri dan anak-anak menonton. Saya suka film horor luar negeri dan film drama. Ketika school break (akhir semester) dulu, kami suka jalan-jalan keliling. Tapi kalau sekarang, mereka sekarang sibuk masing-masing, anak saya sudah besar-besar," kenangnya.

Pria yang lama berkarier di dunia politik dengan 10 tahun menjadi anggota DPR ini juga gemar membaca buku filsafat dan karya pemikir ulung, antara lain karya Ibnu Khaldun, Max Weber, Ibnu Taimiyah, serta beberapa buku revolusioner.

Meskipun sejak menjabat ketua BPK waktunya lebih banyak membaca laporan, Harry masih kerap berdiskusi serius dengan koleganya di beberapa grup BlackBerry Messenger (BBM). "Saya lihat diskusinya cukup filosofis dan substantif, dengan teman-teman SMP 74 Jakarta dan alumni lulusan AS juga," katanya.

Selain itu, dia gemar joging untuk mengitari jalanan di Margonda (Depok) dan sekitarnya, serta sesekali di kampus UI, masih di Depok. Biasanya, Harry joging di pagi hari, terkadang malam, atau ketika waktu luang.

Baru-baru ini, ia mengaku punya hobi baru bersepeda bersama beberapa komunitas, termasuk komunitas pegawai BPK. "Dulu sekali, saya bermain catur. Tapi sekarang, saya sudah enggak sempat lagi," katanya.

Sosialisasi
Walaupun sudah menjadi pejabat publik tidak menjadikan Harry suka menjaga jarak dengan siapa pun. Karena, bagi dia, jabatan hanyalah sementara, sedangkan persahabatanlah yang abadi. Pria yang pernah dipenjara pada zaman Presiden Soeharto karena berdemo ini pun selalu menjaga hubungan baik dengan teman-temannya.

"Kalau telepon, sekarang ini, saya jarang jawab. Tapi kalau ada orang SMS, dia bertanya sesuatu yang memerlukan pertolongan, saya pasti akan jawab, siapa pun, wartawan kan juga. Kecuali, kalau ada orang SMS tanpa menyebutkan nama, itu saya agak malas jawab," tuturnya.

Harry juga merupakan pribadi yang selalu berusaha memegang nilai-nilai demokratis. Ia memandang semua orang dalam posisi yang sama, meski tetap harus ada penghormatan pada hal-hal tertentu. "Berbeda dengan zaman saya dulu. Dengan orangtua, kalau berdebat, memandang mata ayah saya pun enggak berani. Sekarang beda, anak saya, kalau dia berdebat mata saya dipandang. Saya enggak tahu, apakah itu satu kemajuan atau apa, tapi jadi saling meyakinkan," terangnya.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini


BERITA LAINNYA

Astronaut Wanita Arab Pertama yang Meraih Mimpi Masa Kecil

Nora Al-Matrooshi mungkin tak mengenal Soekarno. Tapi ujaran motivasi Soekarno itu bukan lagi mimpi setelah dia menjadi astronaut wanita Arab

FIGUR | 9 Juli 2021

Penyelamat Trenggiling Diganjar Hadiah Lingkungan Hidup

Direktur organisasi amal, Save Vietnam Wildlife (SVW) ini dikagumi banyak orang karena menyelamatkan ribuan trenggiling.

FIGUR | 17 Juni 2021

Kembangkan Obat Berbahan Baku Alam Indonesia

Raymond Tjandrawinata terus mengembangkan obat dari bahan baku alam Indonesia yang teruji klinis.

FIGUR | 2 Juni 2021

Entrepreneur Harus Mampu Lihat Peluang dan Melek Teknologi

Salah satu kunci sukses usaha bisa bertahan di tengah pandemi adalah harus pintar berinovasi dan mendengarkan keinginan konsumen.

FIGUR | 24 April 2021

Perajin Tas Etnik Lungsin Menanti Sambutan Pasar Global

Berkreasi sambil bereksplorasi kreatif, Aulia berharap produk tas etnik Lungsin disambut pasar global.

FIGUR | 24 Maret 2021

Sukses Raup Rp 1 Miliar Sebagai Content Creator

Septian Bramandita, content creator dengan akun @bisnisbarengbram ini memiliki lebih dari 240.000 pengikut di akun instagramnya.

FIGUR | 24 Februari 2021

Belajar dari Kegagalan

Melawan arus kehidupan bukan hal baru bagi Kresna Bayu, pemilik dan Founder Hodwitch, merek fesyen untuk kaos dan hoddie.

FIGUR | 23 Februari 2021

Psikolog Tuli Pertama di Indonesia

Dia berharap tidak ada diskriminasi di perguruan tinggi untuk mahasiswa berkebutuhan khusus.

FIGUR | 12 Februari 2021

Influencer yang Meraup Sukses dari Bisnis Kecantikan

Ia memasarkannya melalui akun media sosial yang ia miliki di Instagram dan TikTok.

FIGUR | 28 Januari 2021

Awalnya Diragukan, Kini Genose Jadi Andalan Deteksi Covid-19 Cepat dan Terjangkau

Saat akan melakukan uji klinis alat, Kuwat dan tim sempat mendapat penolakan dari sejumlah rumah sakit (RS) di Jawa Tengah.

FIGUR | 28 Desember 2020


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Cristiano Ronaldo


# Kebakaran Lapas Tangerang


# Anies Baswedan


# Rimbun Air



TERKINI
Puluhan Napi Korban Kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang Jalani Trauma Healing

Puluhan Napi Korban Kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang Jalani Trauma Healing

MEGAPOLITAN | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings