Kurangi Sampah Plastik, Botol dan Tumbler Berbahan Stainless Steel Jadi Solusi

Kurangi Sampah Plastik, Botol dan Tumbler Berbahan Stainless Steel Jadi Solusi
Thermos Indonesia kampayekan penggunaan botol dan tumbler minum berbahan stainless steel. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Sabtu, 13 Juli 2019 | 18:09 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Penggunaan wadah botol plastik untuk konsumsi air telah menjadi kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat. Seiring dengan kebutuhan tersebut, penggunaan botol plastikpun semakin meningkat setiap harinya.

Seperti diketahui, Indonesia saat ini telah menjadi negara ke dua penyumbang sampah plastik di dunia. Menurut data dari Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS), sampah plastik di Indonesia mencapai angka 64 juta ton per tahun, dan sebanyak 3,2 juta ton diantaranya merupakan sampah plastik yang dibuang ke laut.

Materi plastik seperti kantong plastik, botol plastik yang terbuang ke lingkungan mencapai 10 miliar lembar per tahun atau sebanyak 85.000 ton kantong plastik.

Praktisi lingkungan dari Waste4Change, Hana Nur Auliana, mengatakan, penggunaan botol minum tumbler adalah salah satu cara untuk mengurangi sampah plastik dari kemasan air minum yang di konsumsi sehari-hari.

"Pengurangan lainnya adalah dengan melakukan daur ulang sampah plastik tersebut, karena apa bila kita tidak mulai mengurangi jumlah plastik maka dalam kurun waktu 50 tahun ke depan laut kita akan lebih banyak diisi plastik ketimbang ikan," kata Hana kepada Beritasatu.com, di Jakarta, Sabtu (13/7/2019).

Seperti diketahui, materi dari bahan plastik dapat menimbulkan bahaya baik bagi kesehatan tubuh maupun lingkungan. Beberapa dampak bahaya zat kimia dari plastik yang terbuang dan menjadi sampah antara lain dapat menyebabkan gangguan sistem motorik, menurunnya daya tahan tubuh dan yang paling berbahaya dapat menyebabkan penyakit kanker. Sedangkan dampak terbesar bagi lingkungan adalah pencemaran air dan tanah yang dapat mengganggu ekosistem alam dan makhluk hidup.

Marketing Manager PT Thermos Indonesia Trading, Andriani Melissa, mengatakan, kebiasaan masyarakat menggunakan media botol plastik untuk minum sudah menjadi gaya hidup dan kebutuhan sehari-hari. Namun tanpa disadari, penggunaan botol plastik tersebut sangat berbahaya karena zat kimia yang terkandung didalamnya dapat meresap ke dalam makanan atau minuman.

"Melalui program lingkungan ini, kami selalu menghimbau masyarakat untuk mulai mengganti botol plastik dengan tumbler Thermos berbahan stainless steel yang lebih terjamin keamanannya bagi tubuh," kata Andriani.

Andriani menambahkan, Thermos menghadirkan Ultra Light Tumbler JNR-500 sebagai varian terbaru yang dilapisi dengan bahan stainless steel yang aman bagi kesehatan dan lingkungan. Memiliki kapasitas 0,5 liter dengan desain tampilan yang stylish, sangat ringan, anti bocor yang dapat digunakan untuk menyimpan air panas dan dingin.

"Tumbler ini dilengkapi dengan tombol tekan untuk membuka dan menutup sistem sehingga sangat praktis untuk digunakan. Cukup dengan mengisi ulang air, Anda tidak perlu repot membeli botol plastik," pungkas Andriani.



Sumber: BeritaSatu.com