Idolakan Tokoh Kemerdekaan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Enny Sri Hartati

Idolakan Tokoh Kemerdekaan

Rabu, 29 April 2015 | 11:07 WIB
Oleh : Wahyu Sudoyo / AB

Keteladanan para pejuang dan pejabat pada awal kemerdekaan Republik Indonesia sangat menginspirasi Direktur Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Enny Sri Hartati. Falsafah dan pola hidup keseharian para tokoh bangsa, antara lain Mohammad Hatta (Bung Hatta), Agus Salim, dan Haji Oemar Said (HOS) Cokroaminoto sangat bersahaja.

“Saya hampir mengidolakan seluruh tokoh-tokoh Indonesia awal kemerdekaan. Tokoh seperti Agus Salim, HOS Cokroaminoto, mereka semua sudah enggak berpikir dirinya sendiri, benar-benar negarawan,” ujar Enny di Jakarta, baru-baru ini.

Perempuan yang sangat suka membaca ini pun mengaku kagum dengan pemikiran para pendiri bangsa. Dia mencontohkan, untuk bidang ekonomi, buku Demokratisasi Ekonomi karya dari Bung Hatta dinilai sarat dengan ide bagus yang layak menjadi acuan pemerintah hingga saat ini.

Ilmu yang didapat dari berbagai buku yang telah dibacanya, penyuka diskusi dan berinteraksi dengan banyak orang ini pun berpendapat bahwa pemimpin yang ideal itu secara umum harus memenuhi empat kriteria kecerdasan, yakni spiritual, intelektual, emosional, dan sosial. Keempat kriteria tersebut dianggapnya sudah dimiliki oleh para tokoh pendiri bangsa.

Kendati mengidolakan para tokoh kemerdekaan, Enny mengaku belum pernah menonton satu pun dari film-film yang dibuat dari catatan biografinya. Alasannya, sumber literasi umum sejauh ini sudah cukup untuk menggali informasi tentang kehidupan mereka.

“Saya belum lihat filmnya, tapi baca bukunya saja sudah bikin air mata berlinang. Misalnya, setelah jadi menteri pun, Pak Agus Salim masih mengontrak rumah. Saya yakin, sulit ada tokoh sehebat beliau. Saya pun tidak akan mungkin bisa seperti mereka,” tuturnya.

Walaupun belum menemukan tokoh politik atau pejabat yang patut menjadi idola pada era sekarang, wanita bergelar doktor ini mengaku cukup mengapresiasi kinerja Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Susi dinilainya punya ketegasan dan keberanian dalam menelurkan dan mengawal kebijakan.

Kinerja Menteri Susi pun diharapkan bisa menjadi contoh para pejabat lain, khususnya dalam menjaga konsistensi. “Saya tidak mengenal secara khusus Ibu Susi. Tapi kalau melihat kerja kerasnya, tentu itu sangat positif,” ujar alumnus Fakultas Ekonomi Pembangunan Universitas Diponegoro (Undip), Semarang angkatan 1989 ini.

Olahraga dan Silaturahmi
Kesibukannya sebagai direktur Indef membuatnya sulit untuk mengisi waktu luang dengan berolahraga. Kalaupun bisa berolahraga, frekuensinya sangat jarang karena kegiatan di kantornya hampir tak mengenal hari libur. Sebagai gantinya, Enny lebih memilih untuk memprioritaskan menjaga tali silaturahmi untuk berelaksasi, khususnya dengan anggota keluarga besarnya.

Tak hanya itu, dia juga tak ingin melewatkan kesempatan jika ada acara reuni atau pertemuan dengan alumni Undip, atau teman-temannya yang lain. “Minimal, saya harus keep contact,” imbuhnya.

Menurut dia, pertemanan dan persaudaraan harus terus dijaga dengan baik karena hakikat manusia merupakan makhluk sosial, atau selalu memerlukan kehadiran orang lain. Pergaulannya pun tidak hanya sebatas dengan rekan sesama alumni satu angkatan, tapi juga dengan angkatan lain dan alumni perguruan tinggi mana pun.

Dalam konteks tersebut, Enny selalu memegang teguh pepatah "banyak teman akan membawa banyak rezeki". Tak heran, dia mengaku kenal dengan para aktivis di lingkungan kampusnya, yang kini banyak menjadi pejabat pemerintahan.

“Saya tidak hanya terbatas kenal dengan alumni Undip, banyak teman dari alumni mana pun. Banyak teman banyak rezeki. Biasanya kalau aktivis, saya kenal,” tuturnya.

Dalam kesehariannya, Enny juga tidak mengandalkan kendaraan pribadi untuk beraktivitas ke kantor atau ke tempat lain. Dia tidak segan untuk naik kereta api, atau bahkan, ojek sepeda motor dengan alasan demi efisiensi atau menghemat waktu, tanpa harus takut menjaga gengsi. Hal itu diakui justru membuatnya selalu bisa menikmati pekerjaannya. Dia juga merasa masih dihargai oleh rekan dan koleganya di mana pun berada.

“Saya naik angkutan berdasarkan kebutuhan, tanpa harus menjaga gengsi, atau takut turun harga diri. Penghargaan itu bukan karena siapa dia, tapi bagaimana dia. Itu yang membuat saya bisa enjoy di mana pun berada,” ucap Enny.

Sumber: Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Adu Argumentasi Hasilkan Keputusan Lebih Baik

Kamadjaja Logistics telah menjelma menjadi perusahaan logistik terpadu yang beroperasi di 17 kota besar dan mengelola 22 pusat distribusi.

FIGUR | 27 April 2015

Koleksi Jam dan Pulpen untuk Investasi

Keuntungan dari investasi sebuah jam berkisar Rp 5-10 juta.

FIGUR | 25 April 2015

Merasa Kaya karena Menolong

Pendampingan yang paling berat adalah saat melawan tengkulak.

FIGUR | 23 April 2015

Dorong Investasi Hijau

Ekonomi hijau merupakan solusi pembangunan ekonomi berkelanjutan.

FIGUR | 21 April 2015

Perusahaan Butuh "Coach"

"Coach", guru, mentor, ataupun konsultan memberikan pandangan terhadap sesuatu yang tidak dilihat eksekutif perusahaan.

FIGUR | 21 April 2015

Kuba yang Tak Terlupakan

Bidang kesehatan sangat menarik karena berhubungan dan melibatkan banyak orang.

FIGUR | 20 April 2015

Aktualisasi Diri Lewat Mengajar

Forum Dokter dan Psikologi Indonesia akan mengembangkan pendidikan berfokus pada keseimbangan otak kiri dan kanan.

FIGUR | 18 April 2015

Kuasai Ilmu Pengetahuan

Pemimpin yang baik selalu mampu memperhatikan bawahannya.

FIGUR | 17 April 2015

Tak Bisa Jauh dari Dunia Ritel

Bisnis ritel di Indonesia tidak ketinggalan dibanding luar negeri.

FIGUR | 15 April 2015

Kematangan Menentukan Kesuksesan

Sudah saatnya kita membangun khazanah produk-produk lokal, seperti jeruk pontianak, apel malang, dan durian medan.

FIGUR | 14 April 2015


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS