Pejuang "Endgame" Kalahkan Kantuk Demi Nonton Jam 5 Pagi

Pejuang
Cinemaxx Maxxboxx Lippo Village menggelar nonton bareng Avengers: End Game, Karawaci, Rabu 24 April 2019. Penayangan Perdana Avengers : End Game di Indonesia mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. ( Foto: BeritaSatu Photo / Emral Firdiansyah )
Dina Fitri Anisa / IDS Rabu, 24 April 2019 | 14:22 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Penayangan film blockbuster dunia, Avengers: EndGame semakin ramai di hari perdananya hadir di bioskop, Kamis (24/4/2019). Di Indonesia sendiri, beragam aksi rela dilakukan para penggemar berat Marvel Fan demi mendapat kesempatan pertama menyaksikan film yang paling dinantikan ini.

Salah satu yang masih hangat diperbincangkan adalah, jadwal tayang Cinemaxx Indonesia yang dimulai dari pukul 05.00 pagi. Selain itu, penayangan berlangsung selama 24 jam, dari Rabu (24/4/2019) hingga Kamis (25/4/2019). Bagi masyarakat awam, kehebohan ini pasti dianggap tidak wajar. Namun, bagi para pejuang EndGame, program yang diberi nama Endgame – Game On! Nonstop 24 Hours Avengers ini adalah sebuah terobosan yang luar biasa dari industri perbioskopan Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh admin dari akun Instagram @infohobbies, Steve Fanes (37). Ia menceritakan, menonton film kesayangan di jam 05.00 pagi merupakan hal yang langka baginya. Terlebih, saat dirinya dan para pejuang lainnya, terlihat memiliki semangat yang menggebu saat menyerbu Cinemaxx di Istana Plaza Bandung.

“Pengalaman sangat baru dan tidak biasa tentunya. Pagi-pagi harus terpaksa bangun, melihat orang-orang kucek mata, bawa pasangan yang merias diri seadanya. Ada juga pasangan yang cowoknya seneng, tetapi ceweknya cemberut,” ungkapnya saat dihubungi Beritasatu.com, Kamis (24/4/2019).

Ia pun menambahkan alasan mengapa dirinya rela membeli tiket dan menonton Avengers: EndGame di waktu yang terbilang sangat pagi.

“Yang pasti saya ingin jadi yang pertama kali merasakan langsung film yang ditunggu-tunggu fans Marvel Cinematic Universe (MCU) karena ini telah memasuki edisi satu dekade. Saya jadi bisa tahu berbagai kejutan yang ada di film tanpa baca review orang atau para pembocor (spoiler),” ungkap Steve yang merasa dirinya kini seperti Doctor Strange, mampu melihat lebih dulu nasib para jagoan Marvel.

Kisah pejuang EndGame di Bandung rupanya juga serupa dengan para pejuang-pejuang di ibu kota. Ardika Prasetya (24) adalah salah satunya. Karyawan di sebuah perusahaan swasta ini telah membulatkan diri untuk menonton EndGame dari jauh-jauh hari. Ia pun mengaku rela bangun dari pukul 03.30 pagi untuk berangkat ke Cinemaxx, Plaza Semanggi. Setelah film berakhir, ia lantas melanjutkan perjalanannya ke kantor untuk bekerja.

“Untuk menyiasati kantuk, kemarin setelah pulang kantor saya istirahat lebih awal, sekitar jam 10.00 malam. Buat saya itu waktu tidur yang cukup. Khusus film ini, saya anti-mager (malas gerak) dan tidak merasa kapok sama sekali, karena ini menjadi pengalaman tersendiri bagi saya,” ceritanya yang berhasil menerobos cuaca yang cukup dingin di perjalanan.

Tujuannya pun tetap sama. Ardika ingin menghindar dari bocoran atau spoiler yang ‘gentayangan’ di media sosial. Tidak ingin perjuangannya ini sia-sia, ia pun mengimbau masyarakat yang sudah menonton duluan untuk tidak menyebarkan spoiler.

Tidak hanya para lelaki saja, ternyata juga banyak perempuan yang rela sejak pagi tadi telah mengantri untuk menonton EndGame. Salah satunya adalah Novia (23) yang menyempatkan pergi seorang diri untuk menonton film garapan duo sutradara Anthony Russo dan Joe Russo ini di CGV Pacific Place.

Novia memilih untuk membeli tiket di jadwal penayangan pertama, yaitu pada pukul 06.00 pagi. Ia memilih jam itu karena rasa kantuk dan malasnya kalah dengan semangat menonton para idola di layar lebar.

“Dari rumah berlokasi di Jakarta Timur, aku berangkat sekitar pukul 05.00 untuk nonton film ini. Aku tidak kapok, walaupun beli tiketnya agak susah. Setelah selesai nonton jam 09.00 pagi, aku langsung jalan ke kantor yang hanya berjarak 15 menit dari lokasi. Jadi merasa senang banget, anti-spoiler,” ungkapnya.

Tiket Ludes

Seperti yang diberitakan sebelumnya, animo penggemar setia MCU di Indonesia sangatlah tinggi. untuk itu beberapa jaringan bioskop di Indonesia memutar otak untuk mengakomodir permintaan para konsumen. Terbukti, Public Relations and Event Executive Cinemaxx, Kelvin Jameson Widjaja mengatakan penayangan yang berlangsung pada pukul 05.00 pagi di 13 lokasi, hampir semuanya ludes terjual.

Beritasatu.com juga sempat menghubungi salah satu staf di jaringan bioskop XXI, Akbar yang memantau pembelian tiket di XXI Metropole. Ia mengatakan, mulai dari 24 sampai 28 April, semua kursi premiere di setiap jam sudah habis terjual.



Sumber: Suara Pembaruan