Kresna Perluas Bisnis ke Industri Kreatif

Kresna Perluas Bisnis ke Industri Kreatif
(kiri ke kanan): Rene Ishak (Producer Satria Dewa Gatotkaca dan Pemilik Satria Dewa Studio), Triawan Munaf, Michael Steven (Founder and CEO Kresna Group, dan Executive Producer Satria Dewa Gatotkaca), Wishnutama (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Erick Thohir (Menteri BUMN), Francis Wanandi (Executive Producer Satria Dewa Studio) dan Teten Masduki (Menteri Koperasi dan UMKM). ( Foto: Dok )
Thereis Kalla / WBP Minggu, 26 Januari 2020 | 21:28 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Kresna Pictures, bagian dari Kresna Group, secara resmi mengumumkan investasinya di film Satria Dewa Gatotkaca, karya Satria Dewa Studio, pemegang intellectual property rights (IPR) di Indonesia.

Founder dan CEO Kresna Group Michael Steven mengungkapkan, investasi ini diharapkan dapat menjadi langkah kuat bagi Kresna Group untuk memperluas jangkauannya ke industri kreatif Tanah Air.

“Kami juga berkomitmen untuk membuat Satria Dewa Gatotkaca sebagai film yang bisa mengembalikan serta meningkatkan rasa cinta masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda, terhadap kisah legenda Tanah Air, yang dikemas dengan lebih modern agar relevan dengan realita saat ini,” kata Michael dalam keterangan resminya, Minggu (26/1/2020).

Sebagai gebrakan awal Satria Dewa Gatotkaca, digelar acara bertajuk "Gatot Kaca Takeoff" pada 23 hingga 26 Januari 2020 di Mall Kota Kasablanka, Jakarta dengan merilis beragam merchandise, untuk memperkenalkan jagat raya Satria Dewa GatotKaca dan ekosistemnya kepada pencinta film Indonesia. Tidak hanya merchandise, sutradara, pemain, motion comic, game e-sport, website, serta kostum hasil karya asli Indonesia juga dirilis dalam acara ini.

Secara singkat, film Satria Dewa Gatotkaca adalah film keluarga yang ceritanya diambil dari salah satu tokoh pewayangan Gatot kaca, seorang keturunan Pandawa yang terlahir sebagai manusia jelata, yang harus kehilangan segalanya untuk menyelamatkan semua. 



Sumber: Investor Daily