Sineas Adi Putra Ajak Peduli Lingkungan Lewat Film Green Religion

Sineas Adi Putra Ajak Peduli Lingkungan Lewat Film Green Religion
Sineas Adi Putra. ( Foto: istimewa )
Chairul Fikri / CAH Jumat, 17 Januari 2020 | 10:08 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Banjir yang terjadi di Jabodetabek pada awal Januari lalu menginspirasi sineas muda Indonesia, Adi Putra membuat sebuah film pendek berjudul Green Relgion. Film nya mencoba mengingatkan masyarakat lewat akan pentingnya menjaga kebersihan dan lingkungan.

"Film Green Relgionini memang awalnya berawal dari keprihatinan saya terhadap musibah terutama musibah bajir yang terjadi di Indonesia selama ini. Dari film ini saya berusaha mengingatkan masyarakat tentang peran agama dan juga pemuka agama yang bicara tentang isu lingkungan dalam dakwahnya. Belakangan masyarakat sudah tidak lagi memperdulikan peran agama saat berbicara tentang bagaimana kita melestarikan dan menjaga lingkungan. Padahal dalam agama hal-hal itu juga dibicarakan. Tentang bagaimana Islam dan agama yang lain berbicara bagaimana manusia menjaga lingkungannya agar tidak menjadi korban musibah yang terjadi," ungkap Adi  Putra saat ditemui di Jakarta, belum lama ini.

Ditambahkan Adi, kegelisahan yang dirasakan selama ini berusaha dituangkannya dalam sebuah film yang digarapnya bersama sahabatnya Ade Kurniadhi smasa dirinya masih duduk di bangku SMA.

Dia berharap lewat film ini masyarakat bisa belajar untuk mengatasi musibah yang terjadi khususnya banjir. "Saya berharap masyarakat kembali mendengarkan nasehat para pemuka agama kita tentang bagaimana agama menyikapi masalah yang terjadi di lingkungan dan alam," tandasnya.

Dalam film Green Religion, Adi Putra dan sahabatnya mewawancarai seorang tokoh muslim yakni (alm) Ustaz Jefri Al Buchori ketika masih hidup. Selain itu ada pula beberapa tokoh pemuka agama lain yang juga menyampaikan pendapatnya tentang bagaimana agama menyerukan untuk memelihara kebersihan dan menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, menjaga ekosistem alam dan tidak merusak alam.

"Saya berharap melalui film yang saya putar kembali ini masyarakat bisa kembali kepada agama. Dimana agama melalui kitab sucinya yang disampaikan oleh pemuka agama juga punya peran besar untuk memberikan pengetahuan dan pendidikan kepada masyrakat tentang bagaimana agama menjawab masalah alam," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com