Logo BeritaSatu
Home > Fokus > Indonesia di Mata 3 Raksasa Asia

Jokowi Bawa Banyak Oleh-oleh dari Lawatan Tiga Negara

Selasa, 2 Agustus 2022 | 13:41 WIB
Oleh : Surya Lesmana / Heru Andriyanto

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja menyelesaikan kunjungan resmi ke tiga negara, Tiongkok, Jepang dan Korea Selatan dari 26 hingga 28 Juli 2022. Langkah Presiden melangsungkan tur ke tiga negara di Asia Timur ini ternyata mendapat pujian dari mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak.

Ia menilai, tur Jokowi ke tiga negara tersebut terutama ke Tiongkok untuk bertemu Presiden Xi Jinping merupakan bentuk dari diplomasi teladan.

Melalui unggahannya di media sosial Facebook, Najib menganggap Indonesia, yang tengah maju secara ekonomi, terus melakukan langkah proaktif mendekati negara-negara strategis terkait kerja sama perdagangan dan investasi.

Tiongkok merupakan mitra perdagangan besar dan utama, di mana Indonesia bisa menerima keuntungan besar dalam bisnis sawit, infrastruktur, ekonomi digital, dan berbagai investasi dari Tiongkok.

"Itu merupakan satu dari beberapa alasan utama kenapa saya menjaga dan memperkuat hubungan kita dengan pemimpin negara lain kalau saya menjabat sebagai perdana menteri," tutur Najib.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menegaskan, kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan selain untuk mempererat kerja sama bilateral dengan masing-masing negara Asia Timur itu, juga untuk menggalang dukungan bagi kepresidenan Indonesia di forum internasional.

Menurut Retno, kunjungan Presiden Jokowi diklaim telah berhasil memperkokoh kerja sama ekonomi. Kerja sama yang dibangun indonesia selalu berdasarkan kerja sama terbuka, inklusif, dan saling menguntungkan.

"Kepercayaan pemerintah dan swasta dari tiga pemerintah tersebut terhadap stabilitas politik dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia sangat kuat," kata Retno.

Retno mengatakan, di tengah situasi dunia yang dipenuhi rivalitas, Indonesia sebaliknya justru memperkuat rajutan persahabatan dan kerja sama konkret dengan negara-negara di dunia.

Retno meyakini, kunjungan Jokowi ke tiga negara ini akan memperkuat dukungan bagi presidensi Indonesia terutama semua persiapan yang terkait dengan KTT G-20. Acara puncak pertemuan G-20 akan digelar di Bali pada akhir tahun ini.

Selain itu, Retno melihat, kunjungan Presiden Jokowi ke Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan akan mendukung keketuaan Indonesia di Perhimpunan Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) pada tahun depan. Ketiga negara itu merupakan mitra strategis ASEAN.

"Indonesia ingin terus memperkuat ASEAN, menjadikan ASEAN relevan dan matters tidak hanya bagi masyarakat ASEAN, namun juga dunia," imbuh Retno.

Poros Maritim
Dalam pertemuan Jokowi atas undangan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada Selasa (26/7/2022), kedua pemimpin sepakat memperkuat kerja sama ekonomi antar kedua negara.

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, yang turut mendampingi Jokowi dalam pertemuan itu menyampaikan, Tiongkok berkomitmen meningkatkan kerja sama ekonomi hijau. Bentuk kerja samanya antara lain melalui pembangunan Green Industrial Park di Kalimantan Utara, pun peningkatan impor produk pertanian Indonesia.

Jokowi dan Xi Jinping juga memastikan sejumlah kesepakatan lain yaitu, pembaruan Nota Kesepahaman (MoU) Sinergi Poros Maritim Dunia dan Belt Road Initiative, MoU Kerja sama Pengembangan dan Penelitian Vaksin dan Genomika, MoU Mengenai Pembangunan Hijau, Pengaturan Kerja sama Kelautan, Protokol mengenai ekspor nanas Indonesia, Pengaturan Kerja Sama Pertukaran Informasi dan Penegakan Pelanggaran Kepabeanan, dan Rencana Aksi Kerja Sama Pengembangan Kapasitas Keamanan Siber dan Teknologi.

Grafis Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Asia Timur (Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan).
Grafis Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Asia Timur (Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan).

