Ketulusan Melayani Garda Terdepan Distribusi BBM di Era Digitalisasi

  • Ketulusan Melayani Garda Terdepan Distribusi BBM di Era Digitalisasi
    Sebelum memulai tugas pengiriman BBM, AMT wajib melakukan pemeriksaan rutin kendaraan, meliputi pemeriksaan kotak peralatan, pemeriksaan dan pemasangan flame trap (saringan knalpot truk untuk menahan percikan api), pemeriksaan air radiator, tekanan ban, pelumas mesin, APAR, dan indikator lampu-lampu kendaraan.
  • Ketulusan Melayani Garda Terdepan Distribusi BBM di Era Digitalisasi
    Sejak penerapan NGS, pemeriksaan kesehatan atau sesi fit to work merupakan langkah paling awal yang wajib dilalui para AMT sebelum bekerja. Rangkaian fit to work dimulai dari mengisi buku absen, pemeriksaan tensi, suhu tubuh, kadar alkohol, denyut nadi, keseimbangan hingga konsentrasi.
  • Ketulusan Melayani Garda Terdepan Distribusi BBM di Era Digitalisasi
    Usai fit to work selesai, AMT menekan identifikasi sidik jari elektronis (finger ready) dilanjutkan ke Anjungan Validasi Mandiri (AVM) untuk scanning loading order (LO) dan mendapatkan penugasan baru.
  • Ketulusan Melayani Garda Terdepan Distribusi BBM di Era Digitalisasi
    Setelah proses fit to work selesai dan penugasan baru diperoleh, para AMT dikumpulkan di lapangan untuk menjalani briefing singkat selama 10 menit—ditekankan pentingnya safety alert (peringatan keselamatan), safety driving (keselamatan berkendara), defensive driving (perilaku mengemudi) dan protokol kesehatan selama perjalanan. Di masa pandemik, protokol kesehatan wajib diterapkan, yakni selalu menggunakan masker saat bekerja, tidak bersalaman atau tos, jaga jarak aman dan selalu mencuci tangan dengan sabun atau handsanitizer.
  • Ketulusan Melayani Garda Terdepan Distribusi BBM di Era Digitalisasi
    Usai melakukan pengisian BBM di gerbang pengisian, setiba di Gate Out, AMT melakukan pemasangan segel di menhole (penutup kompartemen) maupun bottom loader.
  • Ketulusan Melayani Garda Terdepan Distribusi BBM di Era Digitalisasi
    Usai proses pengisian muatan selesai, AMT mencetak loading order, disaksikan petugas Health Safety Security and Environment (HSSE). Muatan BBM pun segera meluncur ke lokasi tujuan, yang tercetak dalam loading order.
  • Ketulusan Melayani Garda Terdepan Distribusi BBM di Era Digitalisasi
    Sesuai loading order, AMT segera meluncur ke SPBU tujuan, yakni SPBU SPBU 43.507.17 yang berada di Rest Area Tol Semarang-Solo, Km 429 Kalirejo, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.
  • Ketulusan Melayani Garda Terdepan Distribusi BBM di Era Digitalisasi
    Supervisor SPBU Danang Setiawan (kiri) menunjukkan hasil pengukuran cairan di besi ukur disaksikan AMT 1 Agus Listiawan yang mengawasi sambil membawa surat keterangan pengujian Tangki Ukur Mobil (TUM) yang dikeluarkan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Metrologi Legal Dinas Perdagangan Kota Semarang.
  • Ketulusan Melayani Garda Terdepan Distribusi BBM di Era Digitalisasi
    Proses pembongkaran BBM dari mobil tangki ke tangki pendam SPBU. Sesuai loading order, BBM yang dikirim sebanyak 24 KL, yakni 16 KL Biosolar dan 8 KL Pertalite.
  • Ketulusan Melayani Garda Terdepan Distribusi BBM di Era Digitalisasi
    AMT 1 dan supervisor SPBU melakukan pengisian Online Delivery Info (ODI), melalui aplikasi khusus yang dikembangkan Pertamina. Hasilnya, total claim loss dinyatakan nol atau zero. Aplikasi ODI memiliki fitur-fitur yang memudahkan pelanggan SPBU untuk memonitor status pengiriman BBM yang telah dipesan sesuai Loading Order (LO), mulai dari proses pengisian BBM di Terminal BBM, proses pengangkutan hingga penyerahan BBM di lokasi SPBU tujuan.(*)
Awak Mobil Tangki (AMT) Pertamina merupakan garda terdepan dan ujung tombak distribusi BBM kepada konsumen, dari depot hingga SPBU. Di era New Gantry System (NGS), pengisian BBM menjadi lebih cepat, aman, dan mampu mencegah tindakan penyelewengan (ngencing di sembarang tempat) oleh oknum-oknum AMT yang nakal. BeritaSatu.com, Kamis (9/7/2020), mengikuti perjalanan AMT Pertamina dari Integrated Fuel Terminal (Terminal BBM Terpadu) Semarang Group Pengapon Semarang hingga ke Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU). Foto-foto: BeritaSatuPhoto/Stefy Thenu