Ida Saparida

Berjuang untuk Konservasi Lingkungan

Berjuang untuk Konservasi Lingkungan
Ida Saparida terpilih menjadi salah satu pahlawan Disney Conservation Fund (DCF) 2019. (Foto: istimewa)
Elvira Anna Siahaan / EAS Minggu, 9 Februari 2020 | 09:18 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Setiap tahun Disney Conservation Fund (DCF) rutin mendukung organisasi, baik tim maupun perorangan yang berdedikasi dan berjuang bagi komunitasnya di bidang konservasi lingkungan. Hingga saat ini, ada 50 pahlawan konservasi dari 50 negara di seluruh dunia yang ditunjuk oleh DCF sebagai pahlawan konservasi, salah satunya Ida Saparida yang berasal dari Indonesia.

Ida Saparida, atau yang lebih dikenal sebagai Ibu Ida, baru saja terpilih menjadi salah satu pahlawan DCF 2019. Dilansir dari siaran pers, Minggu (9/2), dalam kesehariannya, ia adalah ketua perajin program mata pencaharian berkelanjutan yang tinggal di sebuah desa terpencil di Kabupaten Kayong Utara, sebuah daerah di zona penyangga Taman Nasional Gunung Palung.

Ida telah menginspirasi kesadaran budaya, pembangunan berkelanjutan dan konservasi satwa liar melalui kerajinan tangan dan keterampilan menggunakan Pandanus amaryllifolius atau biasa dikenal sebagai tanaman pandan wangi. Agar para perajin dapat menggunakan sumber daya alam ini secara berkelanjutan, Ida sadar bahwa masyarakat harus aktif melestrarikan hutan agar tehindar dari deforestasi. Melihat adanya keterkaitan ini, Ida mulai mendorong para perajin dan komunitas lainnya untuk menjaga flora dan fauna hutan dengan menggunakan tanaman pandan wangi.

Perjalanan Ida bermula pada Agustus 2011, ketika program konservasi orangutan Gunung Palung (Gunung Palung Orangutan Conservation Program/ GPOCP) mengadakan sebuah pertemuan mengenai program mata pencaharian berkelanjutan di desanya untuk membahas pengembangan produk para perajin, jaringan, dan keterampilan manajemen bisnis.

"Saya tergerak bergabung dan mengikuti beberapa pelatihan dan lokakarya serta belajar bagaimana cara untuk memulai dan mengembangkan komunitas pengerajin. Berkat dukungan jaringan dari GPOCP, saya mampu mengembangkan strategi untuk meraih pembeli yang lebih luas melalui kerja sama dengan distributor swasta dan pemerintah," kata Ida. 

Pada 2019, program mata pencaharian berkelanjutan yang dicanangkan GPOCP berhasil meraih pengakuan di tingkat lokal yang dapat mempengaruhi pemerintah daerah terkait pembangunan berkelanjutan. Ida secara resmi telah ditunjuk oleh Bupati Kayong Utara sebagai anggota Dewan Kesenian Nasional Daerah (Dekranasda) Kayong Utara.

Diakui sebagai salah satu pahlawan DCF 2019, Ida terus memotivasi dan menginspirasi melalui semangat dan keberhasilannya dalam bisnis, program, dan kolaborasi, serta dukungan dari tingkat pemerintah nasional.



Sumber: BeritaSatu.com