Perusahaan Butuh "Coach"
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Herman Susanto

Perusahaan Butuh "Coach"

Selasa, 21 April 2015 | 06:46 WIB
Oleh : Anselmus Bata / AB

Dunia bisnis bukan hal yang baru untuk karier seorang Herman Susanto. Setelah menyelesaikan pendidikan tinggi di Amerika, ia langsung terjun ke dunia bisnis dengan meneruskan usaha orangtuanya. Membantu usaha keluarga memang menjadi tuntutan utama, karena Herman adalah putra pertama dari tiga bersaudara. Namun, ketertarikannya sejak masih kecil pada dunia bisnis merupakan hal yang paling memengaruhi dirinya terjun ke dunia bisnis.

Di telinganya selalu terngiang pertanyaan: mengapa orang yang sedikit bekerja, tetapi dapat memiliki uang yang banyak? Bahkan, orang yang lebih banyak bekerja, uangnya malah sedikit? Setelah beberapa tahun menjalani bisnis di Indonesia, Herman memberanikan diri membuka bisnis di Singapura. Banyak yang mengatakan bahwa budaya bisnis di luar negeri dan Indonesia berbeda. Hal itu juga yang menjadi salah satu alasan baginya untuk membuka bisnis di Singapura.

Menurut Herman Susanto, dunia bisnis di Indonesia itu sangat interesting, exciting, dan dinamis. Geliat entrepreneur di Indonesia menggerakkan hati Herman untuk terjun di dunia pengembangan bisnis di Indonesia. Dia pernah bergelut dalam bisnis retail, shipping, dan hingga kini di bisnis coaching.

Bisnis coaching yang didirikan pada 2002 adalah sebuah pendampingan terhadap bisnis-bisnis lainnya. "Sesuatu yang tidak ada membuat saya terpanggil untuk menjadikan hal tersebut ada di Indonesia. Hal tersebutlah yang membuat saya yakin untuk menghadirkan bisnis coach ini ke Indonesia. Karena, seorang entrepreneur sejati mampu melihat peluang bisnis ke depan di saat orang lain belum memikirkannya," kata Herman.

Saat orang bertanya seberapa pentingnya seorang coach dalam sebuah perusahaan, jawaban Herman adalah seberapa pentingkah seorang atlet mempunyai seorang pelatih? Pengenalan seorang coach dalam sebuah bisnis di Indonesia memang baru saja berkembang belakangan ini. Sebelumnya banyak yang tidak menyadari pentingnya seorang coach, karena setiap perusahaan selalu membutuhkan orang ketiga, entah itu coach, guru, mentor, ataupun konsultan untuk memberikan pandangan terhadap sesuatu yang tidak mereka lihat.

Setelah cukup lama bergelut dalam dunia bisnis, Herman mengaku pernah mengalami kegagalan. "Karena hidup ini harus go forward, apa pun yang dihadapi ya harus dilalui. Always work harder on yourself than you do on your Job. When you become better, your job becomes easier," tutur Herman yang merupakan pembina pada Jurnalis Entrepreneur Club selama 2008 hingga 2009.

Bagi Herman yang pernah menyandang predikat "Best of the Best Franchisor" tahun 2008, entrepreneur itu adalah jati diri. Seorang entrepreneuer sejati tidak pernah mengenal takut akan kegagalan dan kuat menghadapi usaha yang jatuh-bangun. Kegagalan bagi seorang entrepreneur adalah hal biasa. Mereka menganggap kegagalan merupakan pembelajaran yang harus dilalui, serta melihat hal tersebut sebagai tantangan untuk menghadirkan solusi, bahkan peluang. Jika seseorang lari dari kegagalan, dapat dipastikan dia tidak memiliki jiwa entrepreneur yang sesungguhnya.

"Jika ingin jadi entrepreneur jangan hanya berpikir untuk menjadikannya saja, tapi harus sustainable dan keep growing. Kalau Anda sudah bisa berencana menjadi entrepreneur, maka berencana jugalah untuk sustainable dan keep growing," kata Herman di kantornya Actioncoach Indonesia.

Ke depan, Actioncoach akan lebih banyak berperan untuk membantu Indonesia mencapai tahapan perekonomian yang lebih maju. "Pada 10-13 tahun lalu, saya tertarik menghadirkan Actioncoach di Indonesia. Karena, peran actioncoach bukan hanya menyembuhkan perusahaan yang sakit, tetapi mengembangakan usaha tersebut hingga ke luar Indonesia," katanya.

Hidup dan bisnis memang tidak bisa dipisahkan dari Herman Susanto. Baginya, hidup dan bisnis itu harus dapat berkontribusi, enjoyable fun, dan dapat memberikan nilai tambah bagi orang-orang di sekelilingnya. Keinginannya untuk bisa terus berguna bagi banyak orang dan terus memberikan kontribusi untuk perekonomian Indonesia, seharusnya bisa menjadi contoh bagi para entrepreneur muda.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: PR

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Astronaut Wanita Arab Pertama yang Meraih Mimpi Masa Kecil

Nora Al-Matrooshi mungkin tak mengenal Soekarno. Tapi ujaran motivasi Soekarno itu bukan lagi mimpi setelah dia menjadi astronaut wanita Arab

FIGUR | 9 Juli 2021

Penyelamat Trenggiling Diganjar Hadiah Lingkungan Hidup

Direktur organisasi amal, Save Vietnam Wildlife (SVW) ini dikagumi banyak orang karena menyelamatkan ribuan trenggiling.

FIGUR | 17 Juni 2021

Kembangkan Obat Berbahan Baku Alam Indonesia

Raymond Tjandrawinata terus mengembangkan obat dari bahan baku alam Indonesia yang teruji klinis.

FIGUR | 2 Juni 2021

Entrepreneur Harus Mampu Lihat Peluang dan Melek Teknologi

Salah satu kunci sukses usaha bisa bertahan di tengah pandemi adalah harus pintar berinovasi dan mendengarkan keinginan konsumen.

FIGUR | 24 April 2021

Perajin Tas Etnik Lungsin Menanti Sambutan Pasar Global

Berkreasi sambil bereksplorasi kreatif, Aulia berharap produk tas etnik Lungsin disambut pasar global.

FIGUR | 24 Maret 2021

Sukses Raup Rp 1 Miliar Sebagai Content Creator

Septian Bramandita, content creator dengan akun @bisnisbarengbram ini memiliki lebih dari 240.000 pengikut di akun instagramnya.

FIGUR | 24 Februari 2021

Belajar dari Kegagalan

Melawan arus kehidupan bukan hal baru bagi Kresna Bayu, pemilik dan Founder Hodwitch, merek fesyen untuk kaos dan hoddie.

FIGUR | 23 Februari 2021

Psikolog Tuli Pertama di Indonesia

Dia berharap tidak ada diskriminasi di perguruan tinggi untuk mahasiswa berkebutuhan khusus.

FIGUR | 12 Februari 2021

Influencer yang Meraup Sukses dari Bisnis Kecantikan

Ia memasarkannya melalui akun media sosial yang ia miliki di Instagram dan TikTok.

FIGUR | 28 Januari 2021

Awalnya Diragukan, Kini Genose Jadi Andalan Deteksi Covid-19 Cepat dan Terjangkau

Saat akan melakukan uji klinis alat, Kuwat dan tim sempat mendapat penolakan dari sejumlah rumah sakit (RS) di Jawa Tengah.

FIGUR | 28 Desember 2020


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Update Covid-19


# Lionel Messi


# Kebakaran Lapas Tangerang


# SUN



TERKINI
Triniti Land Mulai Bangun Tower The Scott

Triniti Land Mulai Bangun Tower The Scott

EKONOMI | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings