Budianto Wijaya

Selalu Bekerja dengan Hati Senang

Selalu Bekerja dengan Hati Senang
Budianto Wijaya selaku Presiden Director PT Bungasari Flour Mills Indonesia ( Foto: istimewa )
Elvira Anna Siahaan / EAS Kamis, 10 Oktober 2019 | 12:00 WIB

Cilegon, Beritasatu.com - Sudah 17 tahun berkecimpung dalam industri tepung, Budianto Wijaya, Presiden Director PT Bungasari Flour Mills Indonesia, mengaku hati yang senang adalah kunci sukses. Ditemui Beritasatu.com di sela-sela peluncuran rangkaian produk premix, di Cilegon, Rabu (9/10/2019), Budianto mengatakan, rasa bahagia bisa memberi efek positif saat bekerja.

Pria yang sangat ramah dengan semua karyawan PT Bungasari Flour Mills Indonesia, baru-baru ini memang baru saja diangkat sebagai Presdir. Kinerjanya yang cekatan dan sifat rendah diri menjadikan dirinya lebih unggul. Saat ditanyakan apa saja yang ia rasakan selama 17 bergelut di industri bahan baku tepung, Budianto dengan rendah hati menjawab, dirinya semakin belajar untuk lebih menyenangkan banyak orang.

"Saya harus menyenangkan banyak orang. Saya harus memberikan kualitas terbaik untuk semua pelanggan Bungasari, dan sekaligus menjalin hubungan baik dengan karyawan. Buat saya, jika pelanggan dan karyawan bahagia, maka saya merasa diri berhasil," kata Budianto.

Menjadi Presdir di sebuah perusahaan besar di Indonesia, juga mengajarkan Budianto cara berhubungan baik dengan semua orang. Ia mengatakan, sebagai atasan, harus ada dasar hubungan baik yang dipegang. Maka itu, tak heran jika di sela-sela acara besar perusahaan, Budianto bisa mendatangi satu per satu karyawan hanya untuk menyapa.

Sementara terkait dengan pengenalan produk premix baru Bungasari, Budianto mengatakan, baru akan diluncurkan secara resmi bulan depan. Saat ini, Bungasari baru memberi contoh produk untuk pelanggan di Indonesia. Sementara rangkaian produk premix Bungasari yakni Golden Eagle Donut Mix, Golden Eagle Multi Grain, Hana Chiffon, Hana Sponge Cake, dan Hana Swiss Roll Cake. Dengan lima produk baru ini, Bungasari memperluas ragam produknya di pasar Tanah Air, tidak hanya tepung terigu tetapi premix untuk olahan industri makanan, food service, dan bakery.

"Dengan masuk ke pasar produk premix, Bungasari semakin memperkuat jangkauan dan penetrasi pasar di segmen bakery dan industri makanan, dengan ragam produk berkualitas yang dapat dinikmati oleh para pelanggan," ujar Budianto kepada Beritasatu.com.

Tidak hanya memperkenalkan produk baru, pada kesempatan ini Bungasari juga mengajak 10 awak media untuk melihat peresmian produksi pertama pabrik tahap kedua di Cilegon, Banten. Pabrik tepung terigu di atas lahan seluas 11 hektare ini memiliki fasilitas paling modern di Indonesia, dengan mengadopsi sistem pengolahan gandum yang canggih dan telah beroperasi di Cilegon sejak Agustus 2014.

"Sejak kali pertama didirikan pada tahun 2012, komitmen kami tetap konsisten, satu di antaranya adalah terus mengembangkan kapasitas pabrik dalam rangka memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat," Budianto.

Lebih lanjut Budianto menjelaskan, dengan diresmikan pabrik yang dibangun dengan biaya 43 juta dolar AS ini, Bungasari menggenapkan janjinya dengan mewujudkan visi untuk menjadi produsen terigu terkemuka di Indonesia. Sebuah tonggak bersejarah bagi Bungasari dalam perjalanannya, dengan keberhasilan menyelesaikan pembangunan pabrik Cilegon tahap kedua pasca-pelaksanaan ground breaking tahap kedua ini pada Juli 2018.



Sumber: BeritaSatu.com