Selain bertemu Xi Jinping, Jokowi berkesempatan bertemu Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang. Dalam pertemuan keduanya, Tiongkok menyatakan niat untuk mengimpor 1 juta ton minyak sawit dan CPO dari Indonesia, dan melanjutkan proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung yang sempat tertunda.

Latihan Militer
Setelah Tiongkok, rombongan Presiden Jokowi bertolak ke Jepang pada Rabu (27/7/2022). Dalam lawatannya ke Jepang, Jokowi bertemu dengan Perdana Menteri Fumio Kishida.

Jokowi dan Kishida sepakat memperkuat hubungan kedua negara. Jokowi juga secara langsung mengundang Kishida untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 yang berlangsung di Bali pada November. Tak hanya itu, Jepang menegaskan bahwa negaranya akan bergabung dalam latihan militer gabungan Garuda Shield yang dijadwalkan pada Agustus.

Sebagaimana diberitakan Reuters, latihan Garuda Shield ini juga akan melibatkan pasukan Amerika Serikat dan Australia.

Media Jepang NHK melaporkan, negara itu juga menyatakan kesiapan mereka menyediakan sejumlah kapal patroli untuk memperkuat pasukan pertahan Indonesia. Kishida mengatakan Jepang bakal membantu meningkatkan patroli maritim RI. Meski begitu, mereka tak menyebutkan rincian lebih lanjut terkait jumlah persis kapal yang disediakan.

Dari segi ekonomi, Jepang menyatakan kesiapan mereka untuk meminjamkan dana senilai 43,6 miliar yen atau Rp 4,7 triliun kepada Indonesia untuk membangun proyek infrastruktur. Selain itu, Jokowi meminta Jepang untuk mendukung penurunan tarif beberapa produk ekspor Indonesia, seperti tuna, pisang, dan nanas. Jokowi juga meminta akses pasar untuk produk mangga dari Indonesia.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan kehormatan Presiden Japan-Indonesia Association, Fukuda Yasuo, di Salon Room, Imperial Hotel, Tokyo, Jepang, Rabu, 27 Juli 2022.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan kehormatan Presiden Japan-Indonesia Association, Fukuda Yasuo, di Salon Room, Imperial Hotel, Tokyo, Jepang, Rabu, 27 Juli 2022.

Jokowi dan Kishida juga sepakat mempercepat penyelesaian proyek pembangunan kerja sama kedua negara di Indonesia. Beberapa proyek itu antara lain MRT Jakarta North-South Fase II dan East-West Fase I, Kawasan Industri Papua Barat, dan perluasan Pelabuhan Patimban dan Jalan Tol Akses Patimban.

Tak hanya itu, Jokowi juga sempat melakukan pertemuan dengan petinggi perusahaan besar. Sebut saja seperti, Toyota Motor Group Corp, Sojitz Corp, Mitsubishi Group Corp, Denso Corp, Sharp Corp, Inpex Corp, hingga Kansai Electronic Power. Dalam pertemuan tersebut, Jokowi berhasil mengantongi komitmen investasi senilai US$ 5,7 miliar atau setara Rp 85 triliun dari perusahaan Jepang, mulai dari Toyota, Sojitz, Mitsubishi, Denso, Inpex, dan Sharp.

Pembangunan IKN
Dari Jepang, Presiden Jokowi melanjutkan perjalanan ke Korea Selatan (Korsel) pada Kamis (28/7/2022). Di Korsel, Jokowi bertemu dengan Presiden Yoon Suk-yeol.

Seusai pertemuan, Presiden Korsel menegaskan, kedua negara bertekad melanjutkan kerja sama pembuatan jet tempur KF-21 Boramae. Selain itu, Jokowi dan Yoon menandatangani amendemen nota kesepahaman (MoU) terkait pemindahan dan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

"Hal ini akan menjadi fondasi bagi perusahaan Korea Selatan untuk berkontribusi besar pada pembangunan infrastruktur, sistem pemerintah berbasis elektronik atau smart city di ibu kota baru di Indonesia," kata Yoon.

Jokowi menyatakan Indonesia dan Korsel telah memulai kerja sama dalam pengembangan IKN Nusantara. Beberapa kerja sama tersebut yakni sistem penyediaan air minum dan pembangunan capacity building.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri pertemuan dengan CEO perusahaan-perusahaan Korea Selatan di Lotte Hotel, Seoul, pada Kamis pagi, 28 Juli 2022.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri pertemuan dengan CEO perusahaan-perusahaan Korea Selatan di Lotte Hotel, Seoul, pada Kamis pagi, 28 Juli 2022.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, menjelaskan bahwa Korsel memberikan hibah pembangunan instalasi pemurnian air dengan kapasitas 300 liter per detik.

