Kecemasan Hari Pertama Sekolah Juga Dialami Orang Tua

Kecemasan Hari Pertama Sekolah Juga Dialami Orang Tua
Sebagai bentuk dukungan terhadap kesehatan gigi dan mulut anak di Indonesia, Pepsodent melalui Pepsodent Action 123 Complete mengadakan rangkaian kegiatan bertema "Senyum Sejak Hari Pertama" di Jakarta, Selasa (23/7/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Indah Handayani )
Indah Handayani / FER Selasa, 23 Juli 2019 | 16:34 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Setelah menghabiskan banyak waktu bersama keluarga saat liburan panjang, momen kembali ke sekolah ternyata menjadi sesuatu yang dinantikan namun juga dicemaskan, tidak hanya oleh anak maupun orang tua.

Psikolog anak dan keluarga, Rosdiana Setyaningrum MPsi, MHPEd, mengatakan, hal terpenting dari proses transisi kembali ke sekolah adalah keyakinan ibu bahwa ia mampu mempersiapkan perlindungan yang menyeluruh kepada anak, mereka sehingga mereka pun ikut merasa nyaman dan percaya diri dalam menjalani hari-hari pertamanya di sekolah.

Seiring bertambahnya usia, lanjut Rosdiana, anak semakin menyadari posisinya sebagai makhluk sosial. Ia mulai peka terhadap pandangan orang lain terhadap dirinya, dan menginginkan agar dapat diterima dengan baik di tengah lingkungan.

"Oleh karena itu, ibu perlu memberikan perlindungan yang lebih menyeluruh agar anak dapat bersosialisasi dengan nyaman dan percaya diri. Serta terhindar dari risiko yang mungkin timbul akibat kebiasaan-kebiasaan baru di sekolah, termasuk risiko kesehatan gigi dan mulut," papar Rosdiana di Jakarta, Selasa (23/7/2019).

Lebih lanjut, Rosdiana mengatakan, saat menjalani hari-hari pertama sekolah, senyuman sehat memang menjadi modal yang sangat penting bagi anak. Pasalnya, bahasa tubuh termasuk senyuman bisa mewakilkan 80 persen dari komunikasi.

"Saat anak merasa nyaman karena dapat bebas tersenyum, maka senyuman ini dapat menarik orang lain untuk mendekat dan bergaul dengannya. Sehingga memudahkannya untuk beradaptasi dan bersosialisasi," ucap Rosdiana.

Senior Brand Manager Pepsodent, Distya Tarworo Endri menjelaskan, pada hari pertama sekolah, selain rasa enggan anak untuk berpisah dengan sosok yang sangat dekat dengan dirinya, khususnya orangtua, kecemasan ini biasanya berhubungan dengan kesiapan mental untuk beradaptasi dengan hal-hal baru di sekolah.

"Ternyata, kecemasan ini juga dapat dialami oleh orang tua terutama ibu karena saat anak kembali ke sekolah. Ibu merasa bahwa dirinya memiliki kontrol yang relatif lebih sedikit terhadap anaknya," ungkap Distya.

Distya mengatakan pihaknya mengajak orangt ua menyiapkan senyum anak sejak hari pertama sekolah juga diberikan melalui kegiatan 'Senyum Sejak Hari Pertama' yang digelar bekerja sama dengan lebih dari 500 orang tua yang merupakan anggota komite sekolah dari puluhan Sekolah Dasar di Jakarta.

"Dalam kegiatan ini, kami juga akan melakukan pemeriksaan gigi gratis untuk anak, sikat gigi bersama, serta banyak keseruan lainnya. Kami harap seluruh rangkaian kegiatan ini dapat mendukung para ibu dan sekolah dalam mendampingi dan mempersiapkan anak menjalani hari-harinya di sekolah dengan senyuman penuh percaya diri," tutup Distya.



Sumber: Investor Daily