Cara Meningkatkan Minat Baca dan Keingintahuan Anak

Cara Meningkatkan Minat Baca dan Keingintahuan Anak
Ilustrasi keluarga berbagi cerita dan dongeng. (Foto: Freedigitalphotos/ Ambro)
Maria Fatima Bona Jumat, 29 Mei 2015 | 19:08 WIB

Jakarta - Rasa ingin tahu dan kegemaran membaca merupakan bagian dari faktor penting pembentukan kecerdasan anak. Kecerdasan adalah salah satu faktor yang berperan dalam keberhasilan seseorang untuk menggapai atau menjalani hidup berkualitas. Sayangnya, banyak yang belum menyadari, kebiasaan membaca anak berada di tangan orangtua.

"Anak yang sering mendengarkan cerita atau sering dibacakan dongeng atau cerita memiliki motivasi ingin tahu yang lebih tinggi. Untuk menumbuhkan minat anak membaca, salah satunya dengan sering menceritakan anak dongeng yang menarik sejak usia dini. Anak yang dibiasakan mendengar dongeng dari kecil akan terbiasa memotivasi diri membaca tanpa dipaksa," kata Psikolog sekaligus Ketua Umum Yayasan Anak Indonesia Suka Baca, Yanti Sugarda, di Jakarta, Jumat (29/5).

Dengan sering bercerita dan mendongeng untuk anak, menurut Yanti, anak akan terbiasa dan suka membaca, ia menganjurkan orangtua untuk mengajarkan anak membaca sejak si kecil masih dalam perut. Jika tidak diperkenalkan sejak dini, maka sangat sulit membimbing ketika anak telah duduk di bangku SMP atau SMA.

Berdasarkan usia normal anak dibimbing mencintai budaya membaca adalah ketika berada di bangku sekolah dasar (SD). Maka, usaha mengajar anak sejak dini sangat penting.

Dalam upaya mencerdaskan dan meningkatkan minat baca anak, Yanti menyebutkan, peran serta contoh dari orangtua sangat penting. Orangtua harus peduli akan bacaan atau buku yang dibutuhkan buah hatinya. Karena di masa perkembangan, anak akan meniru kebiasaan orangtua. Jika orangtua rajin membacakan dongeng atau cerita, maka anak akan dengan sendirinya mencintai hal yang sama.

Sumber: Suara Pembaruan