Converse Lansir Sepatu dengan Sol "Wedges" Tersembunyi
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Converse Lansir Sepatu dengan Sol "Wedges" Tersembunyi

Kamis, 16 Januari 2014 | 18:52 WIB
Oleh : Nadia Felicia / B1

Jakarta - Produsen sneakers asal Amerika Serikat, Converse sudah dikenal sejak tahun 1908. Untuk bisa berdiri sekian lama, Converse perlu terus membuat inovasi pada sepatunya yang ikonik. Terkini, di awal tahun 2014, Converse Indonesia memperkenalkan beragam jenis model baru pada kategori-kategorinya, yakni Chuck Taylor All Stars (Platform Plus, '70, dan Tie Dye), Cons, serta Jack Purcell.

Dalam koleksi Spring/Summer 2014 All Star Collection, Converse menghadirkan satu rangkaian sepatu khusus perempuan di bawah sub-kategori Chuck Taylor, yakni Platform Plus. "Ini adalah salah satu rangkaian 'hero' kami untuk musim panas tahun ini. Meski bentuknya klasik, namun memiliki tambahan unik," Harry Ramadhana, Brand Manager Converse, saat konferensi pers di Studio Palem, Kemang, Jakarta, Kamis (16/1).

Sepatu ini mengambil garis rancang khas sneaker Converse Chuck Taylor All Star, yakni dengan lidah sepatu tipis di punggung telapak kaki, serta tinggi penutup hingga dekat mata kaki/bagian bawah betis (high top). Bedanya, di bagian bawah, sepatu ini diberi tambahan sol untuk menambah ketinggian.

Selintas dari luar, model sepatu ini terlihat seperti sepatu sneaker klasik Converse karena garis-garisnya dibuat membaur berkat warna solid pada seluruh badan hingga sol sepatu. Padahal, tanpa terlihat, bagian sol sepatu dibuat tebal, mirip sepatu wedges. Sol tambahan ini berukuran ketinggian dua inci.

Ditambahkan Harry, meski tinggi, kenyamanan melangkah menggunakan sepatu ini tetap diperhatikan. Sepatu ini juga dilengkapi sockliner dengan jenis memory foam untuk meredam hentakan kaki saat melangkah. Membuat kaki tidak mudah lelah.

Menyesuaikan tren pada setiap musim panas, warna yang ditawarkan pada koleksi ini adalah warna-warni ceria dan eye catching, seperti: Diva Pink, Puritan, White/Mesange, Palmgreen/Citronelle, dan Nightshade.

Converse Chuck Taylor All Star Platform Plus

Selain Platform Plus, di kategori Chuck Taylor All Star, Converse juga memperkenalkan model "jadul" yang dirancang kembali untuk memenuhi minat masyarakat kekinian, yakni model '70. Menurut Harry, model sepatu klasik Converse yang terbuat dari kanvas dan bagian mulut sepatu berwarna putih adalah model yang langsung memikat hati banyak orang.

Menghargai keberhasilan model tersebut, Converse memutuskan kembali merilis model sepatunya yang terkenal di tahun 1970-an dengan pembaruan di sana-sini. "Beberapa perbedaan pada Converse Chuck Taylor All Star '70 ada pada eyelet (lubang tali) yang dibuat modern, plus ditambahkan sockliner untuk kenyamanan pemakai," jelas Harry seraya menambahkan, koleksi ini sangat terbatas khusus musim mendatang.

Model yang ditawarkan Converse Chuck Taylor All Star '70 adalah tipe high top dan low top. Untuk warna, cukup beragam, dari klasik putih, Crimson, True Navy, Heritage Blue, Sunflower, Black, juga motif cetak Camouflage dan Zebra.

Converse Chuck Taylor All Star 70

Satu sub-kategori Converse Chuck Taylor All Star lain yang menarik dilirik adalah koleksi Tie Dye. Dengan warna-warni yang cerah dan vibrant, koleksi ini cocok untuk orang yang ekspresif serta suka tampil berbeda.

Tersedia dalam model high top dan low top, koleksi ini tersedia dalam paduan warna Nightshade/White, Black/White, Dozar Blue/Ensign/Blue/Puritan, Gray, dan Graphite/Old.

Converse Chuck Taylor All Star Tie Dye

Selain kategori All Star, Converse juga memperkenalkan model baru untuk kategori Cons (untuk skater) dan Jack Purcell.

Untuk kategori Cons, Converse memperkenalkan koleksi Cons Star Player (low top) dan Cons Star Player Plus (high top). Warna yang ditawarkan cenderung kuat dan solid, sepert biru terang, merah menyala, hitam, abu-abu, putih, dan hitam. Diberi tambahan logo ikonik Star Chevron.

Untuk kategori ini, Converse menambahkan teknologi Lunar Tech pada bagian dalam sol untuk memberikan tambahan kenyamanan pemakai. "Teknologi Lunar Tech datang dari Nike. Sudah mulai diberlakukan pada sepatu-sepatu Converse Cons mulai musim gugur 2013 lalu. Terbuat dari bahan spesial yang membuat pengguna seakan bouncing setiap menapak. Bahannya mirip karet kenyal yang mengikuti tekanan kaki," jelas Harry.

Di kategori Jack Purcell, Converse mengeluarkan dua tipe, yakni Tortoise Leather Jack yang terbuat dari material nubuck leather dan detail tortoise shell eyelet. Tali sepatunya pun terbuat dari bahan premium nubuck leather. Sementara yang kedua, Tortoise Twill, seperti namanya, terbuat dari bahan twill lembut, juga dengan tortoise shell eyelets menyeluruh dan binding dari bahan kulit dalam dua tampilan siluet klasik.

Selain itu, Jack Purcell juga memperkenalkan dua tipe sepatu slip on. Satu dengan tali yang dilengkapi webbing sehingga pemakainya tidak perlu buka-pasang ikatan tali. Satu lagi sepatu slip on seperti biasa. Namun, untuk rangkaian Jack Purcell, untuk bagian dalam sepatu hanya diberikan eva foam, bukan landasan insole seperti rangkaian yang disebutkan di atas. Menurut Harry, sepatu Jack Purcell hanya dikenakan sesekali, sehingga penggunanya cenderung memilih bahan bertekstur, karena bukan untuk penggunaan harian.

Ditambahkan Harry, keseluruhan koleksi akan hadir di toko mulai dari 1 Februari 2014. Rentang harga yang ditawarkan mulai dari Rp 859.000-Rp 1,2 juta.


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Gaun Inaugurasi Mewah Michelle Obama Dimuseumkan

Sekaligus membuat tradisi baru dalam pameran gaun dan aksesori Ibu Negara AS.

GAYA HIDUP | 16 Januari 2014

Inovasi Terbaru Rexona Hilangkan Noda Kuning dan Putih Pada Ketiak

Produk terbaru Rexona melindungi pakaian dari noda putih dan kuning pada ketiak.

GAYA HIDUP | 15 Januari 2014

Dress Hitam Wajib Dimiliki Perempuan

"Warna hitam dan dan putih adalah warna yang akan selalu ada sepanjang masa."

GAYA HIDUP | 15 Januari 2014

Cuaca Dingin Saat Tepat untuk Mencari Cinta?

Pendaftaran anggota baru pada situs kencan online naik di musim dingin.

GAYA HIDUP | 14 Januari 2014

Hati-hati, Tisu Basah untuk Bayi Bisa Sebabkan Ruam Kulit

Methylisothiazolinone (MI) yang banyak digunakan dalam tisu basah untuk bayi ternyata bisa memicu alergi.

GAYA HIDUP | 14 Januari 2014

Gaun Jennifer Lawrence Dijadikan Bahan Lelucon

Gaun kreasi Christian Dior berwarna putih dengan aksentuasi menggunakan pita hitam di pinggang dan bawah pinggul mendapat beberapa reaksi olokan.

GAYA HIDUP | 14 Januari 2014

Warna-warni Pelangi di Karpet Merah Golden Globe

Ada artis yang memilih menggunakan warna-warna sangat terang menonjol, ada pula barisan artis yang memilih menggunakan warna bertabrakan.

GAYA HIDUP | 13 Januari 2014

Tips Cantik Janice Hermijanto

Janice tak butuh riasan wajah terlalu banyak. Ia percaya kecantikan datang dari dalam tubuh sehat.

GAYA HIDUP | 13 Januari 2014

Kunci Sukses Karier Model Bona Dea

"Pertama harus yakin sama diri sendiri. Harus bisa menerima keadaan diri dulu."

GAYA HIDUP | 13 Januari 2014

Bona Dea Peserta Asia's Next Top Model, Berkarier Demi Anak

"Dia senang bila melihatku kerja dan ingin menjadi seperti aku."

GAYA HIDUP | 13 Januari 2014


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS