Dampak Corona, Film “Djoerig Salawe” Tunda Gala Premiere

Dampak Corona, Film “Djoerig Salawe” Tunda Gala Premiere
Film Djoerig Salawe (Foto: istimewa)
Irawati D Astuti / IDS Selasa, 17 Maret 2020 | 16:02 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Wabah pandemi corona berdampak pada segala sendi kehidupan. Tak hanya bidang kesehatan, ekonomi, dan pendidikan saja yang terdampak. Dunia film pun ikut kena imbasnya.

Di Hollywood sejumlah film terpaksa ditunda penayangan perdananya. Di Indonesia hal yang sama juga terjadi. Salah satunya adalah film horor “Djoerig Salawe”. Premiere atau pemutaran perdana film produksi MBK Pictures itu ditunda untuk menghindari persebaran corona.

Acara gala premiere “Djoerig Salawe” semestinya berlangsung pada Rabu (18/3/2020), pukul 19.00 WIB, di Studio Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta. Rencananya, acara akan dihadiri oleh sebanyak 800 penonton yang meliputi media, partner, undangan khusus, tim produksi, maupun pemain film.

“Mengingat situasi yang tidak kondusif dan sebagai bentuk dukungan atas kebijakan pemerintah yang menyarankan agar menunda kegiatan atau acara yang mengumpulkan massa dalam jumlah besar, kami memutuskan untuk menunda gala premiere film ini. Kebijakan memutus rantai penyebaran virus corona, juga sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap kasus-kasus penyebaran virus di ruang publik kami lakukan. Penundaan acara Gala Premiere merupakan bentuk keprihatinan atas merebaknya virus corona,” demikian isi siaran pers yang diterima Beritasatu, Selasa (17/3/2020).

Sebelumnya, sederet acara nonton bareng telah digelar produser di daerah-daerah seperti Karawang, Cikampek maupun Bandung, termasuk happening art dan gimmick promosi selama tiga minggu terakhir di kawasan Asia-Afrika, Bandung.

Sedikitnya 2.200 penonton di Karawang dan Cikampek, Jawa Barat sudah menghadiri acara nonton bareng film “Djoerig Salawe” yang dijadwalkan rilis pada 26 Maret 2020. Film tersebut dibintangi oleh sederet aktor kawakan seperti Joe P Project, Fico Fahreza, Aming, Ben Kasyafani, Nadine Alexandra, Anyun, Babe Cabita, Dimas Andrean, Mega Carefansa, Gabriella Desta, Inggrid Widjanarko, Mongol, dan Candil.

“Mengenai jadwal acara gala premiere, kami akan informasikan lebih lanjut. Pertimbangan bahwa menunggu situasi lebih kondusif dan memungkinkan merupakan pilihan tersulit yang harus diambil. Kami berharap pihak-pihak terkait acara gala premiere, bisa memahami penundaan acara. Selanjutnya langkah penundaan ini bisa menjadi pemahanan bersama bahwa merebaknya virus corona menjadi keprihatinan kita bersama,” tutur pihak MBK Pictures menutup siaran persnya.

Film "Djoerig Salawe" berkisah tentang dua jawara desa - Adang dan Asep, yang bersaing menjadi calon lurah. Meskipun Adang menang, ia malah bangkrut dan ditinggal istri. Sementara Asep justru makin kaya raya, bahkan mampu melunasi utang Adang.

Dari cerita Ujang, Adang tahu bahwa Asep mendapatkan kekayaan melalui dukun Rojan. Adang pun meminta Rojan, cara memenangkan judi togel. Rojan menyanggupi setelah Adang menawarkan jabatan wakil lurah.

Warga desa pun gempar ketika teror setan pocong merebak. Tak hanya pocong, muncul babi ngepet dan tuyul yang menjadi pertanda bahwa ada warga yang memelihara memedi untuk mendapatkan kekayaan.



Sumber: BeritaSatu.com