Rekonstruksi Sulteng Dimulai
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Home > Fokus > Rekonstruksi Sulteng Dimulai

Rekonstruksi Sulteng Dimulai

Senin, 1 Oktober 2018 | 21:32 WIB
Oleh : / Heru Andriyanto

Jakarta - Hanya beberapa hari pasca-bencana gempa bumi dan tsunami yang melanda sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah Jumat (28/9) lalu, upaya rekonstruksi atau pembangunan kembali infrastruktur yang rusak sudah dimulai.

Fokus pemerintah adalah sarana prasarana yang paling dibutuhkan saat ini seperti telekomunikasi, tenaga listrik, dan sarana perhubungan termasuk bandara agar bantuan logistik bisa cepat dikirimkan.

Menurut Kementerian Komunikasi dan Informatika, sampai Senin (1/10) tiga operator seluler yang beroperasi di wilayah Sulawesi Tengah -- Telkomsel, Indosat dan XL -- sudah dapat berfungsi 49 persen coverage atau sebanyak 1.728 base transceiver station (BTS).

Telkomsel bahkan mengatakan layanan di daerah bencana itu diharapkan bisa pulih 100% Senin (1/10) ini.

"Target kita hari ini bisa 100 persen pulih. Sampai Minggu kemarin, sudah 70-80 persen yang pulih. Ada tujuh titik utama yang kemarin kita fokuskan, antara lain bandara, pelabuhan, rumah sakit, kantor TNI, dan posko-posko darurat. Semuanya sudah up per kemarin," kata Manager Media Relation Telkomsel, Singue Kilatmaka, di gedung Telkomsel, Jakarta, Senin (1/10).

Untuk memulihkan pasokan listrik seperti semula mungkin akan butuh waktu lebih lama. Presiden Joko Widodo mengatakan dari tujuh gardu listrik, baru dua yang berfungsi.

"Lima gardu ada masalah. Ini yang harus diselesaikan, tapi juga tidak bisa dalam waktu singkat. Kemarin kita perintahkan untuk didatangkan gardu mobile, sehingga itu bisa ditangani," kata Presiden di Jakarta, Senin (1/10).

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan kapal pembangkit berkapasitas 125 megawatt (MW) di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), akan dikerahkan ke Palu untuk membantu pasokan listrik selama dua bulan ke depan.

Selain itu, akan didatangkan 30 unit genset berkapasitas kecil untuk disebar di beberapa lokasi bencana.

Kondisi Bandara Mutiara SIS Al-Jufrie, Palu, masih bisa digunakan walau ada kerusakan sebagian di landasan pacu.

"Tapi kemarin (landasan pacu) bandara sudah bisa dipakai, meskipun baru 2.000 meter. Tapi ini segera dalam seminggu ini akan diselesaikan, sehingga normal kembali kehidupan sehari-hari masyarakat di sana," kata Presiden.

Terpisah, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengakui Bandara Sis Al Jufri sempat terganggu oleh kedatangan ribuan warga yang berebut ingin naik pesawat, Namun, situasi sudah bisa dikendalikan dan pesawat sudah bisa kembali mendarat normal.

"Iya itu mau naik Hercules ada 3.000-5.000 orang tetapi sudah beres. Hercules sudah bisa terbang," kata Hadi di kantor Kemko Polhukam, Jakarta, Senin (1/10).

Warga yang berkumpul di bandara tersebut akan diangkut kapal laut keluar dari Palu.

"Saya sudah koordinasi dengan Bu Menteri BUMN, Pelni sudah di sana. Mereka diangkut keluar dari Palu," ujar Hadi.

Menurutnya, warga hanya ingin berebutan menggunakan pesawat, padahal ketika itu baru ada dua pesawat angkut jenis Hercules yang beroperasi. Prioritas diberikan kepada penumpang yang sakit, sementara yang lainnya akan diangkut kapal laut.

"Sudah beres, enggak ada masalah," tuturnya.

PT Pertamina telah mengirim ribuan liter bahan bakar jenis Solar dan Premium untuk menghidupkan genset-genset rumah sakit agar bisa kembali menangani pasien korban bencana. Solar juga dikirimkan untuk genset raksasa milik PLN di Donggala dan Palu agar pasokan listrik bisa dipulihkan.

“Kami mengupayakan seluruh pihak bisa mendapatkan pasokan solar, namun tetap prioritas pada layanan kemanusiaan, agar penanganan korban dan pemulihan pasca gempa teratasi,” kata Roby Hervindo, manajer komunikasi Pertamina Region VII.

Dua Pekan Bersihkan Puing
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono merinci empat hal utama yang menjadi tanggung jawabnya dan sudah mulai dikerjakan sejak hari Minggu (30/9).

Pertama, evakuasi korban bencana dengan fokus di Balaroa dan Petobo, dua wilayah yang menderita kerusakan sangat parah akibat gempa bumi. Diperkirakan masih terdapat puluhan orang yang tertimbun di bawah reruntuhan.

Untuk itu akan dimobilisasi sembilan excavator di Petobo dan lima excavator di Balaroa yang berasal dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XIV dan kontraktor BUMN/swasta.

Kedua, penyediaan prasarana dan sarana air bersih dan sanitasi di sekitar 80 titik pengungsian dan permukiman padat penduduk. Sejak Minggu (30/9) malam telah dimobilisasi tiga unit dump truck untuk mengangkut 15 hidran umum (HU) kapasitas 2000 liter/detik, juga dua mobile tanki air, 15 wc portable, dan 10 tenda darurat.

Ketiga, dalam rangka pembersihan kota, dimobilisasi tiga dump truck dan dua excavator. Kementerian PUPR bekerja sama dengan Pemerintah Kota mulai melakukan pembersihan puing-puing secara bertahap.

"Dalam dua minggu ke depan selambat-lambatnya, saya minta sudah selesai pembersihan kota," tegas Basuki.

Keempat, penyelesaian isu konektivitas untuk menjamin kelancaran arus logistik ke Kota Palu dari arah Makassar, Gorontalo dan Poso, seperti perbaikan dua jembatan yang rusak di Towalen dan di Toyobo.

[YOUTUBE]https://www.youtube.com/watch?v=29bEf_3HfI8[/YOUTUBE]



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Penyebab Tsunami Palu

Selasa, 2 Oktober 2018 | 00:45 WIB
Oleh : Dwi Argo Santosa / Heru Andriyanto



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Wiranto Ungkap Jenis Bantuan Asing yang Sangat Dibutuhkan

Senin, 1 Oktober 2018 | 20:35 WIB
Oleh : Robertus Wardi / Jaja Suteja

Jakarta - Menteri Koordinator (Menko) bidang Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan (Polhukam) Wiranto mengungkapkan sejumlah kebutuhan mendesak yang dibutuhkan warga Palu, Sulawesi Tenggah saat ini. Pertama berupa alat angkut udara.

"Kita tahu bahwa saat ini, PLN mati. Kemudian BBM langka. Komunikasi seluler mati. Beberapa jalan darat terputus sehingga efektif bantuan cepat dari udara," kata Wiranto di Kemko Polhukam, Jakarta, Senin (1/10).

Meski demikian dia juga menjelaskan ada keterbatasan dalam pengangkatan udara, terutama untuk volume besar. Pasalnya bandara yang bisa berfungsi di Palu panjangnya hanya 2.000 meter. Di bagian ujung bandara, terjadi keretakan sehingga bandara yang totalnya mencapai 2.400 meter tidak bisa digunakan maksimal.

"Yang bisa mendarat C130 Hercules karena panjang landasan di ujungnya retak sehingga landas pacu yang mungkin hanya sepanjang 2000 m. Boeing pun 737-400 500. Lainnya Garuda seri 800/900 enggak mungkin. Kami harapkan bantuan alat angkut udara," jelas Wiranto.

Kebutuhan lain yang mendesak saat ini adalah‎ tenda-tenda dan water treatment. Kemudian genset listrik. Hal itu agar bisa menarik air tanah yang bisa digunakan masyarakat.

"Air bersih yang susah didapat. Sumur-sumur enggak banyak. Sumur membutuhkan listrik dan listrik pasokannya rendah sekarang. Diminta bantuan genset-genset dari negara donor," tuturnya.

Kebutuhan lain adalah rumah sakit lapangan bersama tenaga medis. Kebutuhan ini sangat penting agar segera bisa menangani korban yang terluka. Selain itu untuk bantuan fogging untuk menetraliasi jenazah yang terlambat dikubur yang bisa menimbulkan penyakit.

"Peristiwa Aceh jangan sampai terulang. Dulu banyak mayat yang terlambat dikubur sehingga menimbulkan epidemi. Kita butuh fogging ini," tegas Wiranto.

Menurutnya, bantuan-bantuan negara asing itu dikoordinasikan oleh Kementerian Luar Negeri. Pada Senin malam ini diharapkan sudah ada data-data jenis bantuan dari negara luar. 



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini


BAGIKAN
Share to WhatsApp


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Sonny Tulung


# Vaksinasi Covid-19


# Ideologi Transnasional


# Lucinta Luna


B1 Livestream

TERKINI
Prediksi Puncak Covid-19 Berdasarkan Data 18 September 2021

Prediksi Puncak Covid-19 Berdasarkan Data 18 September 2021

BERITA GRAFIK | 2 jam yang lalu









BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings