Ultah ke 48, Hero Supermarket Ajak Anak Yatim Belanja Gratis

  • Ultah ke 48, Hero Supermarket Ajak Anak Yatim Belanja Gratis
    Anak yatim berbelanja gratis di Hero Supermarket Gondangdia, disela sela perayaan ulang tahun ke 48 Hero Supermarket, di Jakarta, Jumat (23/8/19). Kini Hero berkembang dengan memiliki empat unit bisnis, masing masing didalamnya lini bisnis makanan, yakni Hero dan Giant, lini bisnis non makanan yakni Guardian dan Ikea Indonesia.
  • Ultah ke 48, Hero Supermarket Ajak Anak Yatim Belanja Gratis
    Direktur Pemberdayaan Konsumen Kemendag RI Nina Mora (kanan), Direktur PT Hero Supermarket Tbk Roy Soeradji (kedua kanan) dan Presiden Komisaris PT Hero Supermarket Tbk Ipung Kurnia menemani anak-anak yatim berbelanja gratis di sela-sela perayaan ulang tahun ke 48 Hero Supermarket, di Jakarta, Jumat (23/8/19). Kini Hero berkembang dengan memiliki empat unit bisnis, masing masing didalamnya lini bisnis makanan, yakni Hero dan Giant, lini bisnis non makanan yakni Guardian dan Ikea Indonesia.
  • Ultah ke 48, Hero Supermarket Ajak Anak Yatim Belanja Gratis
    Presiden Komisaris PT Hero Supermarket Tbk Ipung Kurnia memotong tumpeng pada perayaan ulang tahun ke 48 Hero Supermarket, di Jakarta, Jumat (23/8/19). Kini Hero berkembang dengan memiliki empat unit bisnis, masing masing didalamnya lini bisnis makanan, yakni Hero dan Giant, lini bisnis non makanan yakni Guardian dan Ikea Indonesia.
  • Ultah ke 48, Hero Supermarket Ajak Anak Yatim Belanja Gratis
    Anak yatim berbelanja gratis di Hero Supermarket Gondangdia, disela sela perayaan ulang tahun ke 48 Hero Supermarket, di Jakarta, Jumat (23/8/19). Kini Hero berkembang dengan memiliki empat unit bisnis, masing masing didalamnya lini bisnis makanan, yakni Hero dan Giant, lini bisnis non makanan yakni Guardian dan Ikea Indonesia.
PT Hero Supermarket melangsungkan syukuran ulang tahun ke 48 diHero Supermarket Gondangdia, di Jakarta, Jumat (23/8/19). Uniknya, pada perayaan tersebut Hero mengajak beberapa anak yatim untuk berbelanja gratis di supermarket tersebut. Hero Group memulai bisnis ritel modern pada 1971. Pada 1989, Hero mulai menjual sahamnya di Bursa Efek Jakarta dengan kode perdagangan HERO. Kini perusahaan tersebut berkembang dengan memiliki empat unit bisnis, masing masing didalamnya lini bisnis makanan, yakni Hero dan Giant, lini bisnis non makanan yakni Guardian dan Ikea Indonesia. BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal