SMKL Memulai Kiprah di BEI untuk Menjadi Pemimpin di Industri Packaging Indonesia

  • SMKL Memulai Kiprah di BEI untuk Menjadi Pemimpin di Industri Packaging Indonesia
    Direktur Utama PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL) Ang Kinardo (kanan) bersama Komisaris SMKL Kihary Angdias, Founder SMKL Jotje Wantah, Komisaris Utama SMKL Rachman Sastra, Founder SMKL Sartono Wiryaatmadja menekan tombol disaksikan Direktur Penilaian Perusahaan I Gede Nyoman Yetna (dua dari kiri), Direktur utama PT Kresna Sekuritas Octavianus Budiyanto (kiri) saat pencatatan perdana saham di BEI, Jakarta, Kamis (11/7/2019).
  • SMKL Memulai Kiprah di BEI untuk Menjadi Pemimpin di Industri Packaging Indonesia
    Komisaris Utama PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL) Rachman Sastra menyerahkan cinderamata kepada Direktur Penilaian Perusahaan I Gede Nyoman Yetna disela acara pencatatan perdana saham di BEI, Jakarta, Kamis (11/7/2019).
  • SMKL Memulai Kiprah di BEI untuk Menjadi Pemimpin di Industri Packaging Indonesia
    Komisaris Utama PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL) Rachman Sastra bersama Direktur Utama SMKL Ang Kinardo berbincang dengan Direktur Penilaian Perusahaan I Gede Nyoman Yetna disela acara pencatatan perdana saham di BEI, Jakarta, Kamis (11/7/2019).
  • SMKL Memulai Kiprah di BEI untuk Menjadi Pemimpin di Industri Packaging Indonesia
    Direktur Utama PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL) Ang Kinardo bersama Komisaris SMKL Kihary Angdias, Founder SMKL Jotje Wantah, Komisaris Utama SMKL Rachman Sastra, Founder SMKL Sartono Wiryaatmadja, Direktur Penilaian Perusahaan I Gede Nyoman Yetna, Direktur utama PT Kresna Sekuritas Octavianus Budiyanto berfoto bersama usai pencatatan perdana saham di BEI, Jakarta, Kamis (11/7/2019).
PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (Perseroan) dengan kode saham SMKL mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Kamis (11/7/2049). Perseroan melepas sebanyak 19,12% atau setara 650 juta saham. Selama masa penawaran umum perdana saham, saham SMKL diminati khususnya melihat dari antusiasme investor ritel sehingga terjadi oversubscribed 27,11 kali dari porsi penjatahan terpusat (pooling) saham yang ditawarkan kepada masyarakat. Beritasatu Photo/Uthan AR