IPO, Indo Bintang mandiri Tawarkan 25% Saham

  • IPO, Indo Bintang mandiri Tawarkan 25% Saham
    Tenaga marketing memperlihatkan kampas rem ABrakes produksi PT Indo Bintang mandiri disela-sela Due diligence meeting dan publix expose perusahaan tersebut di Jakarta, Jumat (8/11/2019). Perusahaan manufaktur kampas rem non-asbestos dan teknologifriction material itu menawarkan sebanyak-banyaknya 276.666.800 saham biasa atas nama atau sebesar 25% dari modal ditempatkan dan disetor setelah penawaran umum.
  • IPO, Indo Bintang mandiri Tawarkan 25% Saham
    Direktur Utama PT Indo Bintang mandiri Subuh Hari Cahyanto(tengah), bersama Direktur Indo Bintang Arif Tri Waskito (kedua kiri), Direktur Indo Bintang Hermawan Nugroho (kedua kanan) , Komiasaris Independen Indo Bintang Fachmi Zarkasi (kiri) dan Head of Investment Banking PT Trimegah Sekuritas Lenie Febriana saat Due diligence meeting dan publix expose di Jakarta, Jumat (8/11/2019). Perusahaan manufaktur kampas rem non-asbestos dan teknologifriction material itu menawarkan sebanyak-banyaknya 276.666.800 saham biasa atas nama atau sebesar 25% dari modal ditempatkan dan disetor setelah penawaran umum.
  • IPO, Indo Bintang mandiri Tawarkan 25% Saham
    Direktur Utama PT Indo Bintang mandiri Subuh Hari Cahyanto(kedua kiri), bersama Direktur Indo Bintang Arif Tri Waskito (kedua kanan), Direktur Indo Bintang Hermawan Nugroho (kiri) , dan Komiasaris Independen Indo Bintang Fachmi Zarkasi (kiri) berbincang disela-sela Due diligence meeting dan publix expose di Jakarta, Jumat (8/11/2019). Perusahaan manufaktur kampas rem non-asbestos dan teknologifriction material itu menawarkan sebanyak-banyaknya 276.666.800 saham biasa atas nama atau sebesar 25% dari modal ditempatkan dan disetor setelah penawaran umum.
Perusahaan manufaktur kampas rem non-asbestos dan teknologifriction material, PT Indo Bintang mandiri melangsungkan penawaran umum perdana saham (IPO) dengan menawarkan sebanyak-banyaknya 276.666.800 saham biasa atas nama atau sebesar 25% dari modal ditempatkan dan disetor setelah penawaran umum. Due diligence meeting dan publix expose berlangsung di Jakarta, Jumat (8/11/2019). Sedangkan masa penawaran awal akan berangsung hingga 15 November 2019. Masa penawaran umum dijadwalkan pada 28-29 November 2019 dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) direncanakan pada 4 Desember 2019 mendatang. BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal