Ralph Breaks the Internet Bertahan di Puncak Box Office

Ralph Breaks the Internet Bertahan di Puncak Box Office
Ralph Breaks the Internet ( Foto: Disney )
Dina Fitri Anisa / JAS Senin, 3 Desember 2018 | 09:10 WIB

Los Angeles - Mendekati akhir tahun, film animasi kerap menguasai tangga film terlaris. Hal ini dibuktikan saat, Ralph Breaks the Internet, animasi tiga dimensi produksi Disney kembali mendulang kesuksesan di tangga box office.

Pada minggu kedua, film ini berhasil meraup US$ 25,7 juta (Rp 367,5 miliar), meskipun pendapatan tersebut terjun bebas 54,2 persen dari minggu pertama. Pun demikian, jika ditotal dari dua minggu lalu, Ralph Breaks the Internet, sudah berhasil mengumpulkan pendapatan kotor senilai US$ 119,2 juta (Rp 1,7 triliun).

Melihat pendapatan dalam jangkauan di 4.017 layar kawasan domestik, Disney sudah bisa menghela napas lega. Pasalnya, untuk membuat film animasi yang berdurasi 120 menit ini, ternyata sudah memakan biaya yang cukup banyak yaitu, US$ 175 juta (Rp 2,5 triliun). Dengan pendapatan domestik saja, kesempatan modal awal untuk didapat kembali sangat terbuka lebar.

Belum lagi melihat seberapa besar penantian penggemar Ralph Breaks the Internet di belahan dunia lain, yang telah menunggu enam tahun dari sekuel pertamanya, Wreck it Ralph. Meski tidak terlalu besar, pendapatan selama penayangan di 18 pasar internasional telah mencapai angka US$ 87,7 juta (Rp 1,2 triliun), dipimpin Tiongkok dengan angka US$ 19,5 juta.

Pasar Indonesia sendiri, film ini mendapatkan keuntungan kotor sekitar US$ 1,3 juta (Rp 18,5 miliar). Bila dibandingkan dengan jawara film box office di Indonesia pada periode tersebut, yaitu Suzzanna Bernapas dalam Kubur, tentu sangat jauh. Pendapatan kotor Suzzanna mampu mengungguli pendapatan dengan kisaran Rp 101 miliar, dalam hitungan 2,9 juta penonton dikali harga tiket Rp 35.000.

Ralph Breaks the Internet berkisah tentang adanya kehidupan di dalam sirkuit komputer. Ralph (diisi suara oleh John C Reilly) adalah karakter penjahat video gim yang ingin pindah haluan jadi pahlawan dalam film pertama.

Dalam film kedua, Ralph berkawan dengan Vanellope (Sarah Silverman). Mesin gim arcade Sugar Rush yang mereka tempati rusak, membuat keduanya harus menjelajahi internet dengan menumpang router Wi-Fi untuk menyelamatkan dunia mereka.

Selain Reilly, Silverman, serta Alan Tudyk dari film pertama, Ralph Breaks the Internet turut dibintangi beberapa aktor top seperti Gal Gadot, Taraji P Henson, Alan Tudyk, dan Alfred Molina.

Selanjutnya, masih ditempati oleh film keluarga menjelang natal, yaitu, Dr. Seuss' The Grinch (2018) yang sudah empat pekan menetap di peringkat lima besar box office. Walau sudah lama tayang, masih banyak warga Amerika Utara yang tertarik menonton film animasi garapan Yarrow Cheney dan Scott Mosier.

Alhasil, film ini bisa meraih US$ 17,7 juta (Rp 235 miliar), turun sekitar 41,7 persen dari minggu sebelumnya. Sedangkan untuk total pendapatan kotor domestik, film ini ternyata sudah berhasil mengumpulkan sekitar US$ 203,5 juta (Rp 2,9 triliun), menjadi film terlaris periode Natal nomor tiga sepanjang masa setelah Home Alone (1990) dan How the Grinch Stole Christmas (2000).

Kemudian di posisi tiga terakhir adalah Creed II, yang pada sempat menjadi runner up dua pekan lalu. Film yang diperankan oleh Michael B Jordan ini berhasil meraup US$ 16,3 juta (Rp 233,1 miliar, dengan total pendapatan kotor US$ 81,1 juta (Rp 1,1 triliun).

Pundi keuntungan film ini terus meningkan secara signifikan, mengingat ulasan baik yang diberikan para kritikus. Creed II dapat skor 83 persen di Rotten Tomatoes dengan nilai rata-rata 6,8 dari 10 poin.

Berikut 10 film box office Amerika Utara pada pekan lalu:

1. Ralph Breaks the Internet – US$ 25,7 juta

2. The Grinch – US$ 17,7 juta

3. Creed II – US$ 16,8 juta

4. Fantastic Beasts: The Crimes of Grindelwald – US$ 11,2 juta

5. Bohemian Rhapsody – US$ 8,1 juta

6. Instant Family – US$ 7,1 juta

7. The Possession of Hannag Grace – US$ 6,5 juta

7. Robin Hood – US$ 4,7 juta

8. Widows – US$ 4,4 juta

9. Green Book – US$ 3,9 juta

10. A Star is Born – US$ 1,9 juta



Sumber: Box Office
CLOSE