Sendal Gunung Kian Digemari Kalangan Wanita

Sendal Gunung Kian Digemari Kalangan Wanita
PT Mitra Alas Selaras memproduksi sendal gunung dengan merek Outdoor. (Foto: Beritasatu Photo / Indah Handayani)
Indah Handayani / FER Minggu, 13 Januari 2019 | 18:14 WIB

Jakarta - Sendal gunung terkenal dengan kekuatan dan ketangguhannya. Tak heran apabila menjadi pilihan saat jalan-jalan atau traveling. Bahkan, saat ini tidak hanya pria yang menggemarinya, tapi juga wanita.

Direktur Utama PT Mitra Alas Selaras, produsen sendal gunung brand Outdoor, Budi Saputra mengatakan seiring dengan tren traveling yang meningkat beberapa tahun belakangan, wanita pun mencari alas kaki yang nyaman saat digunakan. Kemudian mereka pun akhirnya melirik sendal gunung yang memang telah terkenal kenyamanan dan ketangguhanya yang bisa digunakan di berbagai medan.

"Ditambah lagi, memakai sendal gunung tidak susah dipakai dan simpel digunakan," ungkapnya di sela media gathering di Jakarta, Minggu (13/1).

Namun, lanjut dia, kebanyakan wanita menggunakan sendal gunung yang bukan diperuntukan mereka atau untuk pria. Alhasil, tidak memiliki tampilan feminim dan bergaya. Mengingat bentuk sendal gunung pria yang maskulin dan besar. Oleh karena itu, pihaknya memproduksi sendal gunung yang dikhsusukan untuk wanita dengan brand Travella. Sendal gunung ini diklaim mampu memenuhi kebutuhan wanita akan alas kaki yang nyaman dan kuat saat dipakai traveling.

"Uniknya, sendal gunung wanita ini memiliki bentuk yang berbeda dengan biasanya. Sebab, agak tinggi dengan diakomodasi penggunaan hak yang tebal sehingga membuat pemakainya terlihat tinggi dan seperti memiliki kaki yang kecil. Namun, tetap nyaman dan kuat dipakai saat travelling," paparnya.

Sementara itu, Direktur PT Mitra Alas Selaras, Toto Sagitario memberikan beberapa tips dalam memilih sendal gunung. Pertama, sendal gunung yang dipilih harus sesuai dengan medan dan kebutuhan. "Hal itu mengingat di Indonesia lokasi wisata yang dituju memiliki medan yang berbeda," jelasnya.

Kedua, lanjut Toto, ukuran yang digunan jangan kebesaran atau harus sesuia dengan kaki. "Oleh karena itu, ukuran sendal yang dipilih haruslah berstandar internasional, serta saat membeli haruslah dicoba dengan memakainya langsung," tambahnya.

Terakhir, membeli sendal harus sesuai dengan fungsinya dan jangan menggunakan satu sendal atau alas kaki untuk fungsi yang banyak. Misalnya saja, sendal gunung apabila dipakai ke mall. Hal itu malah akan membuat penggunanya licin.

"Mengingat strukturnya memang diperuntukan medan yang berbatu dan tanah bukan di lantai," tutup Toto.



Sumber: BeritaSatu.com