Korsel juga sepakat membantu pembangunan instalasi pengolahan limbah cair di IKN Nusantara.

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, yang turut mendampingi Jokowi dalam kunjungan itu, mengatakan Hyundai Motor Group tertarik untuk berinvestasi di calon ibu kota baru RI tersebut. Hyundai juga berencana melakukan ekspansi mobil listrik dan RND di Indonesia.

Kementerian Investasi RI juga menandatangani MoU dengan perusahaan pembuat besi Korsel, Posco. Bahlil mengklaim Posco juga berminat untuk berinvestasi di IKN.

Presiden Jokowi juga sempat melakukan pertemuan dengan para CEO perusahaan nomor satu di negeri ginseng tersebut. Dalam kesempatan tersebut, Jokowi berhasil menggaet komitmen investasi 10 investor besar sebesar US$ 6,72 miliar atau setara Rp 100,6 triliun.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Mesra, Presiden Xi Jinping Puji Hubungan Bilateral Tiongkok - Indonesia

Selasa, 26 Juli 2022 | 21:28 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / Unggul Wirawan

Beijing, Beritasatu.com- Presiden Xi Jinping menyebut hubungan Tiongkok dengan Indonesia berlangsung mesra. Hal itu disampaikan Xi Jinping saat Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan bilateral di Villa 14, Diaoyutai State Guesthouse, Beijing, Selasa (26/7/2022) sore.

Presiden Jokowi disambut oleh Presiden Xi dan keduanya langsung melakukan foto bersama. Setelahnya kedua pemimpin negara bersama-sama menuju ruang pertemuan.

Dalam sambutan pengantar, Presiden Xi mengucapkan selamat datang dan menyampaikan kegembiraannya dapat bertemu langsung dengan Presiden Jokowi.

“Yang Mulia adalah Kepala Negara pertama yang diterima pihak Tiongkok setelah Olimpiade Musim Dingin Beijing. Hal ini cukup membuktikan betapa mesranya antara hubungan kedua pihak,” ucap Presiden Xi.

Presiden Jokowi dalam sambutannya juga menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat kepada dirinya dan delegasi Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin menyampaikan komitmennya untuk memperkuat kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan bagi kedua negara sekaligus kawasan dan dunia.

“RRT adalah mitra strategis komprehensif Indonesia. Kita harus mengisi kemitraan tersebut dengan kerja sama yang menguntungkan untuk negara kita, dan sekaligus untuk kawasan dan dunia,” ucap Presiden Jokowi.

Selain kerja sama ekonomi, kedua pemimpin juga membahas berbagai isu, antara lain isu kawasan dan dunia.

“Sebagai negara ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia memiliki tempat yang penting bagi RRT dan kawasan. Apalagi saat ini Indonesia memegang Presidensi G-20 dan tahun depan menjadi Ketua ASEAN,” ujar Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi dalam keterangannya usai pertemuan.

Selain itu, menlu menambahkan, isu G-20 dan ASEAN juga dibahas dalam pertemuan.

“Indonesia sampaikan penghargaan atas dukungan RRT terhadap keketuaan Indonesia di G-20. Mengenai ASEAN, Indonesia berkomitmen untuk menjadikan ASEAN relevan, tidak saja bagi masyarakat Indonesia namun juga untuk kawasan dan dunia,” tutur Retno.

Presiden Xi, lanjut Retno, memberikan apresiasi atas upaya Presiden Jokowi dalam mengupayakan perdamaian dan memperbaiki situasi kemanusiaan antara lain melalui kunjungan ke Kyiv, Ukraina dan Moskow, Rusia.

“Kunjungan ini dinilai Presiden Xi menunjukkan tanggung jawab Indonesia sebagai negara besar,” kata Retno.

Kedua pemimpin juga membahas mengenai pentingnya kerja sama konkret yang saling menguntungkan dalam konteks Global Development Initiative (GDI).

“Jika kerja sama konkret dapat diwujudkan, maka diharapkan pencapaian SDGs negara berkembang dapat lebih baik,” ucapnya.

Menlu mengungkapkan, RRT berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama ekonomi hijau, antara lain melalui pembangunan Green Industrial Park di Kalimantan Utara.

“Presiden Xi juga menegaskan komitmen untuk meningkatkan impor produk pertanian Indonesia,” ucap Retno.

Presiden Jokowi disampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menlu Retno LP Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, dan Duta Besar RI untuk RRT Djauhari Oratmangun.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Ini Daftar Investasi Baru Perusahaan Jepang di Indonesia

Kamis, 28 Juli 2022 | 19:08 WIB
Oleh : / Whisnu Bagus Prasetyo

Tokyo, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Iriana Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Jepang dan melakukan pertemuan dengan Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako, Perdana Menteri (PM) Fumio Kishida, serta dengan CEO perusahaan besar Jepang pada Rabu (27/7/2022).

“Kita sepakat akan memperkuat kerja sama perdagangan dan investasi antara kedua negara,” kata Presiden Jokowi usai pertemuan seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya Kamis (28/7/2022).

Selesai rangkaian acara kunjungan kerja, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, memberikan keterangan pers dan menyampaikan hasil berbagai pertemuan tersebut.

Dalam pertemuan dengan CEO perusahaan besar Jepang, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa saat ini Indonesia menjadi salah satu tempat tujuan investasi terbaik, sehingga menjadi saat yang tepat meningkatkan investasinya di Tanah AIr.

Jepang merupakan salah satu Investor terbesar di Indonesia dengan karakter investasi berkualitas. Namun selain berkualitas, investor juga harus mempertimbangkan aspek daya saing (competitiveness) untuk bisa bersaing dengan investor lainnya dalam berinvestasi dan berusaha di Indonesia. Artinya selain mengejar kualitas yang baik, tapi juga tetap mempertimbangkan harga yang bersaing (kompetitif).

"Saat ini, Pemerintah Indonesia sedang membangun Ibu Kota Negara yang baru, karena itu akan banyak peluang untuk investasi, baik untuk pembangunan infrastruktur, penyiapan teknologi dan lain-lain, yang terbuka kesempatan untuk investor Jepang melakukan investasi dalam pembangunan IKN tersebut," kata Airlangga.

Selain itu, untuk memberikan kemudahan dan kepastian berusaha di Indonesia, telah dilakukan penyederhanaan dan penyempurnaan berbagai kebijakan investasi di Indonesia, terutama dengan telah ditetapkannya UU Cipta Kerja, dan penerapan sistem layanan perizinan berusaha elektronik yang terintegrasi (OSS RBA).

Beberapa hasil pembahasan investasi baru oleh perusahaan Jepang di Indonesia antara lain:

• Mitsubishi Motor Company (MMC) sampai saat ini telah menginvestasikan Rp 11,3 triliun hingga akhir 2021 untuk seluruh pabrik MMC di Indonesia. Targetnya akan menginvestasikan sekitar Rp 10 triliun mulai 2022 hingga 2025.

• Toyota Motor Corporation (TMC) sesuai janjinya untuk komitmen investasi di Indonesia pada KTT G-20 di Osaka 2019 lalu, dalam 3 tahun, investasi Toyota mencapai Rp 14 triliun. Untuk 5 tahun ke depan (2022-2026) TMC menyatakan komitmennya untuk menambah investasi sebesar Rp 27,1 triliun

• Kelanjutan Pelabuhan Patimban, yang dibagi menjadi tiga tahap yakni Tahap 1 (2018-2023) dibiayai melalui Loan JICA sebesar Rp 14 triliun dan Rp 9,5 triliun, Tahap 2 (2024-2025) estimasi memakan biaya Rp 7,58 triliun untuk pengembangan Terminal Peti Kemas; Tahap 3 KPBU (2026-2027) estimasi biaya Rp 3,86 triliun. Selain itu, juga dibangun Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban yang menghubungkan Pelabuhan Patimban dengan interchange non tol di Jalan Pringkasap-Pabuaran.

