Pernikahan Tak Tercatat Picu Kekerasan Perempuan dan Anak
INDEX

BISNIS-27 541.037 (-2.19)   |   COMPOSITE 6389.83 (-67.98)   |   DBX 1207.48 (-6.95)   |   I-GRADE 186.044 (-1.8)   |   IDX30 536.499 (-4.06)   |   IDX80 144.214 (-1.63)   |   IDXBUMN20 435.358 (-10.84)   |   IDXESGL 149.259 (-0.62)   |   IDXG30 145.988 (-1.78)   |   IDXHIDIV20 471.745 (-3.45)   |   IDXQ30 152.642 (-1.01)   |   IDXSMC-COM 293.915 (-4.87)   |   IDXSMC-LIQ 367.505 (-7.32)   |   IDXV30 148.997 (-3.22)   |   INFOBANK15 1075.9 (-4.86)   |   Investor33 460.647 (-2.84)   |   ISSI 189.211 (-2.58)   |   JII 668.85 (-10.91)   |   JII70 234.095 (-3.95)   |   KOMPAS100 1287.09 (-14.11)   |   LQ45 998.257 (-9.21)   |   MBX 1767.88 (-20.12)   |   MNC36 340.661 (-2.42)   |   PEFINDO25 338.558 (0.19)   |   SMInfra18 329.085 (-4.86)   |   SRI-KEHATI 393.501 (-2.17)   |  

Pernikahan Tak Tercatat Picu Kekerasan Perempuan dan Anak

Senin, 7 Desember 2015 | 23:06 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / FER

Jakarta - Pernikahan tak tercatat dipandang sangat mengkhawatirkan karena nantinya akan mengakibatkan adanya kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Menteri Sosial (Mensos), Khofifah Indar Parawansa, mengatakan, banyak pihak berteriak terhadap kekerasan perempuan dan anak. Padahal, menurutnya, ha itu merupakan hilir dari persoalan. Sedangkan, hulunya terletak pada pernikahan yang tidak dicatatkan dan tidak teradministrasikan.

Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), kekerasan terhadap anak dan perempuan, penelantaran anak, hak waris, akta kelahiran, serta tingginya gugatan cerai sebagai bukti permasalahan di hulu kurang diperhatikan.

"Hulu harus ditata ulang agar rehabilitasi sosial dan perlindungan terhadap perempuan dan anak di hilir seiring dan sejalan," katanya di sela-sela Kongres ke-17 Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) ke-18 di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Jawa Tengah, Senin (7/12).

Menurut Mensos, bagi anak yang tidak tercatatkan dan teradministasikan bisa mendapatkan keterangan dengan menisbahkan kepada ibunya. Hal itu di kemudian hari bisa menjadi beban dan psikososial anak.

"Anak yang dinisbahkan kepada ibunya, bisa mendapatkan beban dan psikososial di kemudian hari dari lingkungan sekitar mereka," ujarnya.

Saat ini, 4,1 juta anak mengalami penelantaraan yang tidak terwadahi oleh institusi dengan memberikan daya inklusif, misalnya, terhadap anak berhadapan dengan hukum (ABH).

"Anak di bawah 16 tahun yang melakukan pelanggaran tidak dimasukkan ke lembaga pemasyarakat (LP). Hal itu bakal menganggu tumbuh kembang dan bisa terkontaminasi dalam LP yang mayoritas dihuni orang dewasa," tutur Mensos.

Dari jumlah 4,1 juta tersebut, ABH baru ditangani oleh 5 panti dan Desember ini akan ada penambahan menjadi 11 panti yang concern terhadap pembinaan dan tumbuh kembang anak.

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ini Cara Manual Mengenali Jenis Rambut dan Kulit Kepala

Banyak orang tidak mengetahui secara pasti jenis dan kondisi rambut serta kulit kepalanya. Padahal, mengetahui jenis rambut penting untuk menentukan perawatan dan jenis produk perawatan yang tepat untuk rambut dan kulit kepala.

GAYA HIDUP | 7 Desember 2015

Doraemon Manjakan Penggemar di Surabaya Selama 70 Hari ke Depan

tidak hanya 100 patung Doraemon yang ditampilkan dengan berbagai pose dan alat canggih dari kantong ajaibnya, beberapa scene room dari tv serial pun turut hadir

GAYA HIDUP | 7 Desember 2015

After School Program Turunkan Keterlibatan Pekerja Anak di Lombok Tengah dan Timur

Data ILO mencatat ada sekitar 2,3 juta pekerja anak di Indonesia (5-17 tahun) dan sebagian besar ada di Indonesia bagian timur.

GAYA HIDUP | 7 Desember 2015

Paham Hidup Sehat-Aktif Penting, Tapi Kenyataannya?

Survei Gaya Hidup Sehat dan Aktif menemukan bahwa kebanyakan orang Indonesia paham hidup sehat dan aktif merupakan hal yang penting, tetapi tidak menjalankan

GAYA HIDUP | 7 Desember 2015

Mona Ratuliu Ingin Anak Mandiri

Mona Ratuliu tak suka memanjakan anak dengan kemudahan teknologi yang semakin canggih. Menurutnya, dengan berkembangnya dunia teknologi bisa membuat anak malas.

HIBURAN | 7 Desember 2015

Kenalkan Batik Batak ke Industri Mode Indonesia

Desainer Valentina Siagian ingin batik batak (batiktak) merambah ke industri mode Indonesia. Untuk itu, pekan lalu ia meluncurkan desain batiktak di Jakarta.

GAYA HIDUP | 7 Desember 2015

Perempuan Lebih Berani Belanja Online Ketimbang Laki-laki

Perempuan lebih berani berbelanja online (58%), dibandingkan laki-laki (42%).

GAYA HIDUP | 6 Desember 2015

Ini Dia, Dua Produk Paling Laku di Toko Online

Pertumbuhan pasar e-commerce di tanah air cukup menggembirakan. Dari sekian banyak produk yang ditawarkan, dua produk ini paling banyak diburu. Apa sajakah itu? Ternyata busana (fesyen) dan kosmetik. Wow!

GAYA HIDUP | 6 Desember 2015

DotsBox, Butik Desainer Lokal di Kemang

Konsep DotsBox adalah one stop fashion entertaintment.

GAYA HIDUP | 6 Desember 2015

Hadapi Penyakit Kardiovaskular dengan Langkah Tepat

Tingginya angka kematian akibat Cardiovascular Disease (CVD) atau penyakit kardiovaskular, membuat penyakit ini disebut WHO sebagai pembunuh nomor satu di dunia

GAYA HIDUP | 6 Desember 2015


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS