Oscar 2020

Sutradara Korea Bong Joon-ho Ukir Sejarah Baru di Hollywood

Sutradara Korea Bong Joon-ho Ukir Sejarah Baru di Hollywood
Bong Joon-ho , sutradara asal Korea Selatan berhasil mengukir sejarah baru di industri perfilman Hollywood, karena terpilih sebagai Sutradara Terbaik Oscar 2020. ( Foto: AFP / Mark Ralston )
Dina Fitri Anisa / EAS Senin, 10 Februari 2020 | 12:26 WIB

Los Angeles, Beritasatu.com - Nama Bong Joon-ho, sutradara asal Korea semakin meroket. Pria ini berhasil mengukir sejarah baru di industri perfilman Hollywood, dengan merebut piala kemenangan di kategori Sutradara Terbaik di ajang penghargaan bergengsi Academy Award 2020 (Oscar). 

Dalam kemenangannya ini ia berhasil menyingkirkan sederet sutradara tersohor. Mereka adalah Quentin Tarantino (Once Upon a Time in Hollywood), Tod Phillips (Joker), Martin Scorsese (The Irishman), dan Sam Mendes (1917).

Selama pidatonya, Bong memberikan penghormatan kepada masing-masing calon rekannya. Ia mengungkapkan keinginan seandainya saja trofi kemenangan bisa dibagi menjadi lima bagian untuk diberikan kepada semua pembuat film.

"Ketika saya masih muda dan belajar sinema, ada pepatah yang tersimpan jauh ke dalam hati saya, yaitu, sesuatu yang paling pribadi adalah yang paling kreatif. Kutipan itu adalah pesan yang saya selalu ingat dari Martin Scorsese. Ketika saya masih di sekolah, saya mempelajari film-film Martin Scorsese. Tidak membayangkan menjadi pemenang, dicalonkan menjadi nominasi saja adalah suatu kehormatan besar,” kata Bong yang emosional di atas panggung.

Bong Joon-ho sudah lama terdeteksi piawai dalam membuat film berkualitas gila. Bahkan Hollywood pun mengakui tangan midasnya dalam membuat film menjadi mahakarya. Beberapa karya yang pernah ia buat berjudul Memories of Murder (2003), Mother (2009), Snowpiercer (2013), dan Okja (2017).

Pun demikian, tidak jarang pula orang-orang di AS yang enggan menonton karyanya. Namun, ada satu sutradara, Quentin Tarantino yang selalu meluangkan waktu untuk menonton filmnya. Mendengar ucapan terima kasih tersebut, pembuat film Once Upon a Tim in Hollywood memberikan senyum lebar dan tepuk tangan.

"Kalian, Todd Phillips dan Sam Mendes, sutradara hebat yang saya kagumi. Jika Akademi mengizinkan, aku ingin mendapatkan gergaji, aku akan membagi trofi Oscar ini menjadi lima dan membaginya dengan kalian semua,” tutur pria kelahiran 14 September 1969 ini.

Dalam keseharian, Bong tumbuh di ekosistem kesenian keluarganya. Ayahnya seorang desainer, sedangkan kakeknya adalah penulis kawakan di Korea. Bong memutuskan untuk menjadi sutradara kala masih SMP. Di akhir 1980-an ia adalah mahasiswa yang bergiat di klub film Yonsei University.

Meskipun Bong muda kuliah di jurusan sosiologi, tetapi kecintaanya pada dunia film membuat Bong kenyang melahap film-film dari sutradara Edward Yang, Hou Hsiao-hsien, dan Shohei Imamura. 



Sumber: Suara Pembaruan