Kain Nusantara Pukau Masyarakat Milan

Kain Nusantara Pukau Masyarakat Milan
Peragaan busana kain nusantara di Indonesia Cultural Fashion 2017 di Milan, Italia ( Foto: Ist / Ist )
Mardiana Makmun / MAR Rabu, 27 Desember 2017 | 19:30 WIB

Jakarta - Indonesia Cultural Fashion (ICF) 2017 kembali digelar. Bertempat di BASE Milano Italy, masyarakat Milan dibuat kagum oleh karya empat desainer Indonesia. Keempatnya adalah Elemwe by Lily Mariasari, Tyramona by Decy Ramona, Territory by Terry Putri, dan Alkhansas by Khansa.

Perhelatan besar yang berlangsung untuk kali kedua ini berhasil mengenalkan keragaman Indonesia lewat indahnya kain nusantara, seperti batik Betawi, kain sasirangan Kalimantan, kain dari Toraja, serta kombinasi kain batik Cirebon dan Makasar.

Turut hadir Duta Besar Indonesia untuk Italy yaitu Esti Andayani dan perwakilan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Milan. Acara juga dihadiri para fashion blogger, model, dan diliput olehjurnalis asal Milan, Italia. "Kalau lihat karya-karyanya memang sudah pantas untuk ditampilkan", demikian dikatakan Ibu Esti, Dubes Indonesia untuk Italia.

Brand Territory by Terry Puteri mengangkat tema Territory of Borneo, yakni busana wanita modern, dengan sentuhan kain khas Banjarmasin yakni sasirangan. Material lain yang digunakan pada busana nya adalah sifon, cotton, dan silk.

“Ini adalah kali pertama Territory mengikuti fashion show di Italia. Sentuhan budaya Kalimantan lewat kain sasirangan dan sedikit head peace khas Kalimantan diharapkan mampu menjadi daya tarik bagi para pengunjung,” kata Terry Puteri, presenter yang kini mencoba peruntungan menjadi perancang busana muslim.

ELEMWE (Batik Betawi), mengangkat tema Pesona Jakarta, empat desain ini terdiri dari batik betawi dengan paduan bahan polos. Kain dengan motif seni budaya Betawi, Tanjidor yaitu salah satu kesenian Betawi tempo dulu.

Kain dibuat dengan warna sogan yang menggunakan tiga jenis bahan katun, doby dan sutra ini menggunakan metode pembuatan tradisional dengan cara dilukis langsung oleh pengrajin (batik tulis) sehingga hasilnya sangat rapi dan jelas apa yang dilukiskan pada kain tersebut. Agar busana menjadi terlihat lebih elegan maka digunakanlah bahan-bahan polos campuran dengan tambahan aksen payet.



Sumber: Investor Daily
CLOSE