Uniview Kenalkan Solusi Teknologi Hadapi Pandemi Covid-19

Uniview Kenalkan Solusi Teknologi Hadapi Pandemi Covid-19
PT Bigi Multi Internasional yang merupakan bagian dari PTI Group bersama perusahaan Zhejiang Uniview Technologies Co Ltd mengumumkan peluncuran produk terbaru, Uniview Three Solutions Heat Tracker, di Jakarta, Selasa (28/7/2020). (Foto: Beritasatu Photo / Istimewa)
Feriawan Hidayat / FER Selasa, 28 Juli 2020 | 21:59 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bigi Multi Internasional yang merupakan bagian dari PTI Group bersama Zhejiang Uniview Technologies Co Ltd, meluncurkan produk terbaru, Uniview Three Solutions Heat Tracker, di Jakarta, Selasa (28/7/2020).

Peluncuran produk ini, juga merupakan simbol kemitraan antar kedua perusahaan yang berkomitmen untuk menyediakan solusi tepat dalam menghadapi pandemi Covid-19 di Indonesia.

CEO PT Bigi Multi Internasional, Nicko C Salim, menuturkan, untuk mendukung Uniview dalam perluasan bisnis, BIGI.ID hadir sebagai perusahaan penyedia platform e-commerce B2B yang fokus menjual produk-produk keamanan.

"Bagi BIGI.ID, memperkuat hubungan kerja sama dengan Uniview merupakan kesempatan untuk menggali potensi industri keamanan Indonesia melalui pengembangan produk yang menyesuaikan kebutuhan pasar,” kata Nicko C Salim.

Baca Juga: Uniview Bidik Pasar Video Surveillance di Indonesia

Nicko menambahkan, kedua perusahaan berdedikasi untuk menciptakan platform terdepan dalam penyediaan produk yang cocok untuk menghadapi pandemi Covid-19 di Indonesia.

Direktur Operasional PT Bigi Multi Internasional, David GA Ardhani, menjelaskan, kedua perusahaan menyadari sulitnya kontrol penyebaran pandemi Covid-19 di Indonesia. Tantangan ini mendorong pembuatan solusi berupa produk terbaru Uniview Three Solutions Heat Tracker.

"Produk tersebut terdiri dari CW180-E Integrated Wrist Temperature Screening System, OET 213H BTS1 Face Recognition Access Control Terminal with Digital Detection Module, serta OTC 513 Intelligent Standing Pole-mounted Measuring Instrument. Ketiga produk Uniview ini hadir untuk mendukung penerapan new normal di Indonesia,” jelas David.

Sales Manager Uniview Indonesia, Juliana Lim, menjelaskan, ada tiga keunggulan produk terbaru Uniview Three Solutions Heat Tracker yang membedakan dengan produk lain. Pertama, CW180-E Integrated Wrist Temperature Screening System mampu mendeteksi suhu secara cepat dan akurat serta mempunyai fitur teknologi yang dapat mengenali wajah.

Baca Juga: Sony Luncurkan Kamera Pocket Digital ZV-1

"Selain itu, produk dilengkapi dengan pemasangan alarm untuk notifikasi orang yang tidak menggunakan masker maupun yang sedang demam tinggi," tutur Juliana Lim.

Kedua, OET 213H BTS1 Face Recognition Access Control Terminal with Digital Detection mampu mendeteksi suhu tubuh dari pergelangan tangan, memberikan notifikasi peringatan bagi orang dengan suhu tubuh abnormal dan mendeteksi penggunaan masker.

"Adapun rentang pengukuran suhu antara 30 derajat celcius hingga 45 derajat celcius, didukung tingkat akurasi pengukuran mencapai 0,3 derajat celcius,” jelas Juliana Lim

Menurut Juliana, produk ini sangat canggih karena menggunakan model alogaritma yang mampu mengenal wajah dengan tingkat akurasi 99 persen. Mendukung protokol kesehatan yang diterapkan oleh pemerintah Indonesia, produk ini juga dapat mendeteksi penggunaan masker.

Baca Juga: Fox Logger Kembangkan Solusi IoT

"Ketiga, OTC 513 Intelligent Standing Pole-mounted Measuring Instrument merupakan produk yang bisa mendeteksi suhu tanpa melakukan kontak langsung. Tampilan data terukur secara real-time pada layar LCD. Terlebih lagi, tiang OTC 513 bisa dikonfigurasi ulang menyesuaikan dua ketinggian yang berbeda," tegas Juliana Lim.

General Manager Marketing PT Bigi Multi Internasional, Monica Faulina, mengatakan, Uniview Three Solutions Heat Tracker tidak memerlukan real-time kalibrasi atau proses maintenance lagi, sehingga penggunaannya lebih praktis.

"Produk baru ini cocok untuk digunakan pada berbagai tempat seperti sekolah, universitas, perkantoran, shopping mall, public transportation, dan area publik lainnya,” jelas Monica.



Sumber: BeritaSatu.com