Avip Priatna Dorong Musik Klasik untuk Semua Lapisan

Avip Priatna Dorong Musik Klasik untuk Semua Lapisan
Kiri ke Kanan: Pianis Jonathan Kuo, Penyanyi sopran Isyana Sarasvati dan Konduktor Jakarta Concert Orchestra (JCO) Avip Priatna. ( Foto: Beritasatu Photo/Dina Fitri Anisa )
Dina Fitri Anisa / FER Jumat, 2 Februari 2018 | 07:07 WIB

Jakarta - Sebagai salah satu konduktor yang aktif di Indonesia, Avip Priatna (53), senantiasa menghadirkan pertunjukan musik klasik dalam upaya mendekatkan masyarakat dan memajukan musik klasik orkestra di Indonesia. Bersama Jakarta Concert Orchestra (JCO), dirinya mempunyai impian mendekatkan masyarakat dengan musik simfoni.

"Kita sudah mampu menunjukkan kepada dunia internasional bahwa Indonesia memiliki potensi yang patut diperhitungkan, melalui beragam kompetisi paduan suara yang berhasil dimenangkan. Saya terdorong untuk mendirikan JCO sekitar 15 tahun silam. Melalui konser Invitation To The Dance ini, saya ingin menunjukkan bahwa kita memiliki orkestra yang terdiri dari para musisi berbakat yang mampu menampilkan karya komposer dunia," ujat Avip, usai konser JCO di Taman Ismail Marzuki (TIM), beberapa waktu lalu.

Menurut Avip, selama ini musik klasik selalu digambarkan untuk kalangan atas. Namun, dengan diselenggarakannya JCO yang acapkali menggaet para komposer dan musisi lokal, nampaknya membuat pandangan itu kini kian melebur. Saat ini, musik klasik sudah mulai digemari banyak orang, terutama kalangan muda.

"Kita lihat saja tadi dan beberapa konser yang saya selenggarakan sebelumnya. Ruangan pun penuh diduduki para penonton yang memiliki latar belakang yang berbeda. Bahkan, saya telah melihat banyak wajah muda yang kini mulai datang untuk menikmati musik orkestra," terangnya.

Avip menambahkan, masyarakat Indonesia sudah mulai membuka diri untuk mengantarkan anak-anaknya ke sekolah musik. Hal ini, menjadi sorotan dan dukungan penting bagi kemajuan industri musik di Indonesia.

"Saat ini, sudah banyak sekolah yang mewajibkan pelajaran musik di sekolahnya. Dukungan ektrakurikuler musik, seperti orkestra ataupun paduan suara juga sudah mulai merata di setiap sekolah. Tak lupa, peran orang tua juga sudah mulai terbuka, untuk mendukung potensi anak-anaknya untuk terjun di dunia musik," pungkasnya.

 



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE