Evercoss Realisasikan Program DNA Initiative

Evercoss Realisasikan Program DNA Initiative
Ki-Ka: Ricky Tanudibrata, CMO Evercoss, A. Irwan GM Evercoss, ketika meninjau training on job siswa SMK di kantor pusat service Evercoss di Sunter Agung, Jakarta, Selasa 19 April 2016. ( Foto: Beritasatu.com/Feriawan Hidayat )
Feriawan Hidayat / FER Selasa, 19 April 2016 | 21:42 WIB

Jakarta - Sebagai bagian dari program DNA Initiative (Device, Network, Application), Evercoss menggelar program magang yang ditujukan untuk siswa SMK. Program ini, bertujuan untuk membangun kemampuan, keterampilan, dan pengalaman di bidang teknologi. Siswa SMK yang mengikuti magang, berlatih untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja dan memperdalam ilmu pengetahuan sesuai bidang yang diambil.

General Manager Evercoss, A. Irwan, mengatakan, program magang yang berjalan sudah memasuki periode kedua ini telah diikuti oleh 62 siswa yang berasal dari sejumlah sekolah di berbagai wilayah di Indonesia.

"Periode pertama magang selesai di awal bulan Mei. Periode kedua mulai tanggal 15 Maret 2016. Selanjutnya, nanti setiap 3 bulan akan dibuka periode magang selanjutnya. Untuk lama magang sendiri berlangsung selama 6 bulan," kata Irwan, ketika meninjau training on job siswa SMK di kantor pusat service Evercoss di Sunter Agung, Jakarta, Selasa (19/4).

Para peserta magang, lanjutnya, ditempatkan di bagian Marketing Communication (Marcomm) dan Teknis. Untuk bagian Marcomm, kata dia, peserta magang mempelajari desain yang ditujukan untuk keperluan promosi perusahaan. Sedangkan di bidang teknis, peserta magang mempelajari tools, service dan lebih mengarah pada cara memperbaiki unit handphone. Selain itu, peserta magang diajarkan mengenai integritas dan tanggung jawab di dunia kerja.

"Para peserta magang ditargetkan untuk bisa merakit dan juga melakukan mobile service. Mereka diharapkan memiliki kemampuan yang mumpuni di bidangnya masing-masing sehingga nantinya ketika mereka selesai magang, mereka memiliki kemampuan yang berkualitas di bidang mobile device," papar Irwan.

Siapkan Anak Didik Hadapai MEA

Lebih lanjut Irwan mengatakan, program ini nantinya akan memberikan sertifikasi kepada SMK yang telah bergabung dan mengembangkan kurikulum berbasis DNA Initiative dengan standar industri. Sertifikasi yang diberikan kepada pengajar dan siswa siswi menjadi legalitas bahwa mereka memiliki kompetensi di bidang mobile device.

"Selain itu program pembinaan selama magang juga dapat mengembangkan siswa-siswi menjadi pribadi yang kompeten dan menjadi tenaga terampil yang siap memasuki dunia kerja," paparnya.

Pembinaan tersebut, kata Irwan, merupakan salah satu bentuk dukungan Evercoss kepada pemerintah dalam rangka menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

"Para peserta magang diajarkan untuk memiliki potensi tinggi dalam menghadapi persaingan kerja yang semakin ketat. Selama periode pembinaan mereka terjun langsung di lingkungan kerja dan dilatih menjadi tenaga terampil dalam bidang mobile device," pungkasnya.

 

Sumber: BeritaSatu.com