Populerkan Kuliner Indonesia
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Uning Budiharti

Populerkan Kuliner Indonesia

Minggu, 10 Mei 2015 | 18:20 WIB
Oleh : Mardiana Makmun / AB

Memopulerkan kuliner Indonesia menjadi misi Uning Budiharti. Pengusaha restoran Ayam Penyet Margo Pedes ini juga menggandeng usaha kecil dan menengah (UKM) untuk mewujudkan misinya, sekaligus membantu perekonomian masyarakat.

“Saya ingin masyarakat Indonesia, terutama generasi muda kenal dengan kuliner khas Indonesia,” kata Uning Budiharti di Depok, Jawa Barat, baru-baru ini.

Uning mengaku gemas pada generasi muda yang lebih kenal dengan makanan cepat saji (fast food) yang umumnya impor. “Padahal, kuliner Indonesia banyak, enak, dan bergizi,” tutur sarjana mekanisasi pertanian tahun 1991 dari Institut Pertanian Bogor ini.

Dia menyontohkan ayam penyet dan menu bebek. Di kalangan generasi muda, menu tersebut kalah populer dibandingkan ayam cepat saji. Kalaupun dibilang terlalu pedas, anak-anak bisa dikenalkan dengan ayam kremes yang tak pedas. Menurutnya, generasi muda juga harus dikenalkan makanan, selain ayam. Ada banyak menu olahan ikan yang bisa disajikan di restoran.

“Ada sup bandeng, ada bandeng tom yum, otak-otak, dan lain sebagainya. Jadi, jangan ayam melulu,” kata Uning yang akhirnya menyajikan menu-meneu tersebut di restorannya, selain tentu saja menu utama ayam penyet.

Kemitraan UKM
Uning mendirikan Restoran Ayam Penyet Margo Pedes bersama suaminya, Rio Novia Indria, pada 2013. Dari outlet kecil di ITC Depok, kini, dia sudah membuka beberapa cabang, termasuk yang paling besar di Jalan Margonda Raya, dekat Pesona Kayangan, Depok, Jawa Barat.

“Dalam tiga tahun ke depan, targetnya bisa membuka 20 outlet di Jabodetabek, Bandung, Palembang, dan Makassar, dengan sistem kemitraan,” ucapnya.

Restoran yang dipunyai Uning tersebut cukup unik karena memiliki konsep dan strategi tersendiri. Menu utamanya memang ayam penyet. Sebuah menu biasa, seperti kebanyakan yang dibuat dan disajikan restoran lain. Pedasnya pun juga sama. Tetapi, keunikannya terletak pada rasa yang lezat dan sekaligus tidak membuat sakit perut pelanggan.

“Tidak bikin sakit perut karena cabai setan yang digunakan sudah matang dan segar. Tangkai cabai juga ikut diulek dan jumlahnya diambil ganjil. Mitosnya, kalau tangkainya ikut diulek dan jumlahnya ganjil, itu bikin kita tidak akan sakit perut,” jelas Uning.

Untuk memasyarakatkan ayam penyet dan produk olahan ikannya, Uning lebih dahulu melibatkan pengusaha UKM untuk bermitra dengannya. “Misinya, selain memopulerkan kuliner Indonesia, juga membantu orang yang ingin berusaha,” katanya.

Model kemitraannya, jelas Uning, dengan membayar seharga tertentu, pengusaha UKM akan mendapatkan rombong (gerobak jualan) ayam penyet sekian potong, bandeng, atau bebek.

“Saat ini, kami sudah melayani sampai area Jabodetabek, mulai dari Depok, Tangerang, Bekasi, Cibubur, hingga Taman Mini Indonesia Indah,” pungkasnya.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Jelajahi Kota-kota di Indonesia

Pelanggan yang membayar harga lebih murah, bukan berarti tidak bisa mendapatkan pelayanan yang memuaskan.

FIGUR | 8 Mei 2015

Lari 10 Km Tiap Hari

Olahraga lari bisa dinikmati oleh seluruh kalangan masyarakat.

FIGUR | 6 Mei 2015

Tak Ada Pemimpin yang Sukses Sendirian

Konflik tidak boleh dihindari.

FIGUR | 4 Mei 2015

Idolakan Tokoh Kemerdekaan

Belum ada tokoh politik atau pejabat yang patut menjadi idola pada era sekarang.

FIGUR | 29 April 2015

Adu Argumentasi Hasilkan Keputusan Lebih Baik

Kamadjaja Logistics telah menjelma menjadi perusahaan logistik terpadu yang beroperasi di 17 kota besar dan mengelola 22 pusat distribusi.

FIGUR | 27 April 2015

Koleksi Jam dan Pulpen untuk Investasi

Keuntungan dari investasi sebuah jam berkisar Rp 5-10 juta.

FIGUR | 25 April 2015

Merasa Kaya karena Menolong

Pendampingan yang paling berat adalah saat melawan tengkulak.

FIGUR | 23 April 2015

Dorong Investasi Hijau

Ekonomi hijau merupakan solusi pembangunan ekonomi berkelanjutan.

FIGUR | 21 April 2015

Perusahaan Butuh "Coach"

"Coach", guru, mentor, ataupun konsultan memberikan pandangan terhadap sesuatu yang tidak dilihat eksekutif perusahaan.

FIGUR | 21 April 2015

Kuba yang Tak Terlupakan

Bidang kesehatan sangat menarik karena berhubungan dan melibatkan banyak orang.

FIGUR | 20 April 2015


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS