Perubahan Gaya Hidup Dorong Penerapan Bisnis Berkelanjutan

Perubahan Gaya Hidup Dorong Penerapan Bisnis Berkelanjutan
Sustainable Development Director Danone Indonesia yang juga sebagai perwakilan komunitas B Corp di Indonesia, Karyanto Wibowo. (Foto: Beritasatu Photo / Istimewa)
Indah Handayani / FER Kamis, 1 Agustus 2019 | 15:45 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Gaya hidup dan harapan masyarakat telah berubah. Masyarakat mulai mencari pilihan produk untuk dikonsumsi yang lebih sehat tidak hanya bagi mereka tetapi juga lingkungan. Hal ini mendorong tren bisnis baru, menerapkan pola bisnis berkelanjutan dengan memberikan dampak positif terhadap lingkungan.

Dalam survei kepercayaan konsumen global oleh The Conference Board yang dilakukan bekerja sama dengan Nielsen pada 2017, 81 persen responden global merasa sangat penting bagi perusahaan untuk berperan serta memberikan dampak positif bagi lingkungan. Untuk itu, perusahaan ditantang dapat menerapkan prinsip-prinsip bisnis yang memberikan dampak positif untuk lingkungan, konsumen dan sosial masyarakat serta mendorong tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan.

Sustainable Development Director Danone Indonesia yang juga sebagai perwakilan komunitas B Corp di Indonesia, Karyanto Wibowo mengatakan, di tingkat global pelaku bisnis telah lama berkomitmen untuk menghadirkan bisnis yang memberi dampak positif terhadap lingkungan, ekonomi dan juga sumber daya manusia. Semangat tersebut terwujud melalui B Corporation (B Corp), yaitu sertifikasi internasional untuk perusahaan yang diberikan oleh Lembaga Non Profit B Lab, sebuah lembaga yang mengkampanyekan bisnis untuk kebaikan.

Menurut Karyanto, sertifikasi B Corp diberikan kepada perusahaan yang selama proses audit mampu membuktikan bahwa bisnis prosesnya mulai dari rantai pasok, sistem operasional hingga produk atau service yang dilempar ke pasar bisa memberikan dampak positif dan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan.

"Adapun kelima aspek yang menjadi perhatian dalam sertifikasi B Corp adalah tata kelola, karyawan, lingkungan komunitas dan konsumen," ungkap Karyanto di Jakarta, Kamis (1/8/2019).

Karyanto mengatakan, saat ini ada sebanyak 2.933 perusahaan 150 industri dari 64 negara telah tersertifikasi B Corp. Setiap bulan rata-rata terdapat 27 perusahaan mendapat sertifikasi B corp. Perusahaan B Corp kemudian membentuk gerakan global untuk menciptakan perubahan sistem sosial dan lingkungan serta mendukung tumbuhnya ekonomi inklusif yang berkelanjutan. Di Indonesia, B Corp mulai dikenal sejak 2018. Sejak Itu, B Corp menjadi inspirasi sejumlah perusahaan di Indonesia.

"Berbagai manfaat akan menjadi nilai tambah bagi perusahaan bersertifikasi B Corp, diantaranya B Corp mendorong perusahaan menjalankan bisnis dengan memperhatlkan dampak positif terhadap terhadap sosial dan lingkungan," jelasnya.

Karyanto menambahkan, perusahaan yang tersertifikasi B Corp juga harus memastikan tata kelola perusahaannya memberikan dampak yang baik untuk internal, misalnya dengan memastikan terpenuhinya manfaat kepada karyawan secara finansial maupun non finansial. Perusahaan B Corp juga menjadi bagian tak terpisahkan dalam konteks Sustainable Development Goals (SGDs) yang meliputi 3 dimensi pembangunan berkelanjutan, yaitu lingkungan sosial, dan ekonomi.

"Danone AQUA menjadi perusahaan Fast Moving Consumer Goods (FMCG) pertama di Indonesia yang memperoleh sertifikasi B Corp pada Februari 2018 yang lalu. Hal ini menjadi pembuktian selama perjalanan Danone AQUA dl Indonesia telah menerapkan praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkontribusi dalam mengatasi masalah sosial dan lingkungan," tandas Karyanto.

 



Sumber: BeritaSatu.com