Advan Berikan Klarifikasi Soal Isu Pailit

Advan Berikan Klarifikasi Soal Isu Pailit
Direktur Operasional Advan, Candra Tansri, bersama General Manager Sales Advan, Ellen Angerani Gunawan, saat press confrence di Hong Kong Cafe, Jakarta, Jumat (8/2). ( Foto: Beritasatu Photo / Feriawan Hidayat )
Feriawan Hidayat / FER Jumat, 8 Februari 2019 | 18:40 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Vendor smartphone lokal Advan memberikan klarifikasi resmi terkait isu pailit yang sempat ramai beredar di sejumlah media online.

General Manager Dept Sales Advan Indonesia, Ellen Angerani Gunawan, menegaskan, PT Advan Teknologi Solusi (PT ATS) tidak memiliki keterkaitan dengan Advan. Pasalnya, nama badan hukum Advan adalah PT Bangga Teknologi Indonesia.

"Meski menyandang nama Advan, namun perusahaan tersebut (PT ATS - red), tidak ada kaitan dan tidak memiliki hubungan sama sekali dengan kami,” kata Ellen saat menggelar konferensi pers yang dihadiri Beritasatu.com, di Hong Kong Cafe, Jakarta, Jumat (8/2).

Baca Juga: Polisi Dalami Dugaan Rekayasa Pailit PT ATS

Ellen mengatakan, secara keseluruhan kondisi perusahaan saat ini sangat sehat dan tidak mengalami kesulitan keuangan, serta berkomitmen penuh dalam meramaikan bisnis smartphone di tanah air.

"Advan merupakan perusahaan yang taat membayar pajak dan menjadi salah satu perusahaan penerima penghargaan sebagai pembayar pajak terbesar di tahun 2017,” tegas Ellen.

Menyoal dampak yang ditimbulkan dari isu pailit ini, Ellen menjelaskan, Advan tidak mengalami kerugian secara finansial. Namun, Advan menganggap harus segera melakukan klarifikasi agar mitra bisnis, distributor, dealer dan konsumen memperoleh informasi yang lengkap.

"Kerugian secara finansial saat ini tidak ada. Namun, isu ini jangan sampai menjadi kekhawatiran dari kalangan dealer, distributor atupun konsumen. Oleh karena itu, kami ingin meluruskan duduk persoalan ini," jelas Ellen.

Ellen menambahkan, Advan sebagai perusahaan kebanggan Indonesia, selalu berkomitmen dalam memenuhi setiap peraturan yang berlaku di tanah air.

"Salah satunya, Advan telah mengantongi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk brand lokal. Nilai persentase TKDN Advan menjadi yang terbesar, di atas 35 persen," ucap Ellen.



CLOSE