Psikolog Tuli Pertama di Indonesia
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Grace Kurniadi

Psikolog Tuli Pertama di Indonesia

Jumat, 12 Februari 2021 | 16:27 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / IDS

Jakarta, Beritasatu.com – Grace Kurniadi, mahasiswa Program Pascasarjana Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara (Untar), berhasil lulus sebagai psikolog klinis berkebutuhan khusus pertama di Indonesia. Grace yang tuli ini melewati perjuangan tidak mudah untuk menjalani perkuliahan.

“Saya memilih pendidikan sebagai psikolog berawal dari usulan orang tua. Mereka melihat saya sering menjadi tempat bercerita bagi teman-teman di masa SMP dan SMA. Saya juga senang untuk mengamati hubungan antarmanusia,” kata Grace seperti disampaikan lewat siaran pers dari Untar yang diterima Beritasatu, Jumat (12/02/2021).

Grace mengatakan kendala yang dialami selama pembelajaran adalah kesulitan menangkap gerakan bibir khususnya dari dosen pengajar. Dia juga merasa kesulitan jika ada orang yang berbicara namun membelakanginya atau sambil berjalan, berbicara terlalu cepat, atau artikulasinya tidak jelas.

“Hal lainnya, saya kurang bisa menanggapi dengan cepat jika masuk ke dalam kelompok lebih dari empat orang,” ujar Grace.

Namun, Grace tidak pantang menyerah. Sebaliknya, ia selalu berusaha mengatasi masalah komunikasinya dengan berbicara langsung dengan dosen terkait kondisinya. Dia meminta dosennya untuk berbicara lebih perlahan agar mudah dipahami, serta merekam proses perkuliahan agar bisa diputar ulang saat berada di rumah dan memastikan tidak ada materi yang terlewat.

Grace mengatakan, tantangan selama perkuliahan harus dihadapi dengan perubahan cara berpikir dan bersikap terbuka, serta penting untuk menerima keadaan. Dia mengakui dukungan keluarga dan teman-teman telah memberinya semangat. Para dosen, ujarnya, juga bersikap profesional dan mau turun tangan langsung menjelaskan kembali materi perkuliahan di luar jam kelas.

“Untuk bisa melewati kesulitan-kesulitan tersebut, saya perlu mengubah pola pikir di dalam diri menjadi lebih positif, keterbukaan diri untuk meminta bantuan dan kemauan untuk menerima apapun keadaan diri sendiri,” ucapnya.

“Tidak dari orang tua saja, saya juga mendapatkan dorongan dari hal yang saya amati pada lingkungan teman, dosen, dan juga buku yang saya baca,” lanjut Grace.

Pilihan jurusan yang diambil Grace yaitu Pendidikan Profesi Psikolog adalah program unggulan di Untar. Dia memutuskan berkuliah di Untar salah satunya karena ada mata kuliah art therapy yang menjadi nilai tambah dari Pendidikan Profesi Psikolog di Untar.

Tidak Ada Diskriminasi

Grace berharap adanya kesempatan pendidikan inklusif di perguruan tinggi seperti di Untar bisa membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siapa pun, khususnya bagi orang dengan kebutuhan khusus. Dia berharap tidak ada diskriminasi di perguruan tinggi untuk mahasiswa berkebutuhan khusus.

Selepas kuliah, Grace bercita-cita untuk menulis buku yang bisa menginspirasi orang lain. Dia juga ingin membagikan ilmunya kepada orang yang membutuhkan, di antaranya mempelajari bahasa isyarat agar teman-teman tuli bisa mengakses layanan konseling dan dapat secara nyaman berinteraksi.

“Jadi tidak perlu menggunakan bantuan interpreter yang mungkin dapat memunculkan ketidaknyamanan pada calon klien,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Influencer yang Meraup Sukses dari Bisnis Kecantikan

Ia memasarkannya melalui akun media sosial yang ia miliki di Instagram dan TikTok.

FIGUR | 28 Januari 2021

Awalnya Diragukan, Kini Genose Jadi Andalan Deteksi Covid-19 Cepat dan Terjangkau

Saat akan melakukan uji klinis alat, Kuwat dan tim sempat mendapat penolakan dari sejumlah rumah sakit (RS) di Jawa Tengah.

FIGUR | 28 Desember 2020

Dokter Sekaligus Makeup Artist dengan Segudang Mimpi Mulia

Selain akademik, dokter Firyal juga berprestasi di bidang non akademik dengan menjadi pemenang Kartini Award 2019.

FIGUR | 18 Oktober 2020

Berkibar di Bisnis Fashion dalam Usia Muda

Bahkan, ia mendapatkan penghargaan sebagai salah satu entrepreneur Wanita Inspiratif dari Komunitas Pengusaha Medan-Jakarta.

FIGUR | 16 September 2020

Melepas ASN dan Sukses di Bimbel Khusus Kedinasan

Freddy Napitipulu meyakini bahwa sesuatu yang sudah dimulai dengan usaha dan kerja keras maka akan membuahkan keberhasilan.

FIGUR | 23 Agustus 2020

Merintis Bisnis Laris hingga Berhenti Kuliah

Septia mengatakan, ia nekad kerja sambil kuliah karena butuh biaya. Namun ia berhenti kuliah karena sibuk kerja dan sering terlambat masuk kelas.

FIGUR | 18 Agustus 2020

Kejujuran Adalah Signature

Kejujuran akan melekat dan menjadi reputasi seseorang sepanjang hidupnya.

FIGUR | 8 April 2020

Lima Dekade Setia Menjadi Sahabat Anak

Lima dekade menjadi sahabat anak Indonesia, Kak Seto Mulyadi masih punya mimpi membangun children center.

FIGUR | 3 April 2020

Berbisnis Bukan Sekadar Mencari Untung

Pebisnis sejati punya tanggung jawab moral, empati, dan nilai-nilai sosial lainnya.

FIGUR | 30 Maret 2020

Jadilah Risk Taker

Karakter risk taker dibutuhkan terutama saat dihadapkan pada dua pilihan: ingin maju atau tetap jalan di tempat.

FIGUR | 23 Maret 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS