Cegah Penyebaran Covid-19, Astra Serahkan Bantuan Tahap Awal Rp63 Miliar

  • Cegah Penyebaran Covid-19,  Astra Serahkan Bantuan Tahap Awal Rp63 Miliar
    Team Leader Environment & Social Responsibility Astra Mohammad Taufan (kanan) menyerahkan bantuan kepada Kepala Bagian Tata Usaha Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Rosidi Roslan (kiri) di Jakarta, Senin (23/3/2020). Bantuan berupa berbagai peralatan pencegahan COVID-19 seperti alat uji tes, alat pelindung diri, hand sanitizer hingga disinfektan.
  • Cegah Penyebaran Covid-19,  Astra Serahkan Bantuan Tahap Awal Rp63 Miliar
    Astra menyerahkan bantuan berupa berbagai peralatan pencegahan COVID-19 kepada Kementerian Kesehatan RI, di Jakarta, Senin (23/3/2020). Bantuan berupa berbagai peralatan pencegahan COVID-19 seperti alat uji tes, alat pelindung diri, hand sanitizer hingga disinfektan.
  • Cegah Penyebaran Covid-19,  Astra Serahkan Bantuan Tahap Awal Rp63 Miliar
    Astra menyerahkan bantuan berupa berbagai peralatan pencegahan COVID-19 kepada Kementerian Kesehatan RI, di Jakarta, Senin (23/3/2020). Bantuan berupa berbagai peralatan pencegahan COVID-19 seperti alat uji tes, alat pelindung diri, hand sanitizer hingga disinfektan.
Astra dan perusahaan-perusahaan Grup Astra menyerahkan berbagai bantuan tahap awal senilai total sekitar Rp63 miliar guna membantu pemerintah dan masyarakat dalam mencegah penyebaran COVID-19, di Jakarta, Senin (23/3/2020). Melalui Nurani Astra, wujud bantuan tersebut antara lain berupa berbagai peralatan pencegahan penyebaran COVID-19 seperti alat uji tes, alat pelindung diri, hand sanitizer hingga disinfektan, 100 unit Daihatsu Gran Max Pick Up, dan 10 unit truk (lima unit Toyota Dyna dan lima unit Isuzu Elf NMR71) untuk kendaraan penyemprotan disinfektan kepada Palang Merah Indonesia (PMI). Untuk penyerahan bantuan tersebut, Astra menjalin kerja sama dengan sejumlah pihak yakni Kementerian Kesehatan RI, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), laboratorium medis, dan rumah sakit rujukan pemerintah. BeritaSatu Photo