Pemenang ICE 2019 Siap Harumkan Nama Indonesia di Boston dan Berlin

Pemenang ICE 2019 Siap Harumkan Nama Indonesia di Boston dan Berlin
Pemenang Indonesia Barista Cup dalam ajang Indonesia Coffee Event (ICE) 2019, di Kuningan City, Jakarta, Minggu (24/2/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Indah Handayani / FER Senin, 25 Februari 2019 | 23:07 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia Coffee Event (ICE) 2019 yang khusus dihadirkan guna menelurkan barista-barista terbaik di Indonesia, kembali digelar. Babak final yang berlangsung selama tiga hari (22-24 Februari 2019) dengan mengambil tempat di Kuningan City, Jakarta, begitu seru dengan menghadirkan dua atraksi, Coffee Village dan Competition Zone.

Finalis dijaring dari tahap eliminasi wilayah Barat, di kota Bandung, yakni 5758 Coffee Lab (11-13 Januari 2019) dan Noah's Barn (14-16 Januari 2019) dan tahap eliminasi wilayah Timur, di Gedoeng Popsa pada 25 Januari 2019 hingga 27 Januari 2019.

Dewan juri mengumumkan pemenang untuk empat kategori berbeda, Fakhri Murad untuk kategori Indonesia Barista Cup, Rahmat Fatrianto kategori Indonesia Cup Tester Championship, Restu Sadam kategori Indonesia Latte Art Competition, dan Mikael Jasin di Kategori Indonesia Barista Cup.

Pemenang pertama Indonesia Brewers BC dan IBrC akan dikirim ke World Barista Championship dan World Brewer Championship di Boston, Amerika Serikat (AS) pada tangga 11-14 April 2019. Adapun pemenang pertama ILAC dan ICTC, akan dikirim ke World Latte Art Championship dan dan World Cup Tester Championship di Berlin, Jerman, pada 8-10 Juni 2019.

Suasana babak final Indonesia Coffee Event (ICE) 2019, di Kuningan City, Jakarta, Minggu (24/2/2019).

Suasana babak final Indonesia Coffee Event (ICE) 2019.

Mengusung tema khusus #coffeeconnectspeople, ICE 2019 menceritakan tentang dunia kopi specialty yang terus berkembang dengan berbagai inovasi di sisi hulu dan hilir sebagai filosofi utamanya. Unakaffe System yang diluncurkan PT Santos Jaya Abadi, turut meramaikan dan berpartisipasi dalam perhelatan ini dengan memberikan komitmen penuh terhadap lahirnya pakar-pakar pengolahan minuman kopi serta berperan aktif terhadap perkembangan profesi barista di tanah air.

Ketua panitia ICE 2019 Yudistira Bawono, mengatakan, kopi specialty bukan hanya soal produk tapi juga tentang interaksi antar manusia di dalamnya. Terlebih, semua pemangku kepentingan di dunia kopi specialty cenderung membuka komunikasi dengan siapa pun.

"Misalnya petani dapat berkomunikasi langsung dengan barista, roaster dapat bertukar pikiran dengan penikmat kopi, dan tentunya yang paling klasik, interaksi antar penikmat kopi di sebuah kedai. Semua ini membuka kemungkinan sebuah kolaborasi baru dengan semangat membuat dunia kopi spesial lebih inklusif,” kata Yudistira, dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Senin (25/2/2019).

Menurut Yudistira, kopi merupakan minuman favorit hampir semua orang di Indonesia. Sebuah studi market intelligence yang dirilis Mintel menyimpulkan, Indonesia berada di peringkat keempat pasar ritel kopi terbesar di dunia. Amerika Serikat (AS) di peringkat pertama dengan 607.000 metrik ton, diikuti Brasil (425.000 ton), Jerman (424.000 ton), Jepang (304.000 ton) dan Indonesia (268.000 ton).

Riset yang sama juga memperkirakan angka pertumbuhan rata-rata pasar ritel kopi di Indonesia akan meningkat sekitar 11,4 persen antara 2017 dan 2021, sekaligus menobatkan Indonesia sebagai negara yang pertumbuhan pasar ritel kopi tertinggi di dunia.

"Indikator yang paling kasat mata adalah menjamurnya kedai kopi yang menyajikan specialty coffee di berbagai pelosok Indonesia, dibarengi meningkatnya kebutuhan akan barista-barista berbakat," kata Yudistira.

ICE 2019, kata Yudistira, seperti tahun-tahun sebelumnya, digelar di dua regional, Barat (Bandung) dan Timur (Makassar) untuk memberi kesempatan luas bagi seluruh barista di tanah air.

"Kompetisi kali ini berlangsung seru, terutama karena pesertanya hebat-hebat. Kemampuan mereka berimbang sehingga dewan juri perlu memberikan penilaian sangat detil sebelum menentukan pemenang," tandas Yudistira.

Berikut, daftar pemenang Indonesia Coffee Event (ICE) 2019:

Kategori Indonesia Latte Art Competition (ILAC)

Restu Sadam (Hungry Bird Coffee Roaster)
Muhammad R. Abdul Jabbar (Dua Coffee)
Robby Firlian (St Ali)

Kategori Indonesia Brewers Cup (IBrC)

Fakhri Murad (Independen)
Eveline Yamin (Sensory Lab)
Ryan Wibawa (Independen)

Kategori Indonesia Barista Cup (IBC)

Mikael Jasin (PT. Republik Kopi Indonesia)
Muhammad Aga (Shoot Me In The Head)
Yessylia Violin (Common Grounds Coffee Roastery)

Kategori Indonesia Cup Taster Championship (ICTC)

Rahmat Fatrianto (Kopiteori)
Yessylia Violin (Common Grounds Coffee Roastery)
Bilal Nusantara (Upnormal Coffee Roaster)



Sumber: BeritaSatu.com