Inspirator Berwirausaha
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Yoki Ferdian

Inspirator Berwirausaha

Jumat, 11 September 2015 | 10:25 WIB
Oleh : Mardiana Makmun / AB

Memulai usaha dari modal kepercayaan, kini, Yoki Ferdian telah sukses mengembangkan bisnis kerudung hingga merambah pasar luar negeri. Tapi yang membuatnya sangat bangga adalah ketika dirinya bisa menginspirasi orang lain untuk berwirausaha.

“Saya senang bisa menginspirasi orang lain hingga sukses berdagang. Kalau orang lain bisa, kenapa saya enggak bisa? Kalau saya bisa, kenapa orang lain enggak bisa? Semuanya bisa saja, selagi mau bekerja keras, jujur, dan bisa menjaga kepercayaan yang diberikan orang ke kita,” kata Yoki Ferdian, pemilik Yoya Hijab, ketika ditemui di gerainya di Thamrin City, Jakarta, pekan lalu.

Menyimak kisahnya, tak ada yang menyangka, Yoki yang sebelumnya berprofesi sebagai sales kain di Pasar Tanah Abang dan Thamrin City, kini sukses menjadi pengusaha hijab. “Pekerjaan saya sebelumnya sales kain. Kalau istilah di pasar, tukang kantau. Saya keliling dari satu toko ke toko lain untuk menawarkan kain dari importir,” ungkap Yoki yang memulai bisnisnya pada 2012.

Nasibnya mulai menemukan titik terang saat ia menikahi gadis penjaga toko kerudung di Thamrin City, Yani Putri, yang sama-sama berasal dari Sumatera Barat. Setelah menikah, istrinya memutuskan untuk berhenti kerja.

“Lalu, saya lihat, dia sepertinya bosan di rumah terus. Akhirnya, saya berpikir, kenapa kami enggak jualan kerudung yang kami bikin sendiri saja? Saya kan sales kain, tahu mana kain yang bagus dengan harga murah,” tutur lelaki berusia 30 tahun ini.

Bermodal kepercayaan pemilik kain, Yoki mendapatkan pinjaman kain untuk membuat lima kodi kerudung, setelah sebelumnya mencari tahu di mana tukang jahit yang bagus. “Satu jam saya tunggu kerudung selesai dijahit,” cerita lelaki asal Bukittinggi, Sumatera Barat ini.

Besok harinya, sang istri langsung menjualnya di lapak di Thamrin City. “Dari subuh sampai pukul 12.00, belum satu pun yang terjual. Hari ke sekian, baru kerudung itu habis terjual, dan besoknya, jumlahnya langsung saya tambah jadi 10 kodi,” ujarnya, yang mem-branding kerudungnya dengan nama Yoya, singkatan dari namanya, Yoki, dan istrinya, Yani.

Selain harus bekerja keras meyakinkan pembeli bahwa kerudungnya beda dan berkualitas bagus, istri Yoki juga harus rela dagang berpindah-pindah tempat. Maklum, lapak mereka hanya menumpang di depan toko yang tutup. Bila pemilik toko datang membuka tokonya, mereka harus pindah mencari lapak toko lain yang tutup.

“Sehari, istri bisa sampai tiga kali berpindah tempat,” katanya yang tetap menjadi tukang kantau dan keliling toko untuk menawarkan kain.

Biarpun sering berpindah tempat, produk mereka laku keras. Yoki terpaksa menjual motor satu-satunya untuk tambah modal. Yoki dan istri kemudian juga memberanikan untuk menyewa sebuah toko. “Kami sewa toko Pasar Tasik yang hanya buka Senin dan Kamis. Nah, hari lainnya, kami sewa dengan harga murah,” ujar Yoki yang perlahan mulai mendapat reseller dari seluruh Indonesia hingga negara tetangga Malaysia, Brunei, Singapura, dan Thailand.

Beli Toko
Dalam waktu setahun, mereka akhirnya sanggup membeli sebuah toko dengan cara mengkredit ke bank. Kini, Yoki sudah memiliki tiga toko, dua dipakai untuk Yoya Hijab, sedangkan satu lagi disewakan. Produksi kerudungnya pun melonjak hingga 40.000 potong per bulan dengan omzet miliaran rupiah. Rahasianya, pemilihan bahan berkualitas dan nyaman untuk kepala, yaitu katun silk.

Selama ini, tak banyak merek kerudung lain yang menggunakan bahan tersebut. Selain itu, ragam corak bunga yang dipilihnya juga sangat indah dan jumlah per coraknya tak banyak, sehingga berkesan eksklusif. “Hingga saat ini, sudah puluhan ribu corak bunga yang saya pakai,” ungkapnya.

Yang membanggakan, Yoki tak berkembang sendiri dengan produk dan brand-nya. Sebab, banyak orang di sekitarnya yang juga ikut berkembang. “Ada seorang karyawan bank yang sering berhubungan dengan kami, akhirnya menjadi reseller Yoya dan memutuskan berhenti bekerja dari bank. Sekarang, penghasilannya jauh lebih tinggi dibanding gaji dia dulu. Selain itu, masih banyak ibu yang juga sukses menjadi reseller kami,” katanya bangga.

Sebagai gimmick bagi reseller-nya, Yoki juga menggelar undian berhadiah dan penukaran poin. Pada penghujung tahun, dia mengundi nomor para reseller dengan hadiah handphone dan lain-lainnya. Sedangkan hadiah poin dalam jumlah tertentu akan mendapatkan laptop, liburan ke Bali, hingga umrah. "Poin yang diberlakukan tidak ada batas waktunya,” ujar Yoki yang kini mengembangkan produk busana.

Sukses memang sudah diraihnya. “Enggak menyangka bisa seperti ini. Tapi yang paling membuat saya bahagia, ketika bisa menginspirasi orang lain,” pungkasnya.

Sumber: Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tak Berhenti Belajar

Terus belajar akan menambah wawasan serta memperluas pergaulan.

FIGUR | 10 September 2015

Pangkat dan Jabatan Ibarat Pakaian

Indonesia merupakan salah satu dari sedikit negara yang telah lama mengadopsi prinsip pembangunan berkelanjutan.

FIGUR | 8 September 2015

Menciptakan Pekerja Sepenuh Hati

Pencari kerja yang mendapatkan pekerjaan sesuai harapannya akan bekerja sepenuh hati.

FIGUR | 6 September 2015

Wujudkan Impian Banyak Orang

Ortopedi membantu banyak orang meninggikan tubuhnya.

FIGUR | 5 September 2015

Bangkitkan Semangat dengan Musik

Musik jaz menjadi teman pelepas lelah.

FIGUR | 4 September 2015

Kreasi Kaus

Setiap orang bisa mendesain kausnya sendiri.

FIGUR | 3 September 2015

"Passion" Membuat Segalanya Lebih Mudah

Arie Christopher bekerja dengan hati, berdasarkan hobi dan "passion".

FIGUR | 2 September 2015

Tak Kenal "Comfort Zone"

Baru 3 persen penduduk Indonesia yang memiliki asuransi.

FIGUR | 31 Agustus 2015

Joging dan Percaya Diri

Joging juga bermanfaat bagi kesehatan serta memunculkan ide-ide baru.

FIGUR | 28 Agustus 2015

Menjaga Amanah Konsumen

Amanah yang dijalankan tidak akan membuat konsumen kecewa.

FIGUR | 26 Agustus 2015


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS