Adu Argumentasi Hasilkan Keputusan Lebih Baik
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ivan Kamadjaja

Adu Argumentasi Hasilkan Keputusan Lebih Baik

Senin, 27 April 2015 | 13:34 WIB
Oleh : Rahajeng KH / AB

Tak banyak pemilik atau pemimpin perusahaan yang benar-benar demokratis, apalagi sampai menganut prinsip bahwa keputusan bisnis yang baik dihasilkan dari argumentasi yang alot. Salah satu pebisnis yang memegang teguh nilai-nilai tersebut adalah Ivan Kamadjaja, chief executive officer (CEO) PT Kamadjaja Logistics.

Tak mengherankan jika Ivan kerap memberikan tantangan kepada para karyawannya untuk memacu ide-ide kreatif. Meski kerap memicu perdebatan alot, hal itu justru dijadikannya sebagai dinamika perusahaan dan proses yang harus dilewati sebelum mencapai keputusan yang tepat.

"Aturan main kami di antaranya we agree to disagree. Saya memang mendorong brainstorming dan diskusi, serta mendorong orang untuk mengatakan apa yang ingin dikatakan. Mungkin terkesan ada konflik. Tapi jangan salah, good decision sering kali dihasilkan dari argumentasi yang alot,” ujar Ivan Kamadjaja di Jakarta, baru-baru ini.

Ternyata prinsip itu tak lepas dari dua hal yang diadopsinya dari sang mentor, Hura Kamadjaja, founding father Kamadjaja Logistics yang tak lain ayahnya sendiri. Pertama, bagaimana menjadi pemimpin dan pembimbing. Kedua, bagaimana menerapkan kepemimpinan situasional (situational leadership).

Ivan percaya bahwa diskusi, adu argumentasi, atau perdebatan bisa melahirkan keputusan yang lebih baik, sepanjang dilandasi semangat untuk maju dan berkembang bersama-sama. “Kalau langsung disetujui kan tidak ada tantangan. Tidak ketahuan kelemahan dan kelebihannya ada di mana," tutur pria kelahiran 28 Oktober 1972 itu.

Pencapaian Kamadjaja Logistics saat ini tentu tak bisa dipisahkan dari gaya kepemimpinan, prinsip, dan nilai-nilai bisnis yang dianut perusahaan tersebut. Didirikan 47 tahun silam dan berawal dari bisnis ekspedisi antarpulau, Kamadjaja Logistics telah menjelma menjadi perusahaan logistik terpadu yang beroperasi di 17 kota besar dan mengelola 22 pusat distribusi.

Kamadjaja Logistics bahkan baru saja meresmikan kawasan logistik terpadu terbesar dan terlengkap di Indonesia bernama K-Log Park di Cibitung, Bekasi, Jawa Barat. K-Log Park menyediakan solusi logistik, mulai dari warehousing & distribution, domestic & international freight forwarding, land transport, container yard, toll manufacturing, dan value added service dalam satu atap.

Perusahaan itu pun mengoperasikan dua fasilitas serupa di daerah lain, yaitu K-Log Park di Medan dan K-Log Park di Surabaya.

“Kami memiliki kekuatan sebagai perusahaan asli Indonesia,” tegas Ivan Kamadjaja.

Yang pasti, Kamadjaja Logistics kerap menyabet sejumlah penghargaan dan kualifikasi bergengsi, di antaranya "Top 250 Indonesia Local Company" dan "Top 25 Logistics Provider Indonesia" (SWA, 2011), "Jaringan Distribusi Terbesar di Indonesia" (MURI, 2012), ISO 9001:2008 & OHSAS 18001:2007 (2012), dan "Operator Profesional" (Shell, 2012).

Kamadjaja Logistics juga tercatat sebagai perusahaan yang sukses mencetak pertumbuhan pendapatan tujuh kali (dari 2004), selain meraih penghargaan "Praktik Terbaik Transformasi Perusahaan dan Pemimpin Transformasi Masa Depan Indonesia" (2013).

Apa sebetulnya visi bisnis Ivan Kamadjaja? Apa pula obsesinya? Bagaimana ia melihat bisnis logistik ke depan? Mengapa Ivan menekankan pentingnya hidup seimbang antara pekerjaan, agama, dan keluarga? Berikut wawancara dengannya.

Bagaimana awal Anda bergabung dengan Kamadjaja Logistics?
Saya bergabung dengan Kamadjaja Logistics sejak 2003. Sebelumnya, selama tujuh tahun, saya berkarier sebagai akuntan. Waktu masuk, karena dianggap sudah berpengalaman, saya langsung menjabat sebagai direktur, kemudian menjadi deputi CEO, dan sejak 1,5 tahun lalu saya menjadi CEO.

PT Kamadjaja Logistics menyediakan layanan jasa dan solusi logistik end to end. Jadi, ada ekspor-impornya, custom clearance-nya, dan domestic forwarding, serta ekspedisi antarpulau, transpotasi, dan distribusi. Kami dominan di modern warehouse dan forwarding, tapi kami akan terus berusaha memberikan layanan total logistik.

Gaya kepemimpinan seperti apa yang Anda terapkan?
Ada dua hal yang saya jalankan. Ini saya adopsi dari mentor saya, yaitu ayah saya sendiri. Pertama, bagaimana kita jadi pemimpin dan pembimbing. Artinya, sebagai pemimpin, kita harus selalu bersikap sportif, objektif, bijaksana, dan tegas dalam mengambil keputusan.

Kedua, saya menerapkan situational leadership. Kita tahu kapan mengarahkan, memberikan pelatihan atau tantangan, dan mendelegasikan. Kita harus memperlakukan orang dengan cara yang benar. Misalnya di sini banyak yang lebih senior.
Biasanya waktu membuat kesepakatan dengan mereka, saya mengajak berdiskusi sambil menyampaikan pendapat saya bagaimana bersama-sama mencapai ke sana, bagaimana meyakinkan mereka dengan ide-ide yang dimiliki, dan bersama-sama menjalankannya.

Cara Anda berkomunikasi dan menyelesaikan konflik di perusahaan?
Bukan konflik sebenarnya, kami memakai istilah "perbedaan pendapat". Salah satu aturan main yang diterapkan adalah we agree to disagree (kami sepakat untuk tidak sepakat). Saya memang mendorong brainstorming dan diskusi, serta mendorong orang untuk mengatakan apa yang ingin dikatakan.

Mungkin terkesan ada konflik. Tapi jangan salah, keputusan yang baik sering kali dihasilkan dari argumentasi yang alot. Dari sanalah kerap keluar keputusan-keputusan yang baik. Bila setiap pendapat langsung disetujui, itu tidak ada tantangannya. Tidak ketahuan kelemahan dan kelebihannya di mana kalau seperti itu.

Di manajemen juga sering ada perbedaan pendapat, tapi sebenarnya kami ingin mendengar hal yang benar. Ayah saya selalu mendidik saya untuk mengutarakan pendapat saya, tapi pada akhirnya kami selalu harus setuju untuk tidak setuju. Akhirnya kalau mau tidak setuju tidak apa-apa, yang penting keputusan yang sudah diambil benar-benar serius dijalankan.

Saya senang bekerja dengan orang yang lebih pintar dari saya. Misalnya, ketika bekerja dalam kasus tertentu, saya menantang mereka dengan memberi masukan. Kalau mereka menerima, saya malah marah. Saya senang kepada orang yang punya ide brilian.

Hal lain yang ingin Anda capai?
Saya pribadi ingin menjadi individu yang bisa berguna, bermanfaat, membawa berkah dan kesejahteraan bagi keluarga saya, komunitas saya, dan tentunya bagi bisnis saya, di manapun saya ditempatkan. Hari ini saya sebagai CEO Kamadjaja Logistics, dan terus berupaya dan berdoa agar menjadi pemimpin yang membawa berkah dan kesejahteraan bagi karyawan, itu yang saya ingin capai ke depan.

Menjadi CEO bukan suatu ambisi. Di mana pun saya ditempatkan, itu merupakan arahan dari Tuhan. Saya tidak selamanya menjadi CEO di sini. Ini bisnis keluarga, tapi saya ingin profesional. Sejak menjadi CEO, saya sudah mencari pengganti saya. Target selanjutnya, saya ingin terus-menerus membesarkan bisnis keluarga ini demi orangtua dan adik-adik saya. Bagaimana ke depan saya bisa membesarkan perusahaan dan membahagiakan mereka.

Seberapa besar peran keluarga dalam perjalanan karier Anda?
Keluarga saya menjadi yang utama. Pada awal-awal bekerja di sini, saya dan ayah saya sering berbeda pendapat, mungkin karena karakter kami berbeda. Terkesan sering adu argumentasi, karena saya tipe pemikir yang berbicara visi dan strategi. Sedangkan adik saya sebagaimana ayah saya, adalah orang lapangan, sehingga mereka cenderung ke eksekutor. Makanya tidak ketemu.

Memang membutuhkan waktu, tapi akhirnya bila berbicara tentang struktur organisasi sudah banyak yang sepaham. Jadi, awal-awalnya saya rasa sulit, sampai akhirnya kami menyadari indahnya perbedaan, sehingga kami saling melengkapi. Jika semua seperti saya, jadinya bermimpi terus, tidak ada yang jalan. Tapi kalau seperti adik saya semua, tidak ada yang tahu Kamadjaja akan seperti apa dalam lima tahun ke depan.

Visi Anda ke depan?
Kami sedang membahas program transformasi. Program lima tahunan kan hampir selesai. Kami harus memetakan tantangan lima tahun ke depan. Kami ingin menjadi pemain regional. Kami sedang menggodok strategi untuk membuat prospek lima tahun. Tapi penentuan sektor-sektor mana yang mau digarap harus hati-hati.

Kami juga memasukkan go public dalam perencanaan, tapi belum dalam waktu dekat. Go public ini kan berkaitan dengan pendanaan, kebutuhan usaha, dan timing. Kalau tidak tepat, nanti tidak sukses initial public offering (IPO)-nya dong.

Tantangan terbesar perusahaan logistik?
Dalam bisnis logistik, penentuan lokasi sangat menentukan. Lokasi yang dipilih harus strategis. Kamadjaja saat ini memiliki lokasi yang strategis dan berada di timur Jakarta. Pabrik-pabrik juga kan berada di sepanjang tol Cikampek. Selain itu, jarak ke pelabuhan cukup singkat, hanya dua jam.

Kendala yang kami hadapi adalah kesulitan mencari lahan. Kami juga sedang mempelajari daerah mana saja yang potensial untuk dibangun perusahaan logistik. Karena sulitnya mencari lahan, daerah tersebut harus optimal, baru kami bangun di sana.

Filosofi hidup Anda?
Saya berusaha hidup seimbang. Artinya, pekerjaan pasti, keluarga, kesehatan, dan religion. Saya harus lebih baik dan berupaya terus agar bisa maksimal. Biarpun sulit tercapai, yang penting tetap berusaha.

Selain itu, saya harus bisa memprioritaskan hal-hal yang dianggap penting, contohnya kesehatan. Dalam seminggu minimal saya harus dua kali nge-gym dan dua kali yoga. Jadi, saya harus mengalokasikan waktu untuk nge-gym dan yoga, kegiatan yang lain menyesuaikan.

Yang saya pelajari ketika menjadi ketua organisasi entrepreneur adalah bagaimana bisa berguna bagi bisnis, keluarga, komunitas, dan diri kita sendiri. Jadi, harus seimbang.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Koleksi Jam dan Pulpen untuk Investasi

Keuntungan dari investasi sebuah jam berkisar Rp 5-10 juta.

FIGUR | 25 April 2015

Merasa Kaya karena Menolong

Pendampingan yang paling berat adalah saat melawan tengkulak.

FIGUR | 23 April 2015

Dorong Investasi Hijau

Ekonomi hijau merupakan solusi pembangunan ekonomi berkelanjutan.

FIGUR | 21 April 2015

Perusahaan Butuh "Coach"

"Coach", guru, mentor, ataupun konsultan memberikan pandangan terhadap sesuatu yang tidak dilihat eksekutif perusahaan.

FIGUR | 21 April 2015

Kuba yang Tak Terlupakan

Bidang kesehatan sangat menarik karena berhubungan dan melibatkan banyak orang.

FIGUR | 20 April 2015

Aktualisasi Diri Lewat Mengajar

Forum Dokter dan Psikologi Indonesia akan mengembangkan pendidikan berfokus pada keseimbangan otak kiri dan kanan.

FIGUR | 18 April 2015

Kuasai Ilmu Pengetahuan

Pemimpin yang baik selalu mampu memperhatikan bawahannya.

FIGUR | 17 April 2015

Tak Bisa Jauh dari Dunia Ritel

Bisnis ritel di Indonesia tidak ketinggalan dibanding luar negeri.

FIGUR | 15 April 2015

Kematangan Menentukan Kesuksesan

Sudah saatnya kita membangun khazanah produk-produk lokal, seperti jeruk pontianak, apel malang, dan durian medan.

FIGUR | 14 April 2015

Sukses dengan Furnitur Antik

Setiap produk dikombinasikan dengan kayu-kayu bekas pilihan dari kapal.

FIGUR | 13 April 2015


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS