Synthesis Dukung Perempuan Pelestari Budaya

Synthesis Dukung Perempuan Pelestari Budaya
Artis senior, Titiek Puspa (tengah) berfoto bersama perkumpulan perempuan yang tergabung dalam "Komunitas Perempuan Pelestari Budaya" di Synthesis Residence Kemang, Jakarta Selatan. (Foto: Istimewa)
Feriawan Hidayat / FER Minggu, 19 November 2017 | 19:06 WIB

Jakarta - Bangsa Indonesia dikenal kaya akan budaya tradisional yang mengandung nilai-nilai luhur kehidupan dan membentuk identitas sebagai sebuah bangsa. Saat ini, budaya tradisional sebagai perekat kehidupan berbangsa, dan sesuatu yang bernilai untuk dipelajari, terkesan kurang dipertahankan.

Pendiri Komunitas Perempuan Pelestari Budaya, Diah Kusumawardani Wijayanti, mengatakan, sebagai komunitas yang memiliki anggota dari beragam profesi, suku bangsa dan agama, pihaknya sangat menyadari pelestarian budaya tradisional dan nilai-nilai luhur yang terkandung didalamnya merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

"Kami ingin menjadikan komunitas ini sebagai motor bagi usaha pelestarian budaya tradisional Indonesia. Kami berharap, budaya tradisional kembali menjadi identitas bangsa Indonesia, yang menunjukkan kebhinekaan," kata Diah, dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, di Jakarta, Minggu (19/11).

  Artis senior, Titiek Puspa, meresmikan pembukaan Sekolah Tari Tradisional, yang merupakan hasil kerja sama antara Synthesis Development, Synthesis Residence Kemang dan Yayasan Belantara Budaya Indonesia (BBI)

Menurut Diah, pihaknya bersama Synthesis Development dan Yayasan Belantara Budaya Indonesia (BBI) juga menghadirkan Sekolah Tari Tradisional, yang pembukaannya diresmikan oleh artis senior Titiek Puspa.

"Kalangan perempuan dari berbagai latar belakang bisa ikut serta untuk bergabung bersama komunitas ini. Kami secara rutin akan berkumpul dan latihan menari tradisional di Synthesis Residence Kemang," tambahnya.

Corporate Public and Media Relations Manager Synthesis Development, Teresia Prahesti, mengatakan, pihaknya sangat peduli dengan pelestarian budaya tradisional Indonesia. Hal tersebut, kata dia, ditunjukkan dengan mendukung secara penuh Sekolah Tari Tradisional di Synthesis Residence Kemang.

"Selain mengenalkan tentang seni dan budaya Indonesia, kegiatan ini kami harapkan dapat membentuk kepercayaan diri dan menambah rasa cinta terhadap budaya kita sendiri," kata Teresia.

General Manager Sales & Marketing Synthesis Residence Kemang, Imron Rosyadi, menambahkan, sebagai apartemen berkonsep heritage Indonesia, Synthesis Residence Kemang memiliki komitmen mendukung beragam aktivitas mulai dari acara komunitas dan organisasi.

"Sebuah kehormatan bagi kami, Komunitas Perempuan Pelestari Budaya dan Yayasan Belantara Budaya Indonesia menjadikan Synthesis Residence Kemang sebagai tempat atau ikon berkumpul, diskusi dan sebagai tempat kegiatan tari rutin. Kami harapkan, kedepannya bisa bergerak dan berkolaborasi bersama banyak pihak, komunitas, organisasi, dan perusahaan lain yang juga memiliki komitmen untuk seni dan budaya Indonesia," kata Imron.



Sumber: BeritaSatu.com