Toko Offline Global Pertama Realme Akan Dibuka di Indonesia

Toko Offline Global Pertama Realme Akan Dibuka di Indonesia
Konsep toko offline global pertama realme yang akan dibuka di Indonesia pada 2019. ( Foto: Herman / Herman )
Herman / MPA Selasa, 12 Maret 2019 | 18:40 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Marketing Director Realme untuk Asia Tenggara, Josef Wang menyampaikan, Indonesia merupakan pasar yang penting bagi Realme. Karenanya, toko offline global pertama Realme rencannya juga akan dibuka di Indonesia. Menurut Josef, hal ini merupakan salah satu wujud komitmen Realme dalam memaksimalkan layanannya kepada anak-anak muda di Indonesia yang menjadi target market Realme.

Toko offline tersebut rencananya akan dibuka di Jakarta, menyusul kemudian di kota-kota besar lainnya di Indonesia. Saat ini Realme juga telah bekerja sama dengan lebih dari 3.300 distributor dan 6.500 toko retail yang ada di seluruh Indonesia.

"Rencana untuk membuka toko offline sebenarnya sudah ada sejak tahun lalu. Kami akan membuka secepatnya di Jakarta pada tahun ini, dan akan menjadi toko offline global pertama Realme," kata Josef Wang, di acara peluncuran Realme 3 yang dihadiri Beritasatu.com, di Jakarta, Selasa (12/3/2019).

Setelah beroperasi selama setengah tahun, Realme saat ini telah hadir di 10 negara yakni di India, Indonesia, Vietnam, Malaysia, Filipina, Thailand, Pakistan, Mesir, Myanmar, dan Singapura. Di Indonesia sendiri, Realme pertama kali hadir pada Oktober 2018 dengan tiga model sekaligus, yakni Realme 2, Realme 2 Pro, dan Realme C1. Dua bulan berselang, Realme kembali memboyong U1.

Di Indonesia sendiri, sebagai pendatang baru, penerimaan masyarakat terhadap produk-produk Realme sudah cukup baik. Misalnya, Realme 2 berhasil terjual sebanyak 15.000 unit dalam waktu 10 menit di platfom online, lalu Realme C1 terjual 10.000 unit dalam 40 detik pertama, menjadikan perangkat ini sebagai raja baru smartphone entry-level di Indonesia.

Sementara itu untuk nilai penjualan Realme 2 Pro yang merupakan smartphone flagship Realme mencapai Rp 33 miliar dalam waktu kurang dari 3 menit. Realme U1 juga berhasil memecahkan rekor penjualan 10 kali lebih banyak dari rekor yang pernah ada di Shopee.

Untuk berkompetisi dengan para kompetitor, Josef mengatakan strategi yang akan dilakukan vendor smartphone yang berbasis di Tiongkok ini adalah dengan memperkuat basis fans mereka. Selain mendirikan komunitas, Realme juga telah membuat aplikasi Realme Community agar anggotanya lebih up-to-date dan dekat dengan merek Realme.

"Kami akan membangun basis fan dan lebih gencar lagi membuat kampanye dan gathering. Para fan merupakan ambassador kami. Saat ini, kami juga telah memiliki lebih 400.000 penggemar di Indonesia," kata Josef.

Luncurkan Realme 3
Sebelum masuk pasar Indonesia, Josef mengatakan Realme telah melakukan riset yang mendalam perihal kebutuhan konsumen di Indonesia, khususnya anak muda yang menjadi target market produk Realme. Hasil riset itulah yang kemudian diterjemahkan melalui produk-produk Realme dengan keunggulan desain yang bagus, performa mumpuni, namun harganya terjangkau. Seperti produk Realme 3 yang baru saja diluncurkan di Indonesia.

Dibanderol dengan harga mulai Rp 1,999 juta perangkat ini diklaim sebagai smartphone terkuat di kelasnya berkat dukungan prosesor MediaTek Helio P60 dengan kapasitas baterai 4.230 mAh.

"Realme 3 adalah bukti bagaimana kami terus meningkatkan kinerja dan desain secara komprehensif, membawa produk baru dan pengalaman Power Meet Style kepada anak-anak muda di Indonesia," kata Josef Wang.



Sumber: BeritaSatu.com