Relief Indonesia Festival Libatkan 60 Pelaku UMKM

Relief Indonesia Festival Libatkan 60 Pelaku UMKM
alam rangka menyambut HUT kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 tahun serta bertepatan dengan ulang Tahun Relief Indonesia yang ke-11, Relief Indonesia menggelar Relief Indonesia Festival pada 12 - 18 August 2019 di Gandaria City, Jakarta Selatan. Gelaran ini menghadirkan 60 UKM dengan berbagai produk kreatif Indonesia. ( Foto: Beritasatu Photo / Indah Handayani )
Indah Handayani / FER Selasa, 13 Agustus 2019 | 17:08 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Relief Indonesia menggelar kegiatan Relief Indonesia Festival di pusat perbelanjaan Gandaria City, Jakarta Selatan. Festival yang berlangsung pada tanggal 12 hingga 18 Agustus 2019 ini, melibatkan 60 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan berbagai produk kreatif Indonesia.

"Indonesia dengan keragaman suku bangsa, keunikan tradisi, seni dan budaya, serta kekayaan alam yang melimpah, adalah sebuah kekuatan ekonomi kreatif yang dimanfaatkan dengan baik akan memberikan keuntungan bagi seluruh bangsa," ujar CEO Relief Indonesia, Nurul Komaril, di sela pembukaan Relief Indonesia Festival 2019 di Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Menurut Nurul, sebagai bentuk konsistensi Relief Indonesia dalam membangun ekonomi masyarakat, terutama kalangan UMKM di wilayah DKI Jakarta, pengrajin, desainer, dan anak-anak muda yang bertalenta, pihaknya menggelar acara Relief Indonesia Festival 2019 dengan tema Berkarya Untuk Indonesia. "Gelaran ini menampilkan 60 UMKM yang menghadirkan berbagai produk kreatif Indonesia," ungkap Nurul Komaril.

Nurul menambahkan, gelaran ini juga menjadi ajang mendukung para UMKM untuk tampil dan dikenal masyarakat luas, agar dapat memenangkan persaingan dalam dunia bisnis, terutama di tengah ketatnya persaingan offline dan online.

"Tak salah apabila pameran ini disebut sebagai ajang eksistensi UMKM dalam dunia bisnis. Kami juga optimistis animo masyarakat akan pameran UMKM masih akan tinggi. Melalui pameran ini diperkirakan akan ada transaksi mencapai Rp 500 juta," tandas Nurul.



Sumber: Investor Daily