• Proyek MRT Jakarta Fase 2 (Bundaran HI – Depo Ancol Barat) dibagi menjadi dua tahap, yaitu Fase 2A (Bundaran HI – Kota) dan Fase 2B (Kota – Depo Ancol Barat). Total Pinjaman Fase 2 sebesar USD1,89 miliar dan tambahan sisa dari pinjaman Fase 1 sebesar JPY48,47 miliar

• Rencana pembangunan proving ground di lokasi Balai Pengujian Laik Jalan & Sertifikasi Kendaraan Bermotor di Bekasi untuk pengetesan keamanan dan road-worthiness sesuai estándar internasional, guna mendorong ekspor kendaraan bermotor. Proyek melalui skema KPBU, dengan nilai capex sebesar US$ 121,28 juta atau sekitar Rp 1,81 triliun.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Jepang Bergabung di Latihan Militer Indonesia Bersama AS dan Australia

Rabu, 27 Juli 2022 | 14:32 WIB
Oleh : Surya Lesmana / Surya Lesmana

Tokyo, Beritasatu.com - Pasukan pertahanan Jepang akan berpartisipasi untuk pertama kalinya dalam latihan militer di Indonesia bulan depan bersama Amerika Serikat dan Australia, Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengatakannya pada hari Rabu (27/7/2022) setelah pembicaraan dengan Presiden Jokowi.

Keterlibatan Jepang terjadi ketika Washington dan sekutu regionalnya meningkatkan upaya untuk melawan ketegasan Tiongkok yang tumbuh di kawasan Indo-Pasifik. Jepang baru-baru ini memberikan penekanan diplomatik yang berat untuk mempertahankan “Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka,” dan Kishida mengunjungi kawasan itu, termasuk Indonesia, pada awal tahun ini.

Pertemuan antara Kishida dan Jokowi, demikian ia akrab disapa, terjadi sehari setelah presiden Indonesia melakukan kunjungan langka ke Tiongkok untuk pertemuan puncak dengan Presiden Xi Jinping di mana keduanya berjanji untuk meningkatkan perdagangan dan memperluas kerja sama di bidang-bidang seperti pertanian. dan ketahanan pangan.

“Indonesia berbagi nilai-nilai fundamental dengan kami serta tujuan strategis, ini adalah mitra strategis,” kata Kishida dalam konferensi pers setelah keduanya bertemu.

Dia mengatakan Pasukan pertahanan Jepang akan mengambil bagian dalam latihan militer gabungan Garuda Shield yang akan diadakan di Indonesia mulai 1 Agustus dengan Amerika Serikat, Australia, dan lainnya. Ini akan menjadi pertama kalinya Jepang berpartisipasi.

Latihan tahunan, biasanya antara Indonesia dan Amerika Serikat, akan “secara signifikan lebih besar dalam cakupan dan skala” daripada tahun-tahun sebelumnya, kata Amerika Serikat.

Jepang juga akan meminjamkan kepada pemerintah Indonesia 43,6 miliar yen untuk proyek-proyek infrastruktur dan pencegahan bencana, kata Kishida, bersama dengan kerja sama di bidang-bidang termasuk energi.

Dalam sambutannya, Jokowi menekankan aspek praktis dari hubungan bilateral dan menyebutkan bahwa kedua negara telah menyetujui perubahan perjanjian kemitraan ekonomi Indonesia-Jepang yang akan ditandatangani akhir tahun ini, meskipun ia tidak merinci lebih lanjut.

Negosiasi ulang atas perjanjian, yang diselesaikan pada tahun 2007, bertujuan untuk memperluas akses ke pasar Jepang dan mengurangi tarif.

“Saya minta Jepang mendukung penurunan tarif beberapa produk seperti tuna, pisang, nanas, dan akses pasar produk mangga,” kata Jokowi.

Jokowi akan bertemu Kaisar Naruhito pada Rabu ini.

 



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Ini Fokus Kerja Sama Indonesia-Korsel dalam Pembangunan IKN

Kamis, 28 Juli 2022 | 20:17 WIB
Oleh : Herman / Whisnu Bagus Prasetyo

Jakarta, Beritasatu.com - Dalam rangkaian kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Korea Selatan (Korsel), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melakukan kunjungan kerja ke beberapa proyek pembangunan infrastruktur dan pengembangan kota cerdas. Hasilnya, telah disepakati empat bentuk kerja sama konkret, khususnya terkait dukungan pengembangan ibu kota negara (IKN) Nusantara.

“Ada beberapa kerja sama yang sudah kita sepakati. Pertama, Kementerian Lingkungan Hidup Korea Selatan akan membantu melalui hibah pembangunan instalasi pemurnian air dengan kapasitas 300 liter per detik. Kami sudah melihat kemarin di Hwaseong Water Purification Plant. Menurut saya ini adalah the best available technology yang sudah diaplikasikan oleh Korea Selatan, sehingga siap minum, sangat reliable karena proses pengolahan akhirnya dilakukan dengan metoda ozonisasi,” ungkap Menteri Basuki dalam keterangan resminya, Kamis (28/7/2022).

Kerja sama kedua yang sudah disepakati adalah pembangunan instalasi pengolahan limbah cair untuk IKN Nusantara. Kerja sama ketiga, pihaknya telah mengunjungi Busan Eco Delta Smart City dan smart village yang pada tahun 2019 saat groundbreaking juga dihadiri Presiden Joko Widodo.

"Kita lihat bagaimana progresnya setelah 3 tahun. Ada yang namanya smart village yang sudah selesai dibangun sebanyak 86 rumah dan dihuni oleh 400 orang. Perkembangannya sedang dimonitor terus melalui implementasi 41 jenis teknologi canggih di dalam smart village tersebut,” ujar Menteri Basuki.

Direncanakan, di IKN Nusantara juga akan dibangun smart village yang terdiri dari 100 unit rumah sebagai proyek percontohan. Proyek smart village ini akan dibangun pada 2023 mendatang dengan dukungan dari Korea Selatan.

Terakhir, untuk menghubungkan IKN Nusantara dengan Kota Balikpapan akan dibangun immerse tunnel yang sesuai dengan konsep forest city.

“Kita ingin melindungi bekantan, fauna dan flora endemik lainnya yang ada di sekitar Teluk Balikpapan. Untuk itu kita tidak akan membangun jembatan yang secara fisik mengubah morfologi lingkungan, melainkan kita coba bangun immerse tunnel seperti di Geoje, Busan. Saat ini sedang dikerjakan feasibility study-nya untuk kemudian tahun ini dilanjutkan dengan basic design-nya, sehingga bisa kita mulai pembangunannya pada 2023,” tutup Menteri Basuki.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Jokowi Apresiasi Rencana Ekspansi Mobil Listrik Hyundai di Indonesia

Kamis, 28 Juli 2022 | 20:00 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / Fana F Suparman

Seoul, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi rencana Hyundai Motor Group untuk melakukan ekspansi mobil listrik di Indonesia. Apresiasi itu disampaikan Presiden Jokowi dalam pertemuan dengan Executive Chairman Hyundai Motor Group, Chung Eui-sun, di Lotte Hotel, Seoul, Korea Selatan, Kamis (28/7/2022). Pada kesempatan itu, Chung Eui-sun menyampaikan akan melakukan ekspansi untuk mobil listrik serta penelitian dan pengembangannya di Indonesia.

“Bapak Presiden juga menerima khusus dari Hyundai, Chairman dari Hyundai, kebetulan tadi menyampaikan bahwa mereka akan melakukan ekspansi untuk mobil listrik dan R&D-nya di Indonesia, ini masih dalam perencanaan,” ujar Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia dalam keterangannya selepas pertemuan.

Selain itu, Bahlil mengatakan Hyundai juga tertarik untuk turut mengambil bagian dalam investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Hyundai juga akan ikut mengambil bagian dalam investasi di IKN, ini sesuatu hal yang positif,” katanya.

Sebelumnya, Kementerian Investasi/BKPM juga melakukan penandatanganan MoU dengan POSCO yang menurut Bahlil juga berminat untuk berinvestasi di IKN, selain Hyundai dan LG. Dengan demikian, sudah ada tiga perusahaan yang menyatakan minat untuk masuk ke IKN.

“Jadi enggak benar itu kalau ada persepsi yang orang selalu meragukan apakah ada investasi untuk masuk ke IKN,” ungkapnya.

Pada pertemuan itu, Presiden Jokowi didampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Korea Gandi Sulistiyanto.

 



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini


BAGIKAN
Share to WhatsApp


TAG POPULER

# OTT Bupati Pemalang


# Brigadir J


# Bharada E


# Putri Candrawathi


# Prabowo Subianto


B1 Livestream

TERKINI
Netizen Sambut Hangat Pertemuan Anies dengan Gubernur Tokyo.

Netizen Sambut Hangat Pertemuan Anies dengan Gubernur Tokyo.

NEWS | 3 jam yang lalu









BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings