Jakarta Aesthetic Clinic Borong Lima Penghargaan di Filipina

Jakarta Aesthetic Clinic Borong Lima Penghargaan di Filipina
Pendiri Jakarta Aesthetic Clinic, dr Olivia Ong (tiga dari kiri) bersama tim dokter JAC antara lain dr Aida Setiawan, dr Silvia Urika, dr Olivia Aldisa dan dr Deviana Darmawan, menerima penghargaan di 4th Golden Record Award Night by Merz Aesthetics. ( Foto: istimewa )
Elvira Anna Siahaan / EAS Senin, 30 September 2019 | 12:47 WIB

Manila, Beritasatu.com - Jakarta Aesthetic Clinic (JAC) berhasil membawa pulang lima penghargaan dari 4th Golden Record Award Night Merz Aesthetics di Hotel Shangri-La, Filipina (26/9/2019). Satu di antaranya adalah juara pertama dalam mencetak jumlah kombinasi perawatan yaitu ultherapy, botulinum toxin atau botoks, dan filler terbanyak se-Asia Pasifik untuk negara kategori B. Penghargaan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa eksistensi JAC di dunia estetika tidak bisa dipandang sebelah mata.

Diketahui, Golden Record Award adalah satu-satunya penghargaan di bidang pelayanan kedokteran estetika yang diselenggarakan oleh Merz APAC (Asia Pasific Region), setiap setahun sekali sejak 2016. Tahun ini adalah kali ketiga bagi JAC menerima penghargaan. Tidak tanggung-tanggung, lima penghargaan dibawa pulang sekaligus. 

"Terim akasih atas kepercayaan yang begitu besar dari para pasien terhadap JAC, kami merasa bersyukur bisa menerima penghargaan bergengsi selama tiga tahun berturut-turut, tahun 2017, 2018 dan 2019,” kata dr Olivia Ong selaku founder JAC, dilansir dari siaran pers kepada Beritasatu.com, Senin (30/9/2019).

Dalam penghargaan yang diikuti oleh seluruh klinik pemilik ultherapy di Asia Pasifik ini, JAC sukses mengantongi lima penghargaan di tiga bidang. Untuk bidang APAC Award-Highest Achievement, JAC tampil sebagai juara pertama untuk jumlah combination treatment yaitu ultherapy, botoks dan filler terbanyak se-Asia Pasifik kategori B, juara ketiga untuk treatment ultherapy terbanyak se-Asia Pasifik kategori B, sedangkan untuk bidang Local Country Award, JAC terus berjaya mempertahankan posisi pertamanya sebagai klinik yang melakukan jumlah treatment ultherapy dan combination treatment terbanyak se-Indonesia sejak 3 tahun lalu.

Sementara di bidang baru, APAC Award-Accelerated Growth, yang secara khusus membandingkan pertumbuhan jumlah treatment di 2018dan 2019, JAC langsung menyabet juara kedua untuk tingginya permintaan combination treatment dari pasien yang datang ke JAC, se-Asia Pasifik kategori B.

Dari Indonesia sendiri ada sekitar 50 klinik estetika yang diikutsertakan dalam kompetisi. Belum lagi dari sesama negara kategori B, yakni Hong Kong, Singapura, Malaysia, Filipina, India dan Vietnam. Prestasi juara pertama se-Asia Pasifik ini menjadi torehan sejarah bagi JAC dalam mewakili Indonesia.

"Sejujurnya, kami tidak pernah berfokus untuk mendapatkan penghargaan. Fokus seluruh tim JAC hanya untuk kepentingan dan keselamatan pasien. Saat mendengar pasien puas dengan hasilnya atau melihat pasien datang kembali, telah menjadi sumber kebahagiaan terbesar kami. Penghargaan ini lalu datang menemukan kami,” kata dr Olivia Ong yang sudah mendedikasikan dirinya hampir 15 tahun di dunia kedokteran estetika.

Keberhasilan JAC atas penghargaan menjadi kebanggaan tersendiri bagi bangsa Indonesia. Terbukti, ada satu lagi prestasi yang dihasilkan oleh anak bangsa di kancah internasional. Di sisi lain banjirnya pasien JAC adalah bukti bahwa pasien estetika di Indonesia sekarang ini sudah mengutamakan kualitas pelayanan yang terpercaya.

Penghargaan Golden Record Award merupakan bentuk apresiasi dari Merz Aesthetics yang telah lebih dari satu dekade berkecimpung di ranah teknologi kedokteran komprehensif tanpa pembedahan. Merz Aesthetics adalah perusahaan farmasi terbesar yang berpusat di Frankfurt, Jerman.



Sumber: PR