Studi: The Simpsons Turut Mendorong Keterbukaan Kaum Gay

Studi: The Simpsons Turut Mendorong Keterbukaan Kaum Gay
The Simpsons. ( Foto: TV3.co.nz )
Kamis, 4 Juli 2013 | 04:52 WIB

Berlin - Sebuah hasil studi terbaru menyimpulkan bahwa serial kartun The Simpsons ternyata punya pengaruh cukup besar dalam perkembangan kaum gay, khususnya di Amerika Serikat (AS). Serial itu juga disebut telah mengubah persepsi tentang homoseksualitas dalam beberapa dekade terakhir, lewat penggambaran positif dari hubungan sesama jenis.

Studi yang dilakukan oleh seorang pustakawan Jerman bernama Erwin In het Panhuis itu ditampilkan dalam buku "Behind the Gay Laughter: Homosexuality in The Simpsons". Di dalamnya, In het Panhuis mencoba melakukan analisa terhadap 490 adegan, sekaligus 70 karakter gay yang diketahui muncul dalam serial yang tayang pertama kali pada 1989 itu.

Sebagaimana dikutip dari media Jerman, The Local, In het Panhuis mencatat bahwa dengan menampilkan karakter dan skenario tentang gay, The Simpsons telah berupaya menghilangkan stigma negatif. Sebagai contoh, menurut In het Panhuis, adalah ketertarikan karakter Smithers kepada bosnya, Mr Burns, yang dijadikan cerita berkelanjutan.

In het Panhuis juga mencatat, karakter Homer Simpson sendiri bahkan sudah menampilkan adegan mencium karakter lelaki lainnya sebanyak lebih dari 50 kali sepanjang masa tayang serial tersebut. Lebih dari itu, pada 2005, The Simpsons juga menjadi film kartun pertama yang menampilkan episode khusus mengenai pernikahan sesama jenis.

"Hasilnya, The Simpons yang menampilkan tipikal orang Amerika ke hadapan jutaan audiens, justru juga menyodorkan pikiran terbuka terhadap imej gay dan lesbian," ungkap sebuah sinopsis buku ini di situs internet.

"Kendati memiliki kelemahan dalam (penampilan) stereotip, sebuah penanganan isu homoseksualitas yang cerdas, fair dan juga menghibur, bisa disimak dalam The Simpsons," tulis keterangan itu lagi.

 

Sumber: Huffington Post