Begini Teknologi Charging 25 Watt di Samsung Galaxy A70

Begini Teknologi Charging 25 Watt di Samsung Galaxy A70
Kondisi baterai Samsung Galaxy A70 yang menggunakan fitur superfast charging 25 Watt. ( Foto: Suara Pembaruan / Unggul Wirawan )
Unggul Wirawan / WIR Senin, 10 Juni 2019 | 13:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com- Salah satu fitur baru yang dibawa pada Samsung Galaxy A70 adalah superfast charging 25 Watt. Teknologi ini sudah diperkenalkan Samsung saat peluncuran model ponsel 5G yakni Galaxy S10 tahun 2019. Fitur superfast charging merupakan pengembangan dari Quick Charge 2.0 yang tersedia pada hampir semua ponsel pada tahun 2014.

Output pengisian super cepat Daya 25 Watt dan menggunakan standar pengiriman paya USB, yang dapat memberikan daya hingga 100 watt ke perangkat. Pengisian cepat reguler pada ponsel Galaxy umumnya menggunakan daya 15 watt. Jadi pengisian superfast charging 25 Watt merupakan peningkatan yang cukup besar.

Saat media gathering di Jakarta, baru-baru ini, Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia Irfan Renaldi mengatakan Galaxy A70 memiliki daya baterai 4.500 mAh dengan fitur Super Fast charging 25 Watt.

“Sebelumnya, kami menggunakan fitur fast charging 15 Watt. Jadi ponsel Galaxy A50 ke bawah itu adapted fast charging 15 Watt. Tapi A70 sudah 25 Watt, charging break-nya juga sudah beda,” ujarnya.

Galaxy A70 memiliki 3 slot untuk dua SIM card (dual stand by) berukuran nano, dan satu kartu penyimpanan micro SD yang bisa ditambah hingga 512 GB. Ponsel berlayar Infinity U Display seharga Rp 5,79 juta ini sudah memiliki kapasitas penyimpanan internal hingga 128 GB yang dibarengi RAM sebesar 6GB.

“Kurang lebih untuk kondisi baterai kosong ke 50%, Galaxy A70 butuh charging sekitar 30 menit. Untuk sampai 100%, pengisian butuh waktu 1 jam 15 menit. Ya kurang lebih seperti itu,” janji Ivan.

Untuk menguji kecepatan superfast charging 25 Watt, SP pun membandingkan Galaxy A70 yang menggunakan sistem pengisian daya 25 Watt dengan A50 yang menggunakan sistem pengisian daya 15 Watt. Perbandingan dimulai saat kondisi baterai mulai 0% dan tingkat pengisian daya setelah 15 menit, 30 menit, 45 menit, dan 60 menit. Namun perlu diingat Galaxy A50 hanya memiliki kapasitas baterai 4.000 mAh.

Meskipun signifikan, hasil pengisian daya superfast pada Galaxy A70 ternyata tidak menimbulkan dampak “super” seperti dugaan semula. Setelah kegagalan baterai Galaxy Note 7, Samsung boleh jadi ingin lebih hati-hati pada keamanan daripada sekadar mengejar kecepatan.

Setelah 15 menit, pengisian daya 25Watt mampu mengisi daya telepon hingga 25 %, sementara pengisian daya 15 Watt mencapai 16%. Setelah 30 menit, kapasitas baterai baru A70 mencapai 41 %, sedangkan A50 mencapai 29%.

Lalu setelah 45 menit, ponsel A70 memiliki daya sebesar 57% %, sedangkan A50 memiliki daya 40%. Kemudian setelah 60 menit, daya A70 bertambah hingga 76%, sedangkan A50 mencapai 54%. Baterai ponsel A70 terisi penuh setelah pengisian daya hampir selama 2 jam.

Dari perbandingan selama satu jam pengisian daya, fitur pengisi daya 25W memang lebih unggul. Barangkali setelah pengembangan lanjut, pengisi daya 25 watt akan menghasilkan daya lebih besar dalam waktu lebih singkat. Untuk pengguna dengan mobilitas tinggi, fitur pengisian daya superfast charging ini tentu sangat bermanfaat daripada membawa powerbank.



Sumber: Suara Pembaruan