150 Kain Bersejarah Hadir di Festival Wastra Nusantara

150 Kain Bersejarah Hadir di Festival Wastra Nusantara
Iriana Joko Widodo dan Mufidah Jusuf Kalla. ( Foto: Antara )
Dina Fitri Anisa / EAS Kamis, 4 April 2019 | 12:35 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sebanyak 150 kain bersejarah milik para tokoh perempuan Indonesia dipamerkan dalam Festival Wastra Nusantara (FWN). Festival wastra terbesar ini diselenggarakan di Museum Kepresidenan Republik Indonesia, Balai Kirti, Istana Bogor, 8-14 April 2019.

Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Hilmar Farid mengatakan FWN bukan pameran biasa. FWN ingin mengajak masyarakat luas untuk melihat bagaimana peradaban wastra dari masa ke masa, dengan cara yang menarik. Salah satunya dengan memamerkan kain-kain milik para menteri perempuan sampai Ibu Negara.

"Para pemimpin dan tokoh nasional dalam perjalan hidupnya hampir semua punya koleksi wastra-wastra bersejarah. Sebagian besar karena hobi, hadiah, atau kebutuhan dalam jumlah yang banyak. Kita ingin mengajak para pemimpin nasional berbagi, agar apa yang mereka miliki bisa juga dilihat publik,” jelas Hilmar saat taklimat media, beberapa waktu lalu.

Hilmar pun mengatakan, FWN bertujuan menjaga dan melestarikan kekayaan budaya kain tradisional. Bahkan festival yang membawa koleksi wastra bersejarah itu tidak hanya hadir di Istana Bogor saja, rencananya FWN akan berkeliling ke beberapa wilayah di Indonesia.

"Ini jelas ada misi pendidikan. Wastra ini mengandung narasi, sejarah, nilai, dan makna. Namun sayang, ilmu ini sudah memudar. Jika wastranya hidup, nilai kultural juga hidup,” terangnya.

Menurut kurator FWN sekaligus perancang busana Samuel Wattimena, festival ini sangat menarik karena berhasil membawa koleksi yang rentang waktunya jauh. Mulai dari koleksi ibu negara pertama, Fatmawati, sampai yang masih menjabat.

Dalam pameran nanti bukan hanya memamerkan kain, tetapi masyarakat bisa belajar dan membaca sejarah serta makna kain itu.

Tidak hanya pameran, nantinya juga terdapat peragaan busana yang mengusung tema "Kekayaan Wastra Nusantara".

Pameran nantinya melibatkan 11 desainer muda serta 12 peragawati senior.

"Melalui FWN diharapkan akan memperluas jaringan antarpecinta wastra hingga penggiat wastra. Diharapkan terjadi kerja sama yang menguntungkan antara kedua belah pihak, dan memberikan dampak meningkatnya kesejahteraan sosial melalui bentuk-bentuk turunan kebudayaan,” jelasnya.

Sementara Kepala Museum Kepresidenan RI Bogor, Amurwani Dwi Lestariningsih juga menjelaskan, festival nantinya memberikan melalui seminar dan belajar membatik bagi anak SD.

Gratis
Seminar dengan tema "Wastra Nusantara: Tradisi dan Inovasi" hadir pada Selasa, 9 April 2019. Seminar dikemas dalam format talkshow dan menghadirkan narasumber yang akan membuka wawasan peserta seminar tentang kekayaan dan keragaman wastra nusantara.

"Pengunjung dapat menikmati kekayaan warisan budaya Indonesia ini gratis dan tentu saja mengikuti jadwal berkunjung, yakni mulai pukul 09.00-15.00 WIB setiap hari, kecuali Sabtu hanya sampai pukul 13.00. Karena berlokasi di lingkungan Istana Bogor, Jawa Barat, pengunjung diharapkan membawa tanda pengenal yang masih berlaku dan berpakaian sopan, rapi, tidak memakai kaos, baju tidak berlengan dan bercelana pendek, apalagi mengenakan jin,” tukas Amurwani.



Sumber: Suara Pembaruan