Golden Tulip Terus Kembangkan Bisnis Hotel

 Golden Tulip Terus Kembangkan Bisnis Hotel
Senior Vice President Golden Tulip South East Asia Mark Van Ogtrop dan Vice President Indonesia Golden Tulip - Louvre Hotel Group Erick Herlangga berpose di depan maket Golden Tulip Hotel Bandara Soetta. ( Foto: Investor Daily/Emral )
Edo Rusyanto / FER Jumat, 21 Agustus 2015 | 15:20 WIB

Jakarta - Golden Tulip Indonesia terus memperlebar jaringan pengelolaan hotel dan resort di Indonesia. Kini, kelompok operator hotel tersebut telah mengelola sebanyak 15 hotel di Indonesia.

"Tahun 2015 ini kami mengelola sekitar 15 hotel atau resort. Di Indonesia rencananya kami akan mengelola sekitar 30 hotel pada 2017," papar Vice President Golden Tulip Indonesia, Erick Herlangga, baru-baru ini.

Menurut dia, bisnis penginapan berupa hotel dan resort masih prospektif. Karena itu, pihaknya merambah bisnis hotel dan resort hingga ke Batam. "Proyek kami di Batam adalah Funtasy Island. Saat ini, proses pengembangannya terus berjalan," ujar dia.

Menurut dia, investasi pembangunan hotel yang dikembangkannya bervariasi, yakni berkisar Rp 50-250 miliar per hotel. Investasi tersebut juga bervariasi mulai dari yang termasuk pengadaan lahan hingga sekadar berupa bangunan hotel.

Golden Tulip adalah merek yang dikembangkan oleh Louvre Hotels Group, jaringan operator hotel asal Eropa. Kelompok ini pernah mengatakan bakal membidik 30 hotel hingga 2017 dengan investasi sekitar Rp 3 triliun.

Operator ini merupakan grup hotel peringkat dua di Eropa dan peringkat 8 di dunia. Chief Executive Officer Louvre Hotels Group Pierre-Frederic Roulot pernah mengatakan, Indonesia adalah negara besar, dengan pertumbuhan ekonomi cukup besar. Oleh karenanya perusahaan menempatkan sebagai negara prioritas setelah Jerman.

"Prioritas kami sekarang ada dua negara, yaitu Jerman dan Indonesia. Di Indonesia sendiri, Louvre Hotels Group menargetkan dapat menjadi tiga besar dalam industri hotel," kata Pierre.

 

CLOSE