Kolaborasi Malaysia dan Indonesia Hadirkan Dua Serial Film Berkualitas

Kolaborasi Malaysia dan Indonesia Hadirkan Dua Serial Film Berkualitas
Film serial "Do[s]a" kolaborasi antara Indonesia dan Malaysia yang dibintangi oleh Roy Marten, tayang di Goplay. (Foto: SP/Dina Fitri Anisa / isimewa)
Dina Fitri Anisa / EAS Minggu, 28 Juni 2020 | 22:27 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Dua film serial kolaborasi antara Indonesia dan Malaysia kembali hadir di platform video on demand, yakni Do[s]a dan Sembilan. Dua serial beda genre ini dihadirkan oleh Goplay dan Astro untuk meramaikan Festival Film dan Serial Online.

VP Marketing GoPlay Sasha Sunu, dilansir dari siaran pers kepada Suara Pembaruan, Minggu (28/6/2020) mengatakan, Do[s]a dan Sembilan merupakan bukti industri film Indonesia memiliki kualitas internasional serta mumpuni.

“Kami berharap pengguna GoPlay terhibur melalui akting dan sinematografi yang memukau. Lewat serial ini penonton bisa menemukan kisah-kisah seru serta mencekam yang disukai,” terang Sasha Sunu.

Serial Do[s]a dengan genre aksi ini bercerita tentang masa lalu yang kembali menghantui Latif (Datuk M Nasir), seorang guru silat yang bermukim di Kuala Lumpur bersama empat anaknya. Setelah penculikan putrinya, ketiga putranya berkemas dan pergi ke Jakarta untuk membawa adik perempuan mereka kembali.

Do[s]a disutradarai Ifa Isfansyah yang dikenal melalui karya-karyanya seperti Laskar Pelangi (2008), Garuda di Dadaku (2019), Sang Penari (2011), dan Tunnel (2019).

Do[s]a yang terdiri dari delapan episode ini menampilkan Datuk M Nasir, Roy Marten, Reuben Elishama, Remy Ishak, Hisham Hamid, dan juga mendiang Ashraf Sinclair.

Berbeda genre dengan Do[s]a, serial Sembilan adalah ditampilkan dengan warna horor-thriller dengan kolaborasi para pemain terkenal asal Malaysia dan Indonesia. Disutradarai oleh Razaisyam Rashid, Sembilan juga digarap oleh Datuk Khairul Anwar Salleh sebagai produser eksekutif.

Serial horor-thriller ini bercerita tentang seorang pelacur bernama Rimbun (Atiqah Hasiholan) yang melahirkan bayi laki-laki bernama Taduh. Suatu hari, Taduh (Bima Azriel) tiba-tiba menghilang tanpa jejak. Setelah sembilan tahun menghilang secara misterius, semua orang dikejutkan oleh kemunculan kembali si bocah.

Para pemain Indonesia dalam serial 10 episode ini termasuk Atiqah Hasiholan, Bima Azriel, Endhita Wibisono, dan Roy Marten, bersama dengan aktor dan aktris terkenal Malaysia Beto Kusyairy, Luqman Hafids, dan Sara Ali.



Sumber: BeritaSatu.com