Gaya Modest Wear Digemari Wanita Modern

Gaya Modest Wear Digemari Wanita Modern
Fashion show yang memperagakan busana muslim modern untuk wanita masa kini. (Foto: Dina fitri anisa)
Dina Fitri Anisa / EAS Kamis, 21 Maret 2019 | 13:26 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tahun ini, kali pertama Senayan City mempersembahkan Modern Modest, sebuah peragaan busana yang menampilkan rancangan terkini dengan konsep modest dan ready-to-wear dari deretan desainer-desainer wanita kebanggaan Indonesia seperti KAMI, Restu Anggaraini dan SABA by Rani Hatta untuk para wanita modern.

Peragaan busana yang berlangsung Rabu (20/3/2019), dibuka dengan desain pakaian dari SABA by Rani Hatta. Mengusung tema Esensial yang berarti mendasar atau hakiki, Rani Hatta menyuguhkan koleksi daily wear dengan perpaduan produk yang menjadi kebutuhan paling mendasar bagi para wanita muslim di segala usia.

Dengan potongan sederhana, warna dan motif popular, pemilihan material yang nyaman, serta kesan sporty khasnya, Rani berharap koleksi Essensial bisa menjadi teman bagi setiap pemakainya.

Tidak kalah menarik, peragaan busana ke dua diisi oleh inovasi modern karya Restu Anggraini yang berkolaborasi dengan Dewi Melki dengan tema Meraki.

Dalam koleksi kali ini, menampilkan penggabungan dua gaya yang berbeda yaitu Restu Anggraini dengan ciri khas mute color dan Dewi Melki dengan ciri happy color.

Kolaborasi eksklusif ini menawarkan pakaian modest yang colorful, kontemporer dan fungsional.

Sebuah karya yang berangkat dari konsep alam dan menerapkannya menjadi sesuatu yang menarik untuk kehidupan sehari-hari, Restu Anggraini kembali memperkenalkan teknologi kain terbarunya yaitu tech-shirt dan climatech yang menghasilkan karya fungsional untuk mendukung kebutuhan wanita muslim aktif di Indonesia.

Tech-shirt yaitu kemeja dengan teknologi kain bioshields yang mampu menghalau air, minyak dan tanah sehingga memaksimalkan tampilan wanita muslim sehari-hari baik formal maupun casual look. Sedangkan climatech merupakan material yang di desain khusus untuk celana dan rok yang mampu mengontrol suhu ekstrem, agar tubuh tetap nyaman dalam cuaca yang terlalu panas atau terlalu dingin,” jelasnya.

Koleksi Terakhir
Kemudian penampilan koleksi terakhir, datang dari KAMI yang mengusung tema Paradis. Menurut Creative Director and co-founder of KAMI, Nadya Karina, Paradis memiliki makna sebuah kisah tentang perbuatan baik di dunia.

Motif koleksi ini terinspirasi dari simbol awan dan ombak laut pada seni dan budaya kuno di Korea yang diyakini sebagai medium untuk naik ke surga.

Ia menjelaskan, awan juga sering menjadi sebuah representasi bentuk dari perubahan, karena sifat awan yang selalu datang dan pergi, serta cenderung bergerak cepat.

Sedangkan ombak laut, juga merupakan bagian penting dalam koleksi ini yang mewakili kekuatan terkuat di bumi serta sebagai mediator penciptaan awan itu sendiri, dan pelengkap besar bagi atmosfer.



Sumber: Suara Pembaruan