Huawei Perkuat Pasar di Afrika

Huawei Perkuat Pasar di Afrika
Logo Huawei. ( Foto: AFP )
Feriawan Hidayat / FER Minggu, 9 Juni 2019 | 15:58 WIB

New York, Beritasatu.com - Perusahaan teknologi Tiongkok, Huawei, memperkuat cengkeraman pasar di Afrika. Langkah tersebut dilakukan, setelah ditandatanganinya perjanjian kerja sama pengadaan jaringan dan teknologi 5G dengan sejumlah negara yang tergabung dalam Uni Afrika (AU).

Kesepakatan ini menjadi langkah strategis bagi perusahaan yang berbasis di Shenzhen ini, terkait sengketa perang dagangan yang meningkat antara Tiongkok dengan Amerika Serikat (AS).

AS melancarkan kampanye melawan Huawei, dan melarang perusahaan ini terlibat dalam jaringan 5G dalam negeri. AS memutus Huawei dari perangkat lunak dan komponen Amerika yang dibutuhkannya untuk bisnis telepon pintar dan peralatan jaringannya.

"Kesepakatan ini menjadi bukti bahwa Huawei masih eksis dan tetap menjadi pemain utama di Afrika. Mereka tentunya ingin tetap menjadi pemain utama di sektor yang memiliki pertumbuhan sangat penting," ujar ekonom dan spesialis Afrika, Riben Nizard, dilansir dari AFP, Minggu (9/6/2019).

Sebelumnya, Huawei telah membuat kesepakatan untuk membangun jaringan nirkabel 5G pertama di Rusia. Perjanjian dengan operator terbesar Rusia, MTS, ditandatangani di sela-sela pembicaraan di Moskwa antara Presiden Tiongkok, Xi Jinping, dan Presiden Rusia, Vladimir Putin, beberapa waktu lalu.

Kesepakatan tersebut mencakup pengembangan teknologi 5G dan peluncuran jaringan percontohan 5G di Rusia tahun ini dan pada 2020.



Sumber: AFP