Borneo Chic, Jaga Kelangsungan Hutan Melalui Pengembangan Produk Kerajinan Bukan Kayu
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Borneo Chic, Jaga Kelangsungan Hutan Melalui Pengembangan Produk Kerajinan Bukan Kayu

Senin, 20 Oktober 2014 | 16:10 WIB
Oleh : Kharina Triananda / B1

Jakarta - Merek tas Borneo Chic mengangkat kerajinan tradisional masyarakat Dayak asal Kalimantan ke tengah-tengah masyarakat urban. Borneo Chic yang diinisiasi oleh Jaringan Craft Kalimantan yang merupakan program dari lima Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), yakni Non-Timber Forest Product- Exchange Programme for South and Southeast Asia (NTFP-EP), Riak Bumi, Yayasan Dian Tama, Koperasi Jasa Menenun Mandiri, dan Yayasan Petak Danum. Masing-masing LSM mendampingi masyarakat Dayak di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah untuk mengembangkan potensi lokal mereka, seperti anyaman, tenun, hingga madu.

"Jaringan Craft Kalimantan sudah mulai dijalankan sejak 2008, namun kami baru meluncurkan produk-produk Borneo Chic pada saat Inacraft di 2010," ujar Niken Mayangsari, Business Manager Borneo Chic yang juga merupakan anggota dari NTFP-EP Indonesia kepada Beritasatu.com di Jakarta, Senin (20/10).

Dalam pemberdayaan masyarakat Dayak, Jaringan Craft Kalimantan tidak hanya berupaya melestarikan kerajinan tradisional, namun juga meyakinkan masyarakat Dayak agar selalu menjaga hutan. Menurutnya, cara yang paling efektif menjaga kelestarian lingkungan adalah dengan membuat masyarakat yang tinggal di sekitar hutan merasa ketergantungan karena manfaat yang diberikan hutan ke kehidupan mereka.

"Nanti kalau masyarakat Dayak sudah mendapat manfaat dari segi ekonomi, otomatis mereka akan lebih melindungi hutannya yang menjadi sumber penghasilan mereka," pungkas Niken.

Selain itu, hal utama lain yang ditekankan Jaringan Craft Kalimantan adalah, bagaimana masyarakat Dayak menghasilkan produk bermanfaat dari hutan tanpa mengganggu pohon-pohon yang ada disana.

"Kami banyak advokasi dari produk-produk kayunya, seperti illegal logging, moratorium, dan sebagainya. Tidak hanya NTFP-EP, tetapi semua LSM yang tergabung dalam Jaringan Craft Kalimantan juga menginisiasi untuk membuat produk yang tidak berbahan dasar kayu," pungkasnya.

Dengan begitu, Jaringan Craft Kalimantan lebih memfokuskan kepada produk-produk kerajinan tangan seperti anyaman rotan dan tenun yang menjadi kerajinan khas Kalimantan dan mereka kembangkan menjadi produk tas dan clutch dengan desain modern. Bahkan mereka juga mengembangkan madu dari Kalimantan untuk produk kecantikan.

Ditambahkan Niken, distribusi Borneo Chic saat ini masih di dalam negeri dan juga ekspor dengan sistem indirect. Borneo Chic memiliki showroom di Jalan Bangka, Jakarta Selatan, dan mendistribusikan produk-produk mereka ke beberapa outlet, yakni Alun-Alun Indonesia di Grand Indonesia Shopping Mall, Kemang Village, dan tiga tempat lainnya di Bali.

"Kami belum melakukan ekspor secara direct karena memang belum sanggup memproduksi secara massal. Hal itu disebabkan produk kita benar-benar buatan tangan dan materialnya terbatas," ungkap Niken.

Dengan begitu, saat ini mereka berupaya memperluas jaringan melalui pameran di luar negeri. Dengan upaya tersebut, banyak warga asing yang menghampiri mereka dan membeli beberapa produk untuk dibawa ke negara mereka.

"Sejauh ini warga asing yang banyak tertarik berasal dari Jepang dan negara-negara di Eropa. Untuk presentase konsumen lokal dan ekspatriat sekitar 50 persen masing-masing," katanya.

