RE/MAX Bidik Potensi Pasar Properti Surabaya

RE/MAX Bidik Potensi Pasar Properti Surabaya
Superblok Grand Sungkono Lagoon Surabaya ( Foto: Investor Daily / DAVID GITA ROZA )
Imam Muzakir / FER Rabu, 24 September 2014 | 16:53 WIB

Jakarta - Agen real estat, RE/MAX International, merambah Surabaya, Jawa Timur. Ekspansi perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat itu ditandai dengan pembukaan kantor di Surabaya. Hingga kini, RE/MAX memiliki 15 kantor, yakni 13 di Jakarta, serta masing-masing satu di Surabaya dan Yogyakarta.

"Kami merencanakan untuk menggenapkan target sebanyak 24 kantor pada akhir tahun. Pada situasi ini, RE/MAX telah menjadi the fastest growing brand di Indonesia," kata F Rach Suherman, Chief Operating Officer (COO) RE/MAX Indonesia, dalam publikasinya, di Jakarta, Selasa (23/9).

Suherman mengatakan, bisnis broker properti berkembang pesat sejalan dengan dinamika pasar primer dan sekunder yang tumbuh di masyarakat. Maraknya proyek-proyek baru, keperluan hunian yang yang terus meningkat dan kapitalisasi pasar yang sangat besar merupakan fakta bisnis yang tidak dapat diabaikan oleh siapapun.

"Jumlah penduduk dan tumbuhnya kelas menengah-atas di Surabaya telah mengubah pola permintaan properti dengan harga, jenis dan area yang semakin beragam," ujarnya.

Dia menambahkan, potensi pengembangan lahan baru untuk pembangunan proyek-proyek primer masih sangat besar untuk mengubah kawasan barat, timur, dan selatan Surabaya. Potensi pasar di kawasan itu luar biasa. Begitu pula demografi perpindahan penduduk, perubahan perilaku atas hunian, misalnya dari tapak menjadi vertikal, menjadikan Surabaya siap sebagai kota metropolitan.

"RE/MAX memiliki rencana strategis untuk hadir di Surabaya, Malang, Jember dan Kediri. Kehadiran ini dipetakan sebagai daerah paling potensial bisnis broker properti yang akan saling memberi keuntungan bagi kami maupun masyarakat yang akan menjadi mitra bisnis nanti," kata Suherman.

Chief Executive Officer (CEO) RE/MAX Indonesia, Monica Nardi mengatakan, RE/MAX memiliki pengembangan bisnis untuk dapat hadir di seluruh Indonesia. Surabaya dan Jawa Timur secara umum merupakan pasar yang sangat penting karena merupakan epicentrum bisnis properti di wilayah timur Indonesia. Inter-koneksi bisnis melalui Surabaya merupakan peluang yang baik bagi RE/MAX untuk menjadi mitra bisnis yang unggul dengan masyarakat yang ingin bergabung.

Dia mengatakan, menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) tahun 2015, dengan kemungkinan terjadinya foreign direct investment bidang properti, disikapi RE/MAX dengan menyiapkan kantor-kantor broker properti yang siap dengan peta kompetisi baru.

Persiapan tersebut, disamping pembukaan kantor-kantor di Jawa Timur yang kuat (management, system, training, support, dan genius IT), juga pola kerja yang tidak lagi hanya mengandalkan bisnis lokal, melainkan juga dikembangkan ke dalam transaksi properti dunia.

"Jawa Timur secara historis mencatat hubungan bisnis yang kental dengan negara-negara sekitar seperti Singapura, Malaysia, Australia dan Philipina," papar Monica.

Sumber: Investor Daily