Verawati Basri

Dari Sales ke Kursi CEO

Dari Sales ke Kursi CEO
Verawati Basri dan buku biografinya yang berjudul "7 Kilometer – Seruas Perjalanan Verawati Basri". ( Foto: istimewa / istimewa )
Irawati D Astuti / IDS Rabu, 6 November 2019 | 14:00 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menjadi seorang pendiri perusahaan sekaligus CEO di usia 28 tahun tentu tidak mudah. Apalagi bagi seseorang yang bukan berasal dari keluarga konglomerat. Namun, Verawati Basri (40) sukses mewujudkan itu semua. Untuk berbagi inspirasi dari kisah hidupnya, ia pun menuliskannya dalam sebuah buku berjudul 7 Kilometer – Seruas Perjalanan Verawati Basri.

Buku motivasi terbaru dari Kepustakaan Populer Gramedia (KPG) ini ditulis oleh Asteria Elanda berdasarkan perjalanan hidup Verawati Basri, seorang CEO yang memulai kariernya sebagai counter sales.

Di sini, Vera bercerita tentang perjalanannya dalam menghadapi kehidupan yang naik turun dan penuh tantangan. Melalui buku ini, ia ingin menunjukkan bahwa siapa pun dapat meraih mimpi seperti dirinya yang kini dikenal sebagai CEO Trans Pacific (PT Trans Pacific Global), sebuah perusahaan transportasi bergengsi.

Keberhasilan menjadi seorang CEO sebuah perusahaan transportasi, tidak hanya membuktikan bahwa Vera mampu mewujudkan mimpinya. Namun ia juga menunjukkan kegigihannya bertarung di tengah persaingan usaha yang didominasi pria.

Salah satu kiat yang ia yakini adalah menerapkan komunikasi yang terjaga baik. “Menghindari nada tinggi dan menyampaikan maksud dengan rendah hati, serta memberikan ruang untuk lawan bicara, akan membuat kita menjadi pemenang,” begitu kisah Vera dalam peluncuran bukunya di Mandarin Oriental Hotel, akhir pekan lalu.

Semangat untuk mendirikan perusahaan bagi Vera bukan sekadar mewujudkan mimpi, melainkan juga mewujudkan idealisme. “Semangat saya bertambah tinggi karena langkah kecil saya ini, berarti juga untuk memajukan pembangunan bangsa melalui lapangan kerja yang saya ciptakan,” tulis Vera di halaman 44 bukunya.

Selain dari segi kepemimpinan, buku 7 Kilometer – Seruas Perjalanan Verawati Basri juga memotivasi dan menginspirasi dari segi kehidupan. Sesuai keinginan Vera, buku ini sengaja dikemas dalam format dan bahasa yang mudah dicerna dengan kutipan-kutipan yang penuh makna. Harapannya, buku ini dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak yang hidupnya kurang beruntung.

Sebagai langkah awal untuk menebarkan inspirasi dan sikap positif yang tertuang dalam buku tersebut, ia membagikan buku 7 Kilometer – Seruas Perjalanan Verawati Basri kepada 500 anak dan remaja dari yayasan yatim piatu dan duafa.

Soal berbagi ini juga menjadi salah satu yang ditekankan Vera di dalam bukunya. “Sudah sewajarnya saya berbagi. Semakin besar rezeki yang saya punya, semakin besar juga tanggung jawab saya untuk sesama,” katanya.

Vera bahkan percaya, selalu berbagi dan melakukan kebaikan akan senantiasa membuatnya terlindung dari segala mara bahaya.

Sebagai seorang pemimpin perusahaan, ia mewujudkan hasrat untuk berbaginya melalui program sosial layaknya CSR di sebuah perusahaan. Program Pacificare ini berupa mobil perpustakaan yang sekaligus merupakan kendaraan multifungsi untuk berbagai kegiatan sosial.

Bagi Vera, buku ini dapat digunakan sebagai analogi sebagian perjalanan hidup dan kiprahnya di dunia transportasi yang identik dengan satuan kilometer.



Sumber: BeritaSatu.com