Borneo Chic memang menyasar komunitas ekspatriat yang sangat menghargai produk-produk kerajinan tangan, dan juga konsumen lokal di kelas atas. Menurutnya, banyak ibu-ibu pejabat yang tertarik dengan produk-produk Borneo Chic, namun tidak sedikit juga yang menganggap harga produk mereka terlalu mahal untuk produk dalam negeri.

"Kami membanderol tas dengan harga bervariasi, mulai dari Rp 1-3 juta. Namun, masih banyak konsumen yang menganggap mahal, padahal produk kami semuanya buatan tangan dengan material terbatas," tandas Niken.

Namun, walaupun begitu Niken tetap bersyukur karena setiap tahun mereka bisa memenuhi target dengan meningkatkan penjualan hingga 10 persen.

"Harapan kami akan semakin banyak orang yang memahami produk-produk kita dengan cerita di baliknya. Kami juga berharap pemerintah bisa memberikan perhatian lebih untuk inisiasi seperti yang kita lakukan. Karena saat ini pemerintah jauh lebih memperhatikan personal business dibandingkan bisnis komunitas ini," imbuh Niken.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini


BERITA LAINNYA

Olike Lebarkan Sayap ke Produk Lifestyle

Olike Lifestyle merupakan jajaran produk home appliances yang dikhususkan di bagian dapur.

GAYA HIDUP | 17 September 2021

Festival Foodpreneur Bersinar Dorong Potensi Bisnis Kuliner Perempuan Indonesia

Festival Foodpreneur Bersinar yang digelar Sunlight dan Tokopedia ini selain memberikan wadah berjualan buat para UMKM juga diberikan edukasi.

GAYA HIDUP | 17 September 2021

Industri Kuliner Menggeliat, FKS Food Perkuat Pangsa Pasar Bola Deli

Bola Deli mencatatkan peningkatan penjualan sepanjang semester I 2021 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

GAYA HIDUP | 17 September 2021

Ini Tip Membuat Anak Mau Konsumsi Sayuran

Banyak anak-anak yang sulit makan sayur sehingga menjadi problem bagi para ibu dalam mengolah sayur.

GAYA HIDUP | 17 September 2021

Magefy Berikan Perasaan Alami Wanita Lewat Bulu Mata

Magefy, brand bulu mata palsu hadir dengan konsep cruelty-free dan reusable ini terbuat dari serat premium.

GAYA HIDUP | 17 September 2021

President WTFI: Indonesia Beruntung Punya Menteri Sandiaga

Bulut Bagci menegaskan, kalau Indonesia sangat beruntung memiliki Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) seperti Sandiaga Uno.

GAYA HIDUP | 17 September 2021

Natara, Sepatu Sneakers Pria Lokal 100% Karya Anak Bangsa

Anda bisa memilih produk sepatu lokal dari Natara, sepatu sneakers 100% buatan anak bangsa.

GAYA HIDUP | 17 September 2021

Selebgram Ini Jadi Viral karena Jualan Keripik, Kok Bisa?

Pria yang akrab disapa Ricky BM pernah menjadi pedagang keripik keliling mulai dari SMA hingga kuliah, kisahnya pun viral di berbagai media.

GAYA HIDUP | 17 September 2021

Menyintas Pandemi, Brand Lokal Bangkit dari Keterpurukan

Hold merupakan brand lokal yang berdomisili di Bandung. Salah satu fokus produknya adalah polo shirt.

GAYA HIDUP | 17 September 2021

Kasus Covid-19 Melandai, Juansha Parfum Bagi-bagi Hadiah

Sebagai rasa syukur atas melandainya kasus Covid-19, Juansha mengadakan program "Jubaidah" atau Juansa bagi-bagi hadiah.

GAYA HIDUP | 16 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Vaksinasi Covid-19


# Sonny Tulung


# Ganjil Genap


# KKB



TERKINI
Agen: Paul Pogba Berpeluang Kembali ke Juventus

Agen: Paul Pogba Berpeluang Kembali ke Juventus

BOLA | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings