Logo BeritaSatu

Grace Kurniadi

Psikolog Tuli Pertama di Indonesia

Jumat, 12 Februari 2021 | 16:27 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / IDS

Jakarta, Beritasatu.com – Grace Kurniadi, mahasiswa Program Pascasarjana Fakultas Psikologi Universitas Tarumanagara (Untar), berhasil lulus sebagai psikolog klinis berkebutuhan khusus pertama di Indonesia. Grace yang tuli ini melewati perjuangan tidak mudah untuk menjalani perkuliahan.

“Saya memilih pendidikan sebagai psikolog berawal dari usulan orang tua. Mereka melihat saya sering menjadi tempat bercerita bagi teman-teman di masa SMP dan SMA. Saya juga senang untuk mengamati hubungan antarmanusia,” kata Grace seperti disampaikan lewat siaran pers dari Untar yang diterima Beritasatu, Jumat (12/02/2021).

Grace mengatakan kendala yang dialami selama pembelajaran adalah kesulitan menangkap gerakan bibir khususnya dari dosen pengajar. Dia juga merasa kesulitan jika ada orang yang berbicara namun membelakanginya atau sambil berjalan, berbicara terlalu cepat, atau artikulasinya tidak jelas.

“Hal lainnya, saya kurang bisa menanggapi dengan cepat jika masuk ke dalam kelompok lebih dari empat orang,” ujar Grace.

Namun, Grace tidak pantang menyerah. Sebaliknya, ia selalu berusaha mengatasi masalah komunikasinya dengan berbicara langsung dengan dosen terkait kondisinya. Dia meminta dosennya untuk berbicara lebih perlahan agar mudah dipahami, serta merekam proses perkuliahan agar bisa diputar ulang saat berada di rumah dan memastikan tidak ada materi yang terlewat.

Grace mengatakan, tantangan selama perkuliahan harus dihadapi dengan perubahan cara berpikir dan bersikap terbuka, serta penting untuk menerima keadaan. Dia mengakui dukungan keluarga dan teman-teman telah memberinya semangat. Para dosen, ujarnya, juga bersikap profesional dan mau turun tangan langsung menjelaskan kembali materi perkuliahan di luar jam kelas.

“Untuk bisa melewati kesulitan-kesulitan tersebut, saya perlu mengubah pola pikir di dalam diri menjadi lebih positif, keterbukaan diri untuk meminta bantuan dan kemauan untuk menerima apapun keadaan diri sendiri,” ucapnya.

“Tidak dari orang tua saja, saya juga mendapatkan dorongan dari hal yang saya amati pada lingkungan teman, dosen, dan juga buku yang saya baca,” lanjut Grace.

Pilihan jurusan yang diambil Grace yaitu Pendidikan Profesi Psikolog adalah program unggulan di Untar. Dia memutuskan berkuliah di Untar salah satunya karena ada mata kuliah art therapy yang menjadi nilai tambah dari Pendidikan Profesi Psikolog di Untar.

Tidak Ada Diskriminasi

Grace berharap adanya kesempatan pendidikan inklusif di perguruan tinggi seperti di Untar bisa membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siapa pun, khususnya bagi orang dengan kebutuhan khusus. Dia berharap tidak ada diskriminasi di perguruan tinggi untuk mahasiswa berkebutuhan khusus.

Selepas kuliah, Grace bercita-cita untuk menulis buku yang bisa menginspirasi orang lain. Dia juga ingin membagikan ilmunya kepada orang yang membutuhkan, di antaranya mempelajari bahasa isyarat agar teman-teman tuli bisa mengakses layanan konseling dan dapat secara nyaman berinteraksi.

“Jadi tidak perlu menggunakan bantuan interpreter yang mungkin dapat memunculkan ketidaknyamanan pada calon klien,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Rizky Billar Tak Penuhi Panggilan Polisi

Rizky Billar tidak memenuhi panggilan polisi karena sakit. Rizky sedianya diperiksa terkait KDRT terhadap istrinya, Lesti Kejora.

NEWS | 6 Oktober 2022

KPK Tak Segan Jemput Paksa Anak dan Istri Lukas Enembe jika Mangkir Lagi

KPK menegaskan tidak akan segan menjemput paksa anak dan istri Gubernur Papua Lukas Enembe jika mereka kembali mangkir dari pemeriksaan.

NEWS | 6 Oktober 2022

Video Polisi Jilat Kue HUT TNI, Ini Respons Pangdam Kasuari

Video polisi jilat kue HUT TNI viral di medsos. Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga telah meminta maaf terkait ulah politi tersebut.

NEWS | 6 Oktober 2022

Ferdy Sambo Minta Maaf ke Keluarga Brigadir J, Kamaruddin: Itu yang Ditunggu

Ferdy Sambo meminta maaf kepada keluarga Brigadir J.  Kamaruddin Simanjuntak mengatakan, permintaan maaf itu telah ditunggu-tunggu sejak awal.

NEWS | 6 Oktober 2022

Puan Maharani Bicara Hubungan Harmonis RI-Rusia

Ketua DPR Puan Maharani berbicara mengenai hubungan harmonis RI dan Rusia yang terbangun selama 70 tahun.

NEWS | 6 Oktober 2022

Polisi Akan Tanyakan Penyebab Rizky Billar Lakukan KDRT

Polisi menegaskan bakal menanyakan apa yang jadi penyebab artis Rizky Billar tega melakukan KDRT terhadap Lesti Kejora secara berulang.

NEWS | 6 Oktober 2022

Polisi Akan Gelar Perkara untuk Tetapkan Rizky Billar sebagai Tersangka

Polisi bisa saja langsung menggelar perkara untuk menetapkan Rizky Billar sebagai tersangka dalam kasus KDRT terhadap istrinya, Lesti Kejora.

NEWS | 6 Oktober 2022

Golkar Pastikan Akbar Tandjung Konsisten Menangkan Airlangga Hartarto

Partai Golkar meyakini Akbar Tandjung konsisten memenangkan Airlangga Hartarto sebagai calon presiden Golkar di Pilpres 2024.

NEWS | 6 Oktober 2022

KPK Benarkan Blokir Rekening Istri Lukas Enembe untuk Penyidikan

KPK membenarkan telah memblokir rekening istri Gubernur Papua Lukas Enembe, Yulce Wenda.

NEWS | 6 Oktober 2022

Wapres Ma'ruf Amin Dorong Pengembangan Agroeduwisata

Wapres Ma'ruf Amin mendorong pengembangan agroeduwisata di Indonesia. Wisata itu perlu diperbanyak untuk menumbuhkan minat masyarakat

NEWS | 6 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Daftar Korban Meninggal Kanjuruhan


# Jilat Kue HUT TNI


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Rizky Billar Tak Penuhi Panggilan Polisi

Rizky Billar Tak Penuhi Panggilan Polisi

NEWS | 8 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings